Another Step Forward For CTRA

30Okt14-CTRA

CTRA berhasil mencapai targetnya di 1125, seperti yang pernah direkomendasikan dalam rekomendasi saham terproteksi khusus bagi member premium kami pada tanggal 17 Oktober 2014 lalu, dalam ulasan: “Recent Pressure Seems Overdone On CTRA??”. Selamat bagi member kami yang telah memperoleh profit sebesar 10% lebih dalam waktu kurang dari 2 pekan. Happy Profit..!!

Selama CTRA bergerak naik di dalam up trend channelnya, maka saham ini masih akan bergerak menguat. Indikator teknikal Stochastic yang kembali golden cross dan MACD yang masih bergerak naik menembus centreline, mengindikasikan kecenderungan saham ini untuk masih bergerak positif. Namun sayangnya volume transaksi masih tipis, sehingga menunjukan lemahnya dorongan buyer. Jika level 1125 dapat ditembus, maka CTRA berpotensi melanjutkan kenaikannya di 1160, dengan target selanjutnya berada di level 1230.

Rekomendasi: Hold & let your profit run, hingga ke target-target berikutnya. Naikan trailing stops di 1080.

Disclaimer ON

SMGR Berpeluang Kembali Menguat

29Okt14-SMGR

Setelah mampu bertahan diatas MA 200, SMGR bergerak naik lagi untuk menguji area resistennya di kisaran 16.150-16.325. Jika SMGR dapat menguat menembus resisten tersebut, maka terbuka potensi bagi saham ini untuk bergerak naik menuju 16.750, dengan target selanjutnya di 17.150 hingga 17.450. Indikator teknikal Stochastic yang mulai berbalik arah dengan potensi kembali golden cross menunjukan sinyal reversal. Sedangkan MACD masih bergerak naik diatas centreline, mengindikasikan kecenderungan saham ini untuk bergerak positif. Namun sayangnya volume transaksi masih tipis sehingga menunjukan lemahnya dorongan buyer.

Rekomendasi: Buy jika mampu menembus 16.150 dengan dukungan volume transaksi yang besar. Stoploss level jika break low 15.500.

Disclaimer ON

TLKM: Signs Of Moving Backward

28Okt14-TLKM

TLKM dibuka gap down dan langsung turun menembus ke bawah support dari trend kenaikannya. Penurunan TLKM disertai volume transaksi yang meningkat tajam, dimana investor asing banyak melepas saham ini, sehingga menunjukan besarnya tekanan jual. Indikator teknikal Stochastic bergerak turun, sedangkan MACD telah death cross, mengindikasikan kecederungan saham ini untuk melemah lebih lanjut.

Saat ini penurunan TLKM sedang ditahan oleh MA 100 nya. Selain itu, akibat koreksi tajam dalam 2 hari terakhir membuat TLKM mulai keluar dari lower bolinger band, sehingga berpotensi untuk alami teknikal rebound sesaat. Namun selama gagal menguat diatas level 2800 lagi, maka TLKM berpotensi melanjutkan koreksinya menuju level 2570, dengan target selanjutnya berada di 2410 jika tekanan jual beralnjut.

Rekomendasi: Trading Sell selama belum mampu kembali keatas 2800. Spekulasi BOW diarea target penurunannya.

Disclaimer ON

KLBF Masih Dalam Konsolidasi

27Okt14-KLBFGagal menembus resisten 1710, KLBF melanjutkan konsolidasinya dengan bergerak turun dan bersiap menguji area support kuatnya di level 1600-1580. Indikator teknikal Stochastic yang death cross dan kenaikan MACD yang berbalik arah dengan potensi death cross, menunjukan bahwa saham ini akan bergerak negatif. Jika nantinya support 1580 gagal dipertahankan, maka KLBF berpeluang turun menuju target pelemahan di level 1450-1445, dengan minor target di 1530.

Rekomendasi: Sell selama belum mampu tembus keatas 1710.

Disclaimer ON

Another Pressure For INDF

26Okt14-INDF

INDF turun menembus ke bawah support kuatnya di 6725-6700. Indikator teknikal Stochastic dan MACD yang bergerak turun, mengindikasikan kecenderungan saham ini untuk bergerak negatif. Jika gagal kembali keatas 6700, maka INDF berpeluang turun menuju target pelemahannya di 6400, dengan minor target di 6575.

Rekomendasi: Sell selama tidak mampu kembali keatas 6700.

Disclaimer ON

Menanti Respon Pasar Terhadap Kabinet Jokowi-JK

Wall Street menutup perdagangan akhir pekan kemaren dengan penguatan, berkat apiknya data ekonomi AS dan kinerja keuangan emiten yang positif. Dow Jones naik 127,51 poin (+0,76%) ke level 16.805,41, S&P 500 bertambah 13,76 poin (+0,71%) ke level 1.964,58 dan Nasdaq menguat 30,92 poin (+0,69%) ke level 4.483,72. Laporan keuangan yang positif benar-benar menjadi motor penggerak bursa AS sepanjang pekan kemaren, membuat Dow Jones naik +2,59%, S&P 500 menguat +4,12%, dan Nasdaq melonjak +5,29%, hingga menjadikannya pekan terbaik sepanjang tahun ini.

Sementara itu IHSG ditutup turun 30,45 poin (-0,60%) ke level 5.073,068 pada akhir pekan kemaren, dengan investor asing tercatat melakukan net buy sebesar Rp. 105 milyar di pasar reguler. Pelaku pasar memilih aksi tunggu dalam penantian pengumuman kabinet Presiden Joko Widodo dengan melakukan aksi profit taking. Walaupun melemah, namun dalam sepekan IHSG berhasil menguat +0,88% dan investor asing melakukan net buy sebesar Rp. 789 milyar, berkat reboundnya Bursa Global dan Euforia pelantikan Presiden Baru. Continue reading