PWON Masih Berkonsolidasi

16Apr14-PWON

PWON saat ini masih mengalami konsolidasi dengan bergerak di range trading 339-392 sebagai level support dan resistennya. Penembusan level support ataupun resisten ini nantinya akan menentukan arah pergerakan saham ini selanjutnya. Indikator teknikal yang bergerak mixed, dimana Stochastic telah golden cross, sedangkan MACD berpeluang golden cross namun masih dalam trend turun, menunjukan kecenderungan saham ini masih berkonsolidasi.

Jika resisten 392 dapat di tembus keatas, maka PWON akan bergerak menguat menuju target di 445, dengan minor target di 425. Namun apabila support level 339 yang di break low, maka PWON akan bergerak turun menuju target di 286, dengan minor target di 305.

Disclaimer ON

BBNI Masih Berkonsolidasi Mencari Arah

15Apr14-BBNI

BBNI berhasil menutup minor gap nya di 5050-5100. Saat ini BBNI masih mengalami konsolidasi dengan bergerak di range trading 4730-5325 sebagai level support dan resistennya. Penembusan level support ataupun resisten ini nantinya akan menentukan arah pergerakan saham ini selanjutnya. Indikator teknikal yang bergerak mixed, dimana Stochastic golden cross, sedangkan MACD masih bergerak turun, menunjukan kecenderungan saham ini masih berkonsolidasi.

Manfaatkan konsolidasi saham ini dengan melakukan trading, yaitu beli dikisaran support 4700-4730, dan jual di resistennya 5325. Akan tetapi jika BBNI gagal bertahan disupportnya dengan menembus kebawah level 4700, maka saham ini akan mengkonfirmasikan pembentukan pola double tops dengan target penurunan di 4115, dan minor target di 4375.

Disclaimer ON

ANTM Masih Bergerak Dalam Uptrend Channelnya

14Apr14-ANTM

ANTM berhasil rebound tepat di support dari up trend channelnya. Indikator teknikal mulai terlihat bergerak positif, dimana Stochastic dan MACD berpotensi kembali terjadi golden cross. Target kenaikan adalah menguji resisten up trend channelnya di level 1215 yang juga merupakan area MA 200 nya, dengan minor target di 1165. Nantinya jika kenaikan berlanjut dengan menembus keatas MA 200 nya, maka ANTM berpeluang menuju target selanjutnya di level 1285.

Rekomendasi: Trading Buy. Stoploss level jika close dibawah 1070.

Disclaimer ON

BBTN Berpotensi Membentuk Pola Bearish Double Tops

13Apr14-BBTN

Gagal menguat lebih jauh, kenaikan BBTN tertahan oleh resisten di level 1350. Saat ini BBTN masih cenderung berkonsolidasi dikisaran range trading 1205-1350 sebagai level support dan resistennya. Namun jika turun menembus kebawah supportnya di 1205, maka BBTN berpotensi membentuk pola bearish double tops dengan target penurunan menuju kisaran level 1020-1060, dan minor target di level 1140. Indikator teknikal yang bergerak negatif, dimana Stochastic dan MACD yang bergerak turun, mengindikasikan kecenderungan saham ini untuk bergerak negatif (melemah).

Rekomendasi: Sell jika break low 1205 dengan disertai volume yang besar.

Disclaimer ON

IHSG Mulai Memasuki Masa Turbulence, What Should To Do?

Setelah bergerak naik terus sejak dari awal tahun di dalam up trend channelnya (garis warna hijau), pada kamis lalu IHSG mulai bergerak turun dan keluar dari up trend channel tersebut. Penurunan IHSG ini sejalan dengan analisa teknikal kami pada awal pekan lalu dalam rekomendasi: “IHSG: Taking A Step Back Momentarily”.

Penurunan IHSG yang terjadi pada kamis lalu dengan disertai net sell pemodal asing sebesar Rp. 1,5 triliun, akibat dari hasil quick count perhitungan pemilu legislatif yang menyatakan tidak adanya Partai Politik yang mendominasi kemenangan pemilu. Hal ini membuat investor khawatir terhadap stabilitas politik di dalam negeri karena sebelum pemilu tanggal 9 April lalu, market memang mengharapkan untuk PDI-P mendapat suara di atas 25%, sehingga dapat mengusung Jokowi sebagai capres langsung tanpa perlu berkoalisi dengan partai lain. Namun sayangnya hasil Quick Count sangat jauh di bawah harapan, sehingga menimbulkan kekecewaan pada market.

Walaupun pada perdagangan jum’at akhir pekan kemaren IHSG berhasil naik lagi, namun kenaikan yang terjadi tidak disertai dengan volume transaksi yang besar, sehingga hanya merupakan sebuah teknikal rebound semata. Selain itu secara teknikal, indikator Stochastic dan MACD yang telah death cross dan bergerak turun, mengindikasikan kecenderungan indeks untuk bergerak negatif. Terlebih lagi penurunan pada IHSG juga diikuti oleh koreksi yang kembali terjadi di bursa Wall Street pada akhir pekan kemaren, sehingga memperkuat asumsi bahwa Bursa AS dan Global juga mulai memasuki trend bearish jangka pendek dalam beberapa pekan kedepan. Untuk besok senin IHSG diperkirakan akan bergerak dengan level support di 4765, sedangkan untuk resistennya diperkirakan berada di 4840. Continue reading