Membaiknya Data Makro Ekonomi dan Ditahannya BI Rate, Memicu Aksi Beli Kembali Di Market

Sabtu dini hari kemaren, Bursa Wall Street ditutup mixed, di tengah mixed-nya data tenaga kerja AS, setelah Departemen Tenaga Kerja AS menyebutkan bahwa selama Desember perekonomian AS hanya menambahkan 74.000 tenaga kerja (di bawah ekspektasi 193.000), sedangkan tingkat pengangguran turun menjadi 6,7% dari 7%. Hal ini menjadi sentimen positif bagi market, karena pertumbuhan lapangan pekerjaan yang teramat rendah, akan mendorong The Fed untuk bergerak lebih lambat dalam mengurangi program stimulusnya. Dow Jones ditutup turun tipis 7,71 poin (-0,05%) ke level 16.437,05, sedangkan S&P500 naik 4,24 poin (+0,23%) ke level 1.842,37 dan Nasdaq menguat 18,47 poin (+0,44%) ke level 4.174,66. Sepanjang pekan kemaren, Dow Jones tercatat melemah -0,2%, sementara itu S&P 500 menguat +0,6% dan Nasdaq naik +1,03%.

Setelah diawal pekan sempat tertekan dan volume transaksi cenderung menipis, akibat investor masih beradaptasi terhadap perubahan fraksi lot & harga, IHSG akhirnya berhasil mengakhiri pekan kemaren dengan mencatatkan kenaikan 53,753 poin (+1,28%) dan ditutup di level 4.254,971. Investor Asing kembali mencatatkan net buy hampir sebesar Rp. 100 Milyar dan Rupiah kembali menguat dikisaran Rp. 12.100/USD. Namun sepanjang pekan, IHSG masih tercatat mengalami penurunan tipis sebesar -0,06%.

Penguatan IHSG pada akhir pekan lalu, terdorong oleh sentimen positif dari BI rate yang tetap di level 7,5%. Membaiknya data makro ekonomi Indonesia, turut dijadikan alasan investor untuk mulai kembali memborong saham pada akhir pekan kemaren. Setelah pada awal bulan inflasi yang dirilis relatif terkontrol dan neraca perdagangan yang semakin membaik dengan mencatatkan surplus sebesar US $ 776,8 juta, pada pertengahan pekan lalu pemerintah merilis cadangan devisa hampir mendekati $100 milyar lagi. Posisi cadev bulan Desember 2013 tercatat sebesar US$ 99,4 milyar, naik 2,47% dibandingkan dengan November 2013 sebesar US$97 miliar. Salah satu pendorong kenaikan cadev adalah hasil lelang obligasi global bond yang mendapatkan apresiasi dari pasar sebesar US $ 4 milyar, sehingga turut memberikan sentimen positif bagi penguatan Rupiah pada akhir pekan. Bahkan perkiraan saya, pada pekan depan Rupiah akan mencoba untuk kembali menguat di bawah level 12.000/USD.

Lalu dengan membaiknya data makro ekonomi kita apakah bottom IHSG sudah terbentuk? Dan bagaimana pergerakan IHSG kedepannya?

Well.. menurut saya masih terlalu dini untuk dikatakan bahwa bottom IHSG sudah terbentuk. Membaiknya data makro ekonomi kita juga masih terlalu awal untuk dapat dikatakan membaik. Inflasi yang terkontrol pada akhir tahun lalu, mendapatkan tantangan dari kenaikan harga gas elpiji pada awal tahun ini. Memang terjadi surplus pada neraca perdagangan tapi masih terlalu kecil, dan naiknya cadev mendekati US $ 100 M juga dikarenakan oleh hasil penjualan global bond, bukan karena membaiknya fundamental makro ekonomi kita. Selain itu dengan diterapkannya UU Minerba terkait larangan ekspor tambang/mineral mentah yang mulai berlaku pada tengah malam tadi, 12 Januari 2014 pukul 00.00, akan berdampak pada neraca perdagangan karena ekspor yang dilarang dan juga berpotensi mengurangi pemasukan pendapatan negara dalam jangka pendek.

Alasan lainnya, seperti kita ketahui bahwa investor asing sangat berperan pada pergerakan IHSG. Market akan naik dengan cepat jika investor asing mau kembali masuk ke bursa kita. Namun sepertinya faktor pemilu masih menjadi pertimbangan bagi investor asing untuk kembali ke bursa kita. Menurut catatan saya, sejak awal tahun asing masih melakukan net sell sekitar Rp. 150 milyar.

Lalu kapan bottom IHSG akan terbentuk?

Tidak ada seorang pun yang tahu kapan bottom dari IHSG akan terbentuk. Namun sebagai seorang technicalist, saya akan melihatnya dari chart. Saat ini IHSG masih dalam trend long trem bearish. Secara short term masih cenderung bergerak sideways dan akan masuk trend naik jangka pendek jika mampu menembus level 4330 serta bertahan diatasnya. IHSG baru dapat dikatakan akan mulai masuk trend bullish jangka panjangnya, jika mampu kembali diatas MA 200 nya atau setidaknya menguat diatas level 4600.

Untuk senin besok, technically IHSG masih cenderung akan bergerak positif. Naiknya sebagian besar saham di Wall Street dan melesatnya EIDO sebesar +4,43% pada akhir pekan kemaren, akan menjadi katalis penguatan indeks. IHSG diperkirakan akan bergerak dengan support di kisaran 4200-4216, sedangkan untuk level resistennya berada dikisaran 4300-4330. Indikator teknikal yang bergerak positif, dimana Stochastic golden cross, sedangkan MACD yang masih bergerak naik, menunjukan kecenderungan indeks untuk masih bergerak positif.

 11Jan14-IHSG

Pada pekan kemaren, membaiknya fundamental makro ekonomi dan ditahannya BI Rate serta Rupiah yang cenderung menguat, langsung direspon oleh menguatnya saham-saham di sektor-sektor yang terkait secara langsung dengan sektor finance, seperti perbankan, konstruksi, properti dan konsumer. Sebaliknya, “carut-marut” terkait UU Minerba membuat saham-saham di sektor mining dan cpo tertekan. Untuk rekomendasi minggu depan, saham-saham sektor perbankan, konstruksi dan properti diperkirakan masih akan berlanjut naik. Sedangkan untuk saham sektor tambang dan CPO diperkirakan akan rebound pada pertengahan atau akhir pekan depan.

Selamat untuk member premium kami, target SMRA di 895 telah tercapai hanya dalam 2 hari dengan profit 11,2%, sedangkan target BBRI dikisaran 7600-7800 mulai tercapai (rekomendasi buy sejak di 7250 pada tanggal 2 janurai 2014). Saham-saham watchlist lainnya yang masih bergerak sesuai dengan trading plans kami dan masih dapat di hold adalah PTPP, CTRA, MAIN dan HEXA. Hanya HRUM yang perlu diwaspadai jika sampai break low dan close dibawah 2350, segera lakukan cutloss. Untuk saham-saham lainnya yang berpotensi memberikan gain seperti biasa akan di infokan melalui BBM Group atau akan diulas dan dipostingkan dalam rekomendasi saham terproteksi.

Bagi yang berminat untuk bergabung menjadi member premium kami dapat dilihat pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas atau “KLIK LINK INI”.

Save Trading, Good Luck & GBU Always..

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*