IHSG Mulai Memasuki Masa Turbulence, What Should To Do?

Setelah bergerak naik terus sejak dari awal tahun di dalam up trend channelnya (garis warna hijau), pada kamis lalu IHSG mulai bergerak turun dan keluar dari up trend channel tersebut. Penurunan IHSG ini sejalan dengan analisa teknikal kami pada awal pekan lalu dalam rekomendasi: “IHSG: Taking A Step Back Momentarily”.

Penurunan IHSG yang terjadi pada kamis lalu dengan disertai net sell pemodal asing sebesar Rp. 1,5 triliun, akibat dari hasil quick count perhitungan pemilu legislatif yang menyatakan tidak adanya Partai Politik yang mendominasi kemenangan pemilu. Hal ini membuat investor khawatir terhadap stabilitas politik di dalam negeri karena sebelum pemilu tanggal 9 April lalu, market memang mengharapkan untuk PDI-P mendapat suara di atas 25%, sehingga dapat mengusung Jokowi sebagai capres langsung tanpa perlu berkoalisi dengan partai lain. Namun sayangnya hasil Quick Count sangat jauh di bawah harapan, sehingga menimbulkan kekecewaan pada market.

Walaupun pada perdagangan jum’at akhir pekan kemaren IHSG berhasil naik lagi, namun kenaikan yang terjadi tidak disertai dengan volume transaksi yang besar, sehingga hanya merupakan sebuah teknikal rebound semata. Selain itu secara teknikal, indikator Stochastic dan MACD yang telah death cross dan bergerak turun, mengindikasikan kecenderungan indeks untuk bergerak negatif. Terlebih lagi penurunan pada IHSG juga diikuti oleh koreksi yang kembali terjadi di bursa Wall Street pada akhir pekan kemaren, sehingga memperkuat asumsi bahwa Bursa AS dan Global juga mulai memasuki trend bearish jangka pendek dalam beberapa pekan kedepan. Untuk besok senin IHSG diperkirakan akan bergerak dengan level support di 4765, sedangkan untuk resistennya diperkirakan berada di 4840.

Belum jelasnya situasi politik dalam negeri dan tekanan jual dari bursa global, membuat IHSG pada sisa bulan April ini diperkirakan akan bergerak volatile dengan cenderung sideways dikisaran 4660-4900. Diperkirakan proses distribusi akan mulai dilakukan oleh pemodal asing yang telah melakukan net buy besar-besaran sejak dari awal tahun. Mereka akan mulai melakukan penjualan sambil mengurangi posisinya secara pelan-pelan di market, hingga mendapat kepastian mengenai arah politik dalam negeri.

 13Apr14-IHSG

IHSG baru akan mulai memasuki trend bearish jangka pendek jika gagal bertahan diatas support 4660 (garis warna biru). Jika support tersebut ditembus ke bawah, maka IHSG berpotensi melemah menuju support selanjutnya dikisaran 4525 (garis warna merah), dengan minor target di kisaran gap bawah 4602-4621. Namun perkiraan saya level tersebut baru akan terjadi di bulan Mei. Untuk saat ini, jika terjadi penguatan dan selama IHSG gagal mencetak higher high di atas level 4933, maka gunakan segala kenaikan untuk melakukan profit taking, terutama pada saham-saham yang telah naik sangat tinggi sejak dari awal tahun. Tetap fokus pada saham masing-masing dengan disiplin pada trading plans yang telah dibuat.

Untuk mengetahui trading plans dari saham-saham apa saja yang berpotensi memberikan profit dan masuk kedalam stock picks pilihan kami, maka anda dapat bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com. Bagi yang berminat untuk bergabung menjadi member premium kami dapat melihatnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Save Trading, Good Luck & GBU Always..

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*