Kembali Konsolidasi, IHSG Nantikan Hasil Keputusan MK

Bursa Wall Street berakhir mixed pada akhir pekan kemaren, menyusul kabar terjadinya kontak senjata antara pasukan militer Ukraina dengan Rusia di wilayah Ukraina, setelah tentara Ukraina menyerang konvoi bersenjata yang menyebrang perbatasan dari Rusia. Namun kekhawatiran para pelaku pasar atas insiden tersebut menjadi surut, setelah Moskow membantah adanya serbuan militer dan Kementerian Luar Negeri Ukraina mengatakan akan melakukan pertemuan dengan Rusia di Berlin. Dow Jones ditutup turun 50,67 poin (-0,3%) ke level 16.622,91, S&P500 melemah tipis 0,12 poin (-0,01%) ke level 1.955,06, namun Nasdaq berhasil naik 11,92 poin (+0,27%) ke level 4.464,93. Dalam sepekan, Dow Jones naik +0,66%, S&P 500 menguat +1,2% dan Nasdaq menanjak +2,2%, setelah sepanjang pekan lalu data ekonomi yang dirilis tidak memuaskan, sehingga investor berspekulasi bahwa The Fed tidak akan menaikan suku bunganya dalam waktu dekat.

Sementara itu, IHSG ditutup turun tipis 6,585 poin (-0,13%) ke level 5.148,962 pada jum’at kemaren, dengan investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp. 120 miliar di pasar reguler. Namun sepanjang pekan kemaren, IHSG berhasil menguat sebesar +1,88%, dipicu oleh spekulasi bahwa bank sentral global akan menjaga bunga di level terendah untuk beberapa waktu lama karena melihat data ekonomi yang melemah, sehingga menutupi sentimen negatif dari konflik geopolitik. Disamping itu, investor masih mencermati proses gugatan hasil pilpres yang diajukan Prabowo-Hatta di MK, yang rencananya hasil putusan gugatan tersebut akan diumumkan pada tanggal 21 Agustus nanti.

Sempat break high dengan menembus resistennya di 5165 pada Rabu lalu, IHSG kembali tertekan dalam 2 hari terakhir setelah pemerintah mengumumkan defisit neraca pembayaran yang makin bengkak. Namun koreksi yang terjadi masih tergolong profit taking wajar dan IHSG saat ini kembali terlihat sedang berkonsolidasi. Tidak terlihat adanya indikasi yang jelas dari teknikal dan belum adanya katalis positif terbaru dari isu dalam dan luar negeri, membuat indeks kembali cenderung bergerak mixed dan berkonsolidasi pada awal pekan besok. Untuk besok senin, IHSG diperkirakan akan bergerak dengan support di 5125 dan resisten di 5175. Indikator teknikal terlihat bergerak mixed, dimana kenaikan Stochastic mulai melambat di overbought area, sedangkan MACD masih bergerak mendatar, mengindikasikan kecenderungan IHSG untuk berkonsolidasi.

17Agustus14-IHSG

Dari beberapa saham blue chips yang saya review, terlihat belum ada yang benar-benar mampu memberikan indikasi penguatan yang cukup solid, sehingga belum bisa dijadikan acuan karena mengingat banyaknya signal konsolidasi. Hasil putusan dari sidang MK, yang rencananya akan diputuskan jelang akhir pekan depan diharapkan dapat menjadi sentimen positif pendorong penguatan IHSG. Technically, untuk pekan depan IHSG diperkirakan akan kembali bergerak menguat dengan kisaran support di 5090 sedangkan resistennya berada di 5240-5250. Jika ingin membeli saham, lebih baik menunggu adanya koreksi ke area support. Selengkapnya untuk level support dan resisten per saham akan dibahas lebih detail di grup nantinya khusus bagi member premium kami. Jangan lupa untuk selalu menerapkan kontrol resiko dan lakukan money manajemen dengan baik.

Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ide trading atau trading plans dari saham-saham yang berpotensi memberikan profit, serta ingin mengkonsultasikan portfolio anda, maka segera bergabunglah ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com. Bagi yang berminat untuk bergabung menjadi member premium kami dapat melihatnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Save Trading, Good Luck & GBU Always..

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*