Read more

TLKM Testing Strong Support Level

TLKM kembali melemah dan saat ini sedang mencoba untuk bertahan di area support kuat di level 2600. Indikator teknikal mengindikasikan pelemahan, dimana Stochastic dan MACD bergerak turun. Namun melihat posisinya yang keluar dari lower bolinger band, membuka peluang bagi saham ini untuk alami teknikal rebound sementara. Jika bertahan di support 2600, TLKM berpotensi untuk rebound […]

Read more

Panik Mulai Melanda Pasar Saham Global

Akhir pekan kemaren Bursa Wall Street di tutup anjlok turun tajam, setelah investor mengkhawatirkan perlambatan ekonomi China bakal membawa perekonomian dunia semakin lesu. Hal ini memicu aksi jual besar-besaran untuk hari kedua berturut-turut dan merupakan penurunan yang terdalam sejak hampir 4 tahun terakhir. Dow Jones merosot 530,94 poin (-3,12%) ke 16.459,75, S&P 500 turun 64,84 […]

Read more

BBTN Testing Strong Support Level

BBTN kembali tertekan menuju area support kuatnya di kisaran 1080-1070. Jika gagal bertahan dan turun ke bawah support tersebut, maka BBTN membuka potensi pelemahan menuju target terdekat di 1025 dan target selanjutnya berada di kisaran 990-980 jika tekanan jual berlanjut. Indikator teknikal Stochastic kembali death cross, sedangkan MACD bergerak turun dengan histogram bar diarea negatif, […]

Read more

UNVR: The Pressure Continues

Sejak membentuk pola Double Tops di 46.000, UNVR terus tertekan turun dan mencapai target pelemahannya di level 35.600, seperti yang pernah diulas pada 3 pekan lalu, tanggal 30 Juli 2015 dalam rekomendasi: “UNVR: Under Pressure”. Indikator teknikal membentuk signal pelemahan lebih lanjut, dimana Stochastic kembali death cross, sedangkan MACD bergerak turun dengan histogram bar di […]

Read more

BBNI: Bearish Sentiment Continues

BBNI kembali turun membuat Lower Low dengan menembus kebawah support 4450. Penembusan support tersebut, membuka peluang penurunan lebih lanjut menuju target di 3955, dengan minor target di 4260. Indikator teknikal Stochastic yang masih bergerak turun diarea oversold, sedangkan MACD kembali death cross dengan histogram bar merah turun diarea negatif, mengindikasikan bahwa saham ini masih akan […]

Read more

AISA Testing Strong Support

AISA kembali turun menguji support di level 1700. Penembusan level tersebut membuat saham ini berpeluang melanjutkan pelemahannya menguji area support selanjutnya di 1660. Jika kembali turun, maka AISA berpeluang menuju target pelemahan di 1590. Dan apabila tekanan jual kembali berlanjut akan menuju target penurunan berikutnya di kisaran 1400-1410. Indikator teknikal Stochastic yang death cross, sedangkan […]

Read more

We’re On Holidays

Sehubungan dengan libur long weekend menyambut kemerdekaan Indonesia, website kami libur untuk memberikan update weekly strategic analysis pada akhir pekan ini. Kami baru kembali untuk melakukan update lagi pada tanggal 18 Agustus 2015 malam. Happy Independence Day & Happy Long Weekend

Read more

BBNI: Mencoba Bertahan Di Level Supportnya

BBNI menguji supportnya di level 4450. Jika support tersebut masih dipertahankan, maka BBNI berpotensi untuk bottom reversal dengan membentuk pola double bottoms. Indikator teknikal mengindikasikan pelemahan. Stochastic masih bergerak turun, sedangkan MACD slips dan tidak jadi death cross. Walaupun signal pelemahan masih cukup kuat, namun masih terbuka potensi terjadinya teknikal rebound sementara. Bila support 4450 […]

Read more

CPIN: Berpeluang Rebound Sejenak

Setelah terus tertekan, CPIN mulai mengalami teknikal rebound. Sempat menguat menyentuh ke level 2280, CPIN kembali melemah dan akhirnya ditutup di 2050. Posisi closing kurang bagus, namun indikasi terjadinya teknikal rebound mulai terlihat. Indikator teknikal bergerak mixed, dimana Stochastic golden cross diarea oversold, sedangkan penurunan MACD mulai melandai dengan histogram bar hijau mulai muncul meskipun […]

Read more

SMRA: Testing Support Level

SMRA saat ini menguji support area konsolidasinya di 1650 dan juga support psikologis MA 200. Jika gagal bertahan di support-support tersebut, maka SMRA berpeluang untuk turun menguji strong support di 1600. Nantinya jika level tersebut ditembus ke bawah, maka SMRA berpeluang untuk melanjutkan pelemahannya menuju target di 1490, dengan target berikutnya berada di 1395 jika […]