IHSG: Taking A Step Back For A Moment?

Setalah mencatatkan rebound sebesar +15% (dari 4033 hingga 4639), dengan mengalami rally penguatan 9 hari (dalam 10 hari terkhir), IHSG akhirnya terkena aksi profit taking yang lumayan besar… turun -3,19% !!. Aksi profit taking yang disertai oleh keluarnya dana asing sebesar Rp. 460 milyar ini adalah koreksi yang di tunggu-tunggu, terutama oleh investor yang belum sempat masuk pada saat rebound atau trader yang telah melakukan profit taking terlalu cepat saat terjadinya rebound. Lalu benarkah koreksi ini adalah koreksi yang sedang ditunggu-tunggu? Ataukah koreksi ini akan membuat IHSG kembali bahaya kedalam trend turunnya (bearish) lagi?? Simak ulasan lengkap analisa kami terbaru..

Pelemahan yang terjadi pada IHSG ini seiring dengan berakhirnya trend penguatan Rupiah. Tak bisa dipungkiri bahwa kenaikan IHSG dalam 10 hari terakhir, juga dikarenakan oleh penguatan nilai tukar Rupiah. Rupiah yang sempat menguat hingga level 13.400 an, mulai melemah keatas level 13.600 an pada hari selasa kemaren sebelum libur. Dengan berkhirnya trend penguatan Rupiah, berakhir pula trend penguatan IHSG. Setidaknya untuk sementara ini…

Jika kemaren kita lihat bursa regional, tidak terlihat ada masalah yang cukup serius. Bursa China yang kemaren sentimennya negatif karena data exim-nya mengalami penurunan, juga terlihat biasa-biasa saja dan tidak mengalami koreksi sedalam IHSG. Hanya Nikkei Jepang yang dalam 2 hari ini mencatatkan koreksi akumulasi sebesar -3%. Selebihnya masih wajar. Sementara Wall Street sendiri semalam (hari selasa waktu setempat) hanya mencatatkan koreksi tipis. Kesimpulannya sejauh ini belum ada berita negatif dari pasar, baik dari dalam maupun luar negeri, sehingga koreksi yang terjadi kemaren hanyalah merupakan profit taking yang wajar.

Untuk besok kamis, market menantikan data makro ekonomi yaitu data eksport-import, data neraca perdagangan dan juga BI rate. Ekspektasinya BI masih akan menahan suku bunga di level 7,5%, sementara neraca perdagangan untuk bulan September diperkirakan masih akan mencatatkan surplus sebesar US$ 250 juta. Selain data ekonomi, pelaku pasar juga menantikan paket kebijakan ekonomi jilid IV yang rencananya akan diumukan oleh pemerintah besok. Diharapakan sentimen tersebut dapat mengurangi tekanan dari profit taking yang mulai terjadi. Apalagi jika besok tiba-tiba BI memberikan kejutan dengan menurunkan suku bunganya, maka IHSG dapat kembali menguat dengan melanjutkan rally-nya.

14Oktober15-IHSG

Secara teknikal, jika IHSG masih melanjutkan pelemahannya, maka IHSG akan menguji support pertama dikisaran 4414-4407. Jika ditembus ke bawah maka IHSG akan menutup gap bawah di 4381-4346 dengan support selanjutnya berada di fibo 50% di level 4336 sebagai support kuat dari koreksi IHSG saat ini. Jika tekanan jual masih terjadi dan IHSG masih melanjutkan penurunannya, maka support fibo 61,8% di 4264 akan menjadi level kritisnya, karena jika gagal bertahan di support tersbut, IHSG dapat dipastikan akan kembali ke dalam trend bearish. Hanya untuk saat ini saya masih menyangsikan hal ini dapat terjadi. Saya masih berpatokan bahwa koreksi ini adalah profit taking sehat, sehingga saya mengambil gap 4381-4346 sebagai support kuat IHSG untuk saat ini. Nantinya jika IHSG bertahan diatas gap tersebut dan kembali menguat, maka IHSG masih akan melanjutkan trend pergerakan positifnya dengan target menuju 4711 hingga 4992 sampai akhir tahun. Untuk sementara resisten IHSG diperkirakan berada di 4560. Indikator teknikal bergerak mixed. Stochastic death cross dan mulai bergerak turun mencoba keluar dari area overbought. Sementara MACD masih bergerak positif dengan menembus keatas centreline (bullish centreline crossovers). Dari kondisi ini, IHSG berpeluang mengalami koreksi jangka pendek namun masih dalam trend pergerakan positif.

Kesimpulannya: Jika aksi profit taking jangka pendek ini masih berlanjut, maka area gap 4381-4346 dapat digunakan sebagai area BOW yang menarik.

Untuk sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan, semoga dapat membantu pembaca setia web kami dalam menentukan arah trading maupun investasi kedepan.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*