Trend Turun jangka Pendek IHSG Telah Berakhir, What Next?

Bursa Wall Street melemah pada penutupan perdagangan akhir pekan, disebabkan oleh penurunan tajam harga minyak yang membuat saham-saham di sektor energi tertekan. Harga minyak anjlok tajam, jatuh sekitar 4 persen setelah Bloomberg melaporkan bahwa pihak Arab Saudi memperkirakan tidak akan ada kesepakatan output yang akan dicapai pada pertemuan International Energy Forum  di Aljazair yang berlangsung mulai Senin sampai Rabu depan. Dow Jones turun 131,01 poin (-0,71%) ke level 18.261,45, S&P 500 kehilangan 12,49 poin (-0,57%) ke 2.164,69 dan Nasdaq melemah 33,78 poin (-0,63%) menjadi 5.305,75. Meskipun Bursa AS mengalami penurunan pada akhir pekan, namun dalam sepekan masih membukukan kinerja mingguan positif, didorong oleh keputusan The Fed yang menahan kenaikan suku bunganya karena masih menunggu tanda-tanda perekonomian yang lebih baik. Dalam sepekan Dow Jones berhasil naik +0,76%, S&P 500 bertambah +1,19% dan Nasdaq menguat +1,17%.

Sementara dari dalam negeri,  IHSG pada akhir pekan kemaren berakhir positif di level 5.388,908, menguat 8,646 poin (+0,16%). Investor asing mencatatkan aksi beli sekitar Rp. 279 miliar di pasar reguler. Sepanjang pekan kemaren IHSG berhasil menguat +2,3%, terdorong oleh sentimen positif dari kebijakan bank-bank sentral, seperti kebijakan BOJ, The Fed dan BI yang pro-market. Walaupun naik dalam sepekan, namun dana asing tercatat masih keluar tipis sebesar Rp. 66 miliar di pasar reguler.

Langkah Fed yang mempertahankan suku bunganya dan diikuti oleh langkah BI yang menurunkan 7 Day Reverse Repo Rate jadi 5 persen, membuat IHSG bergerak naik dan lepas dari trend turun jangka pendeknya. Dengan ditahannya fed rate di level 0,25-0,50 persen pada bulan September, maka untuk sementara market akan kembali tenang, paling tidak untuk 1-2 bulan kedepan, hingga jadwal FOMC meeting berikutnya tanggal 1-2 November atau 13-14 Desember 2016. Perkiraan saya kalaupun The Fed akan menaikan suku bunganya baru akan dilakukan pada bulan Desember 2016. Bukan bulan November mengingat pada bulan tersebut AS sedang menggelar pemilu untuk memilih Presiden baru.

Dengan meredanya spekulasi kenaikan Fed rate untuk sementara waktu, maka perhatian pelaku pasar akan kembali tertuju pada hasil dari program tax amnesty. Berdasarkan data yang diambil dari situs resmi http://www.pajak.go.id/statistik-amnesti, hingga akhir pekan kemaren realisasi hasil amnesty pajak telah mencapai Rp. 53,6 triliun atau 32,5% dari target yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp. 165 triliun. Suatu pencapaian yang luar biasa, mengingat pada akhir pekan sebelumnya hanya tercapai Rp. 29,1 triliun.

Dengan capaian tersebut maka saya optimis hingga akhir bulan September berpotensi menembus 70 triliun rupiah, karena minggu ini merupakan puncak amnesti pajak periode pertama.  Bahkan bisa saja 50% dari target, yaitu sebesar 82,5 Triliun dapat dicapai pada akhir periode pertama program tax amnesty ini, mengingat pemerintah telah memperpanjang administrasi sampai Desember 2016, namun pembayaran uang tebusan sebesar 2% tetap harus sudah dibayar sampai 30 September ini. Jadi diperkirakan pada pekan terakhir periode pertama ini akan membludak jumlah uang tebusan yang akan masuk ke kas negara.

Keberhasilan pencapaian ini merupakan sentimen positif bagi IHSG pada pekan ini, mengingat target yang ditetapkan Dirjen Pajak Kementerian Keuangan terkait uang tebusan sebesar Rp. 45 triliun sampai akhir September telah terlampaui. Secara teknikal, IHSG sudah lepas dari short term downtrend channelnya. Indikator teknikal terlihat mulai bergerak positif. Stochastic bergerak naik memasuki area overbought, sedangkan MACD telah golden cross. Terdapat gap bawah diarea 5348-5355 yang berpeluang untuk di tutup pada awal pekan besok. Namun untuk sepekan ini, IHSG diharapkan dapat bergerak lebih baik, dengan perkiraan akan bergerak di support 5304 dan resisten di 5476.

25september16-ihsg

Pekan ini tidak ada data ekonomi penting yang akan jadi perhatian pelaku pasar, selain capaian tebusan dari program tax amnesty periode pertama. Sementara dari luar negeri, agenda dan data ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari para invetor adalah:

  • Hari Senin: Rilis Iklim Bisnis Jerman, Pernyataan Ketua ECB Mario Draghi, rilis data perumahan baru AS
  • Hari Selasa: Rilis indeks Keyakinan Konsumen AS
  • Hari Rabu: Rilis data pesanan barang tahan lama dan data persediaan minyak AS, Testimoni Ketua Fed Janet Yellen dan Pidato Ketua ECB Mario Draghi
  • Hari Kamis: Pernyataan Ketua BOJ Kuroda, Rilis data tenaga kerja Jerman, Rilis kepercayaan bisnis zona euro, Rilis data GDP Final Kwartal 2 dan klaim pengangguran AS, Pernyataan Ketua Fed Janet Yellen
  • Hari Jumat: Rilis data inflasi dan tingkat tenaga kerja Jepang, Rilis data manufaktur China, Rilis tingkat pengangguran zona euro

Banyaknya data ekonomi dan agenda penting jelang akhir bulan September akan membuat market global bergerak volatile, sehingga kemungkinan dapat mempengaruhi gerak IHSG. Walaupun secara teknikal kondisi IHSG saat ini sudah membaik, namun tetap disarankan untuk safe trading, dengan selalu kontrol resiko dan disiplin pada trading plans yang telah dibuat, karena mengingat investor asing masih melakukan net sell pada pekan lalu walaupun telah berkurang jauh.

Untuk sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. Bagi trader tetap disarankan untuk berhati-hati dalam menerapkan strategi trading jangka pendeknya. Sementara bagi investor disarankan untuk melakukan buy on weakness secara bertahap pada saham-saham yang diperkirakan masih memiliki prospek kinerja cemerlang kedepan, terutama jelang rilis laporan kinerja keuangan kwartal 3 pada bulan depan.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *