Bergerak Makin Sempit, IHSG Berada Dipersimpangan, What Next?

IHSG ditutup melemah 6,567 poin (-0,12%) ke level 5.410,269 di akhir pekan.  Investor asing  tercatat melakukan penjualan bersih senilai Rp. 44 miliar di pasar reguler. Sepanjang pekan lalu, IHSG terlihat relatif datar dan masih bergerak dalam fase konsolidasi dengan naik tipis +0,02%. Dalam sepekan asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp. 607 milyar di pasar reguler.

Dari luar negeri, bursa saham AS bergerak melemah pada akhir pekan, setelah FBI mengumumkan sedang melakukan penyelidikan akan temuan terbaru terhadap kasus skandal email terkait calon presiden dari partai Demokrat, Hillary Clinton. Pernyataan tersebut keluar 11 hari jelang pemilihan presiden AS yang akan berlangsung pada 8 November nanti, menjadi sentimen utama yang menekan Wall Street, ditengah rilis data ekonomi yang menunjukkan bahwa ekonomi AS tumbuh 2,9% pada kuartal III 2016, yang merupakan laju pertumbuhan tercepat dalam 2 tahun terakhir. Sementara itu investor terus mencerna sejumlah hasil laporan earnings korporat. Hampir 73 persen dari perusahaan yang tercatat di S&P 500 yang telah mengeluarkan laporan keuangan membukukan kinerja di atas ekspektasi. Dow Jones ditutup turun 8,49 poin (-0,05%) ke level 18.161,19, S&P 500 kehilangan 6,63 poin (-0,31 %) ke 2.126,41 dan Nasdaq melemah 25,87 poin (-0,5%) menjadi 5.190,10. Sepanjang pekan, Bursa AS cenderung bergerak mixed dengan Dow Jones naik tipis +0,09%, sedangkan S&P 500 melemah -0,69% dan Nasdaq turun -1,28%.

Pasar saham dunia cenderung bergerak realtif datar, jelang pertemuan dua hari The Fed pekan ini tanggal 1-2 November 2016 yang akan memutuskan suku bunga AS. Pelaku pasar global juga cenderung wait & see menanti hasil pemilu AS yang akan menentukan siapa presiden terpilih pada tanggal 8 November 2016. Sentimen dari luar negeri ini turut membuat IHSG cenderung bergerak mixed dan berkonsolidasi.

Untuk pekan ini, pelaku pasar masih akan terus mencermati sisa laporan keuangan emiten kuartal III yang akan banyak dirilis jelang akhir Oktober pada senin besok.   Sedangkan pada hari selasa, perhatian pelaku pasar akan tertuju pada data ekonomi yang akan dirilis seperti biasa di awal bulan, yaitu pengumuman indeks manufaktur Indonesia dan data inflasi. BI memperkirakan inflasi bulan Oktober 2016 akan berada di kisaran level 0,11-0,13 persen. Sementara pada hari Jum’at depan akan diumumkan data kepercayaan konsumen.

Sedangkan dari luar negeri, beberapa agenda dan data ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari para pelaku pasar adalah:

  • Hari Senin: Rilis data GDP Growth rate dan tingkat inflasi Zona Eropa
  • Hari Selasa: Rilis data manufaktur China, Kebijakan moneter dan suku bunga serta konferensi pers BOJ, Rilis data manufaktur AS
  • Hari Rabu: Rilis data kepercayaan konsumen Jepang, rilis data persediaan minyak AS dan keputusan Fed Rate
  • Hari Kamis: Rilis data inflasi dan kebijakan moneter serta Keputusan suku bunga BOE, Rilis data klaim pengangguran dan ISM Non Manufacturing AS
  • Hari Jumat: Rilis data pekerjaan dan tingkat pengangguran AS

Secara teknikal, dari chart IHSG terlihat masih berada dalam fase konsolidasi dengan bergerak mixed disekitar middle bollinger band. Stochastic masih bergerak naik, sedangkan MACD bergerak mendatar diatas centreline. Dari kondisi tersebut, mengindikasikan bahwa IHSG sekarang ini masih cenderung untuk bergerak sideways dalam jangka pendek. Untuk awal pekan besok IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dikisaran support 5381. Sedangkan level 5425 akan menjadi resisten down trendnya yang akan dicoba untuk ditembus. Penembusan resisten tersebut akan membuka potensi penguatan lebih lanjut menuju kisaran 5446 hingga 5482.

30oktober16-ihsg

Jika melihat pergerakan yang makin menyempit dalam kisaran makin terbatas, maka ada kemungkinan konsolidasi IHSG dapat berakhir pada pekan ini. Banyaknya laporan keuangan yang akan dirilis jelang akhir bulan, ditambah keluarnya data-data ekonomi penting baik dari dalam dan luar negeri, serta jelang FOMC meeting, diperkirakan akan membuat sentimen yang akan menggerakan IHSG jauh lebih bergerak fluktuatif pada pekan ini.

Cermati pola pergerakan IHSG yang cenderung berkonsolidasi dalam kisaran sempit membentuk pola triangle. Ketidakmampuan IHSG untuk break out resisten pola tersebut pada pekan ini akan membuka peluang kecenderungan turun dalam jangka pendek.

Jadi kesimpulannya, IHSG saat ini berada dipersimpangan. Sentimen rilis laporan keuangan akan segera berakhir pada awal pekan ini dan segera akan berpindah ke sentimen ekternal yang jauh lebih kuat dalam mempengaruhi market, yaitu kebijakan2 moneter dan keputusan suku bunga dari BOJ (Bank Of Japan), BOE (Bank Of England) dan The Fed. Jadi IHSG bisa bergerak ke atas atau ke bawah, tergantung dari kuatnya sentimen dari ekternal. Untuk itu diharapkan lebih berhati-hati dalam melakukan trading pada pekan ini.

Sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. Tetap lakukan safe trading, dan selalu kontrol resiko, sambil menunggu arah pergerakan yang lebih jelas. Bagi trader, disarankan berhati-hati dalam menerapkan strategi trading jangka pendeknya. Sementara bagi investor bisa melakukan buy on weakness jika terjadi koreksi pada saham-saham yang telah merilis kinerja bagus dan masih memiliki prospek cemerlang kedepan.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Kepada semua pembaca setia website kami,

Terima kasih atas dukungan dan kepercayaannya selama ini. Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan, maka kami membuka layanan messaging satu arah di Telegram Messenger. Melalui Channel Steptrader yang memberikan update rekomendasi langsung melalui smartphone Anda. Kini mendapatkan rekomendasi StepTrader dapat diakses semakin cepat dan instan.

Silahkan download Telegram Messenger di Playstore atau Appstore anda. Temukan kami dengan search: @steptrader

atau…

klik link berikut: https://telegram.me/steptrader untuk mendapatkan update dan layanan terbaru dari kami.

Terima kasih atas waktu dan perhatian rekan – rekan sekalian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *