INCO: Ready For Rebound!

Setelah mencapai puncaknya di US$ 12.132 pada pertengahan bulan November tahun lalu, harga komoditas nickel terus bergerak turun dan mencapai lowest-nya pada awal tahun ini di US$ 9.892. Koreksi yang terjadi saat ini, telah membuat harga nickel mencapai support uptrend channel yang terbentuk sejak setahun terakhir. Dari gambar chart dibawah ini, terlihat bahwa nickel selalu rebound tiap kali setelah menyentuh support uptrend channelnya (lingkaran warna merah). Secara teknikal, jika harga nickel mampu bertahan di level psikologis US$ 10.000, terbuka peluang untuk rebound ke US$ 10.850 lagi.

Sama seperti nickel, INCO pun bergerak turun seiring dengan penurunan harga komoditasnya. Setelah mencapai level tertingginya tahun lalu di 3630 pada bulan November, INCO mengalami penurunan pada akhir tahun 2016 hingga tertahan di supportnya (garis warna merah). Saat ini INCO mencoba untuk rebound kembali. Tanda-tanda rebound dapat terjadi, apabila INCO mampu melewati resisten konsolidasinya di level 2850. Target rebound terdekat menguji resisten gap atas di 3020-3050. Nantinya jika kenaikan ini berlanjut dengan melewati gap tersebut, maka INCO berpeluang menuju target berikutnya di level 3240.

Indikator teknikal Stochastic kembali golden cross, sementara penurunan MACD mulai berbalik arah dan diharapkan dapat golden cross lagi. Sedangkan volume transaksi terlihat mulai meningkat, mengindikasikan mulai terjadi akumulasi kembali pada saham ini. Dari indikator tersebut menunjukkan bahwa INCO mulai akan bergerak positif.

Rekomendasi: Buy jika break out 2850 dengan volume besar. Batasi resiko apabila turun dan gagal bertahan di 2700.

Join our Channel telegram at: https://telegram.me/steptrader

Disclaimer ON

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *