Kembali Konsolidasi dan Berada Di Persimpangan, Bagaimana Pergerakan IHSG Pada Pekan ini?

Pertama-tama kami mau mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2017. Gong Xi Fa Chai 2568.. Semoga pembaca setia website kami semakin Sukses, diberikan Kesehatan, Kebahagiaan dan Kedamaian serta Rezeki yang Berlimpah-limpah.

Bursa saham AS ditutup bervariasi cenderung flat pada akhir pekan. Laporan pendapatan sejumlah perusahaan yang mengecewakan dan data PDB AS yang tumbuh lebih rendah dari perkiraan, mengimbangi antusiasme terhadap kebijakan-kebijakan yang baru-baru ini diambil oleh Presiden AS Donald Trump. Laju pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal IV 2016 hanya tumbuh 1,9%, di bawah perkiraan ekonom sekitar 2,2% dan jauh di bawah pencapaian di kuartal III 2016 yang tercatat 3,5%. Laju pertumbuhan ekonomi AS di kuartal IV-2016 ini merupakan yang terendah sejak 2011 lalu. Dow Jones di tutup turun tipis 7,13 poin (-0,04%) ke 20.093,78, S&P 500 kehilangan 1,99 poin (-0,09%)  menjadi 2.294,69 sedangkan Nasdaq berhasil naik 5,61 poin (+0,1%) ke 5.660,78. Sepanjang minggu kemaren Wall Street berhasil mencetak rekor terdorong oleh kebijakan yang diambil Presiden Donald Trump, membuat Dow Jones naik +1,34%, S&P 500 bertambah +1,03% dan Nasdaq menguat +1,9%.

Sementara dari dalam negeri, IHSG gagal melanjutkan penguatannya pada akhir pekan dan ditutup turun tipis 4,793 poin (-0,09%) ke level 5.312,840. Investor asing membukukan net buy sebesar Rp. 130 miliar di pasar reguler. IHSG berhasil rebound pada pekan kemaren, setelah mengalami koreksi dalam 2 pekan sebelumnya, didorong oleh penguatan Bursa Global. Sepanjang pekan kemaren, IHSG tercatat mengalami kenaikan sebesar +1,1%, dengan investor asing membukukan net sell sekitar Rp. 151 milyar dipasar reguler.

Keberhasilan Dow Jones melewati level psikologis 20.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah, membuat mayoritas pasar saham dunia bergerak menguat pada pekan lalu. Euforia ini turut membuat IHSG berhasil rebound dengan bergabung pada penguatan pasar saham global dan regional di kawasan asia. Reboundnya IHSG membuat indeks masih bertahan di level supportnya dan melanjutkan konsolidasinya dengan bergerak dikisaran 5246-5360.

Sentimen utama yang akan mewarnai pergerakan IHSG pada pekan ini datang dari FOMC meeting tanggal 31 Januari-1 Februari 2017 dan data inflasi bulan Januari 2017 yang diperkirakan akan kembali mengalami peningkatan. Selain kedua sentimen tersebut laporan kinerja keuangan perusahaan yang akan dirilis turut mempengaruhi laju IHSG kedepan.

Technically, IHSG saat ini sedang berada di fase konsolidasi dikisaran 5246-5360, dengan kecenderungan menguat jangka pendek untuk menguji area resistennya. Dari kondisi teknikal, Moving Average periode pendek masih berada di atas Moving Average periode panjang. Indikator teknikal Stochastic bergerak naik, sedangkan MACD masih berimpit dengan bergerak mendatar diatas centreline. Dari kondisi teknikal tersebut, mengindikasikan bahwa IHSG masih mengalami konsolidasi dengan kecenderungan menguat jangka pendek. Jika IHSG mampu melewati resisten 5360, maka IHSG membuka ruang kenaikan menuju kisaran gap atas di 5380-5443. Namun jika IHSG gagal bertahan di support 5246, maka indeks berpotensi  untuk turun menuju kisaran gap bawah di 5112-5139.

Untuk pekan ini, pelaku pasar akan mencermati data manufaktur dan inflasi bulan Januari 2017 yang akan dirilis pada hari rabu tanggal 1 februari 2017. BI memprediksikan inflasi bulan Januari 2017 akan mencapai 0,69%, sedikit lebih tinggi karena ada dampak penyesuaian harga tarif dasar listrik dan kenaikan biaya administrasi mengurus STNK. Sementara dari luar negeri, beberapa agenda dan data ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari para pelaku pasar adalah:

  • Hari Senin: Rilis Kepercayaan Bisnis zona eropa.
  • Hari Selasa: Pernyataan Kebijakan Moneter, keputusan suku bunga dan Konferensi Pers Bank of Japan, Pernyataan Ketua ECB Mario Draghi, Rilis data tingkat pengangguran dan GDP zone euro, Rilis data Keyakinan Konsumen AS
  • Hari Rabu: Rilis data manufaktur China, Rilis Data pekerjaan, data manufaktur dan persediaan minyak AS
  • Hari Kamis: Keputusan Suku Bunga dan Pernyataan The Fed, Laporan Inflasi, Kebijakan dan Keputusan Suku Bunga Inggris, Pernyataan Ketua ECB Mario Draghi, Data klaim pengangguran AS
  • Hari Jumat: Rilis Data Caixin Manufaktur China, Rilis data Non farm payroll dan tingkat pengangguran AS

Untuk sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. Perkiraan kami, IHSG kemungkinan masih akan melanjutkan konsolidasinya dengan bergerak bervariasi dikisaran 5246 hingga 5360. Diharapkan sentimen dari musim laporan keuangan emiten yang akan segera dirilis dapat menjadi katalis positif bagi penguatan IHSG kedepan. Untuk hari senin besok, IHSG diprediksikan akan bergerak mixed dengan berkonsolidasi dikisaran sempit dalam rentang support di 5290, dan resisten di 5335.

Bagi trader, disarankan untuk berhati-hati terutama dalam menerapkan strategi trading jangka pendeknya. Sementara trading jangka pendek dulu pada saham-saham tertentu dan lakukan safe trading sesuai dengan trading plans yang telah dibuat. Sementara bagi investor jika terjadi koreksi, dapat melakukan buy on weakness dengan cara beli bertahap, terutama pada saham-saham yang diperkirakan masih memiliki prospek kinerja cemerlang jelang rilis laporan keuangan kwartal 4 2016. Hal ini bisa dilakukan dengan mencoba  mencari saham-saham yang laporan keuangan kwartal 1, 2 dan 3 tahun 2016 hasilnya bagus, karena kemungkinan hasil di kwartal 4 juga akan bagus.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Join layanan messaging satu arah di Channel Telegram Messenger kami untuk mendapatkan update rekomendasi langsung melalui smartphone Anda. Silahkan download Telegram Messenger di Playstore atau Appstore anda. Temukan kami dengan search: @steptrader

atau…

klik link berikut: https://telegram.me/steptrader

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *