Masih Berkonsolidasi, Penguatan IHSG Terbatas

Bursa AS menghijau menjelang tutup, setelah sempat bergerak di zona merah. Sektor utiliti memimpin kenaikan di antara sembilan sektor lainnya. Sedangkan sektor finansial dan energi menjadi dua sektor yang tertekan. Dow Jones memperpanjang rekor penguatan dalam 11 hari dengan di tutup naik tipis 11,44 poin (+0,05%) menjadi 20.821,76, S&P 500 menguat 3,53 poin(+0,15%) ke posisi 2.367,34 dan Nasdaq menambahkan 9,80 poin (+0,17%) ke level 5.845,31. Selama sepekan, Wall Street kembali memperpanjang penguatannya, didorong oleh janji Trump untuk memberikan reformasi pajak berupa pengurangan pajak dan peningkatan belanja infrastruktur. Investor juga menanti pidato Trump di hadapan Kongres pada pekan depan. Dalam sepekan, Dow Jones berhasil menguat +0,96%, S&P 500 meningkat +0,69% dan Nasdaq bertambah +0,12%.

Dari dalam negeri, menutup perdagangan akhir pekan IHSG bertambah 13,158 poin (+0,24%) ke level 5.385,906. Investor asing mencatatkan net foreign sell sebesar Rp. 277 miliar di pasar reguler. Dalam sepekan IHSG berhasil menguat +0,65%, walaupun dana asing keluar dari bursa di pasar regular mencapai sekitar Rp. 532 miliar.

Masih keluarnya aliran dana asing dari bursa Indonesia disebabkan oleh penyampaian risalah Federal Reserve pada pertengahan pekan lalu, yang mengisyaratkan bahwa kenaikan suku bunga AS akan segera terjadi. Komite kebijakan Fed dijadwalkan akan bertemu lagi bulan depan pada tanggal 14-15 Maret 2017, dengan ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga sekitar 27%, menurut FedWatch CME Grup. Disisi lain, kebijakan ekonomi dari Presiden AS Donald Trump yang belum jelas perinciannya membuat investor asing masih berhati-hati menempatkan dana investasinya di pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

Walaupun dana asing masih terus keluar, namun IHSG berhasil menguat dalam 3 hari terakhir secara berturut-turut. Hal ini terjadi karena pelaku pasar sudah memperkirakan akan kenaikan fed rate dalam FOMC mendatang. Seperti diketahui dari sejak akhir tahun lalu, bank sentral AS mengatakan akan menaikkan suku bunga acuan sebanyak tiga kali pada tahun 2017 ini, sehingga kondisi ini telah diantisipasi oleh pasar.

Walaupun menguat dalam 3 hari terkahir, namun secara teknikal IHSG masih terlihat berkonsolidasi. Belum adanya sentimen positif yang kuat untuk mendorong IHSG khususnya dari dalam negeri, membuat IHSG masih terlihat kesulitan untuk rally naik menembus keatas gap  5380-5443. Technically, IHSG masih berkonsolidasi dengan kecenderungan menguat terbatas. Sekilas IHSG sepertinya membentuk pola rising wedge. Indikator teknikal Stochastic kembali golden cross. Sementara MACD masih bergerak mendatar. Kondisi ini menunjukan bahwa IHSG masih berkonsolidasi dengan kecenderungan menguat dalam jangka pendek. IHSG diperkirkan akan bergerak dalam rentang support di 5330 dan resisten di 5440 pada pekan ini.

Seperti biasa jelang akhir bulan, pekan ini pelaku pasar akan menantikan data-data ekonomi domestik di awal bulan Maret, seperti data inflasi dan data manufaktur bulan februari pada hari rabu. BI memperkirakan inflasi di Februari 2017 masih akan tinggi. Inflasi diprediksi mendekati 4% secara year on year. Sementara dari luar negeri, beberapa agenda dan data ekonomi yang diperkirakan akan menjadi perhatian dari para pelaku pasar adalah:

  • Hari Senin: Rilis data kepercayaan bisnis zona Eropa, Rilis data durable goods order AS
  • Hari Selasa: Rilis data kepercayaan konsumen Inggris, Rilis data GDP dan keyakinan konsumen AS
  • Hari Rabu: Rilis data manufaktur China, Rilis tingkat pengangguran dan inflasi Jerman, Rilis data manufaktur dan data persediaan minyak AS
  • Hari Kamis: Rilis tingkat pengangguran zona eropa, Rilis data klaim pengangguran AS
  • Hari Jumat: Rilis data inflasi, tingkat pengangguran dan kepercayaan konsumen Jepang, Rilis data sektor jasa Inggris, Rilis data non-manufaktur AS, Pernyataan beberapa pejabat The Fed dan Ketua Fed Janet Yellen

Diperkirakan IHSG masih akan berkonsolidasi dengan kecenderungan menguat terbatas di awal pekan hingga akhir bulan februari. Indeks akan kembali mencoba keatas level 5400. Namun memasuki awal bulan Maret sebaiknya pelaku pasar mulai berhati-hati akan potensi terjadinya profit taking. Selain karena masih terbentur oleh resisten kuat gap di 5443, rilis data inflasi bulan februari jika diluar prediksi dapat menjadi katalis profit taking bagi pelaku pasar. Inflasi yang cenderung meningkat ditengah potensi kenaikan fed rate, dapat memancing naiknya BI rate, sehingga akan memberikan sentimen negatif bagi IHSG.

Untuk hari senin awal pekan besok, IHSG kemungkinan masih akan bergerak sideways dalam kisaran sempit cenderung menguat terbatas, dikisaran support 5370 dan resisten di 5400. Ditengah minimnya sentimen positif, maka rilis kinerja keuangan 2016 beberapa emiten masih akan menjadi katalis penggerak market.

Untuk sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. Memasuki bulan Maret sebaiknya pelaku pasar mulai berhati-hati untuk mengantisipasi sejumlah isu, seperti tingginya inflasi di awal bulan dan rencana kenaikan bunga The Fed dalam FOMC pertengahan bulan. Untuk itu disarankan untuk mulai berhati-hati dalam menerapkan strategi trading, khususnya trader jangka pendek. Tetap lakukan safe trading dan kontrol resiko dengan menerapkan strategi trading sesuai dengan trading plans yang telah dibuat. Sementara bagi investor jika terjadi pelemahan, masih bisa dimanfaatkan dengan melakukan buy on weakness secara bertahap. Fokus tetap pada saham-saham yang telah merilis laporan kinerja keuangan FY 2016 bagus, atau emiten-emiten yang bakal merilis kinerja dengan perkiraan prospek kinerja cemerlang.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Walaupun IHSG masih condong untuk berkonsolidasi, namun beberapa saham mampu memberikan keuntungan yang cukup besar  bagi member kami. Selamat bagi member premium kami yang telah memperoleh profit pada pekan lalu dari saham MCOR, JSMR, KBLI dan SRIL. Berikut screenshot dari chat room di member premium kami pada pekan lalu (perhatikan tanggal dan jam postingannya) :

Special promo diskon biaya membership di ulang tahun ke-6 Step-trader.com

Dalam rangka memperingati ulang tahun ke 6, kami memberikan diskon khusus membership yang berlaku bagi pendaftar baru maupun member aktif yang ingin menambah periode membership yang sudah ada saat ini. Diskon khusus ulang tahun ini berlaku bagi pendaftar yang melakukan konfirmasi pembayaran selama bulan Februari 2017 ini. Pendaftaran member baru ataupun perpanjangan biaya membership selama bulan Februari kami berikan diskon 40%, dari Rp. 500.000 per bulan menjadi Rp. 300.000,- per bulan dan berlaku kelipatannya. Jika mengambil paket 1 tahun langsung, kami berikan diskon tambahan 2 bulan free, menjadi sebesar Rp. 3.000.000,- per tahun.  Dan apabila bergabung dalam grup untuk 3 orang dengan membayar langsung setahun diberikan harga Rp. 6.000.000,- per paket untuk 3 orang per tahun. Bagi member baru yang ingin mendaftar caranya dapat dilihat disini:  http://step-trader.com/member-area. Segera manfaatkan kesempatan ini yang tinggal 2 hari lagi sebelum berakhir..!

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Join layanan messaging satu arah di Channel Telegram Messenger kami untuk mendapatkan update rekomendasi langsung melalui smartphone Anda. Silahkan download Telegram Messenger di Playstore atau Appstore anda. Temukan kami dengan search: @steptrader

atau…

klik link berikut: https://telegram.me/steptrader

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *