IHSG: Rising On The Positive Momentum From Investment Grade S&P

Bursa  Wall Street ditutup naik pada perdagangan akhir pekan. Kecemasan pelaku pasar mulai mereda setelah pasar saham AS mengalami penurunan terbesar di sepanjang tahun ini pada pertengahan pekan lalu, akibat kekhawatiran akan politik di Washington yang menyangkut presidensi Donald Trump. Dow Jones berhasil naik 141,82 poin (+0,69%) menjadi 20.804,84, S&P 500 menguat 16,01 poin (+0,68%) menjadi 2.381,73 dan Nasdaq menambahkan 28,57 poin (+0,47%) ke level 6.083,70. Namun untuk sepanjang pekan bursa saham AS ditutup melemah, karena khawatir dengan situasi politik di AS yang melibatkan Presiden Donald Trump, terkait skandal keterlibatan Rusia dalam pemilihan presiden tahun lalu. Dalam sepekan Dow Jones melemah -0,44%, S&P 500 menyusut -0,38% dan Nasdaq berkurang  -0,61%.

Sementara itu dari dalam negeri, mengakhiri perdagangan akhir pekan IHSG melejit naik 146,433 poin (+2,59%) ke level 5.791,884, didorong oleh sentimen positif naiknya peringkat investasi Indonesia menjadi investment grade atau layak investasi, dari lembaga pemeringkat internasional S&P. Namun kenaikan ini tidak diikuti oleh aksi beli investor asing, yang malah membukukan net sell sebesar Rp. 204 miliar di pasar reguler. Berkat kenaikan peringkat Indonesia oleh S&P, dalam sepekan IHSG berhasil menguat +2,06%, dengan  investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp. 960 miliar dipasar reguler.

Sesuai analisa pekan sebelumnya, IHSG sempat berkonsolidasi dan berada dipersimpangan antara melanjutkan penguatannya atau kembali bergerak melemah. Diawal hingga pertengahan pekan, IHSG sempat turun gara-gara aksi profit taking dan sentimen negatif dari kebijakan pemerintah mengenai pembukaan data perbankan untuk kepentingan pajak. Setelah sempat turun menjebol support 5643, koreksi IHSG tertahan oleh support selanjutnya di 5577. IHSG akhirnya rebound, setelah BI menentapkan suku bunga acuan tetap di level 4,75% pada kamis lalu. Memasuki akhir pekan, setelah berkonsolidasi hampir sepanjang hari, IHSG tiba-tiba mengalami lonjakan fantastis jelang satu jam sebelum penutupan perdagangan setelah kabar naiknya peringkat Indonesia menjadi investment grade.

Lalu bagaimana pergerakan IHSG pada pekan ini? Diperkirakan kenaikan IHSG masih akan berlanjut, merespon kenaikan peringkat surat utang Indonesia menjadi layak investasi. Walaupun IHSG sempat terkena profit taking setelah menyentuh level tertinggi sepanjang sejarah di posisi 5.825,21 sebelum akhirnya di tutup di level 5.791,884. Kenaikan peringkat Indonesia, akan melanjutkan aliran dana asing untuk mengalir masuk ke pasar modal seiring meningkatnya kepercayaan dan persepsi investor. Namun perlu diwaspadai jika kenaikan IHSG terlalu cepat dan tajam,  akan memberikan peluang bagi investor asing untuk tidak menutup kemungkinan melakukan aksi profit taking seperti pada akhir pekan kemaren.

Secara teknikal, kondisi IHSG terlihat kembali kondusif pasca mencetak rekor harga tertinggi baru melewati level 5745. Indikator teknikal Stochastic mulai bergerak naik lagi, sedangkan MACD berpeluang golden cross dan masih diatas centreline. Dari kondisi teknikal ini, mengindikasikan bahwa IHSG mulai kembali bergerak positif dengan melanjutkan rally kenaikan jangka pendeknya lagi. IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran support 5726 dan resisten 5875 pada pekan ini.

Tidak ada data dan agenda ekonomi penting dari dalam negeri pada pekan ini. Sementara dari luar, beberapa agenda dan data ekonomi penting yang diperkirakan akan menjadi perhatian dari para pelaku pasar adalah:

  • Hari Senin: Rilis data perdagangan Jepang, Meeting Eurogroup
  • Hari Selasa: Rilis data manufaktur dan iklim bisnis Jerman, Pembahasan data infasi Inggris, Rilis data penjualan rumah baru AS
  • Hari Rabu: Pernyataan Ketua ECB Mario Draghi, Rilis data persediaan minyak AS, Laporan meeting The Fed
  • Hari Kamis: Rilis data PDB Inggris, Meeting OPEC, Rilis data klaim pengangguran AS
  • Hari Jum’at: Rilis data inflasi Jepang, Rilis data durable goods dan PDB AS

Sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. Untuk awal pekan besok, kenaikan IHSG diperkirakan masih akan berlanjut walaupun tidak akan setinggi akhir pekan kemaren. Technically untuk hari senin, IHSG diperkirakan akan bergerak dalam rentang suppport di 5745 dan resisten di 5830. Walaupun IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatannya didorong oleh sentimen positif investment grade, namun disarankan tetap safe trading.  Jangan mengejar saham2 yang terlalu naik tajam dalam waktu singkat, karena biasanya secara short term tidak akan bertahan lama, dan kemungkinan terkena teknikal correction akibat profit taking seperti akhir pekan lalu. Selalu kontrol resiko terutama jika kondisi ekternal menjadi tidak kondusif dan muncul ketidakpastian pada market global. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi bisa dimanfaatkan untuk akumulasi, karena kondisi perekonomian di dalam negeri yang masih bagus terutama setelah mendapatkan kenaikan peringkat dari S&P. Jika terjadi koreksi sehat, lakukan buy on weakness secara bertahap pada saham-saham yang masih berkinerja bagus dan memiliki prospek kinerja cemerlang kedepan.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium.  Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari poissi trading ataupun investasi. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading/investasi, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Join layanan messaging satu arah di Channel Telegram Messenger kami untuk mendapatkan update rekomendasi langsung melalui smartphone Anda. Silahkan download Telegram Messenger di Playstore atau Appstore anda. Temukan kami dengan search: @steptrader

atau…

klik link berikut: https://telegram.me/steptrader

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *