Awal Puasa, IHSG Cenderung Berkonsolidasi

Bursa Wall Street bergerak variatif dan ditutup mendatar pada penutupan perdagangan akhir pekan. Indeks hanya sedikit berubah jelang libur Memorial Day pada awal pekan depan. Investor mencerna data ekonomi utama AS yang bervariasi. Perekonomian AS tumbuh sebesar 1,2% pada kuartal pertama, sementara laporan persediaan barang tahan lama mengalami penurunan. Dow Jones ditutup melemah tipis 2,67 poin (-0,01%) ke level 21.080,28. Sementara S&P 500 naik hanya 0,75 poin (+0,03%) ke level 2.415,82 dan Nasdaq bertambah 4,93 poin (+0,08%) ke 6.210,19. Walaupun hanya naik tipis, namun S&P 500 dan Nasdaq berhasil mencatat rekor penutupan tertingginya. Ketiga bursa saham utama AS berhasil membukukan kenaikan mingguan. Dalam sepekan, Dow Jones naik +1,32%, S&P 500 meningkat +1,43% dan Nasdaq melonjak +2,08%.

Dari dalam negeri, jelang puasa IHSG berhasil rebound dan mengakhiri penurunan 3 hari sebelumnya, dengan mengalami kenaikan 13,382 poin (+0,23%) ke level 5.726,815. Investor asing mencatatkan aksi jual sebesar Rp. 3 miliar di pasar reguler. Dalam sepekan, IHSG terkoreksi akibat aksi ambil untung setelah pada pekan sebelumnya mencatatkan rekor dipicu oleh kenaikan rating dari S&P. Sepanjang pekan IHSG melemah -1,3%, namun demikian investor asing masih membukukan net buy sebesar Rp. 784 milyar di pasar reguler.

Awal pekan lalu, IHSG naik tajam dan hampir mencapai target perkiran kami dalam ulasan pekan lalu di 5875, setelah Indonesia mendapatkan peringkat layak investasi dari S&P. Sempat mencapai highest di level 5.874,439 pada  senin lalu, namun IHSG akhirnya terkoreksi oleh aksi ambil untung. Koreksi IHSG dipengaruhi oleh penurunan rating China oleh Moody’s dari AA3 ke A1, serta rencana The Fed untuk menaikkan tingkat suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Juni mendatang. Namun pada akhir pekan, IHSG berhasil menguat lagi karena faktor technical rebound.

Pekan ini, pergerakan IHSG diperkirakan akan cenderung sideways. Memasuki awal bulan puasa, secara historical IHSG akan cenderung bergerak lebih sepi dari transaksi biasanya.  Secara teknikal, IHSG berada dalam kondisi cukup kondusif dan masih dalam trend yang positif. Meskipun demikian, dalam jangka pendek IHSG cenderung untuk mengalami konsolidasi dalam range yang cukup lebar dikisaran 5577-5875. Indikator teknikal MACD condong untuk bergerak sideways dalam trend turun, tapi masih berada diatas centreline. Kondisi ini menunjukan bahwa IHSG masih berkonsolidasi dalam jangka pendek.

Technically, untuk saat ini saya bagi pergerakan IHSG dalam 2 area range trading, yaitu 5577-5726 dan 5726-5875. Sekarang ini IHSG masih berada dalam area range trading pertama 5577-5726 dan sedang menguji resisten minornya di level 5726. Apabila dapat ditembus, maka IHSG akan bergerak dalam range trading selanjutnya dikisaran 5726-5875. Namun apabila masih belum dapat melewati minor resisten 5726, maka IHSG masih bergerak dalam range trading 5577-5726. Waspadai apabila IHSG gagal bertahan di support 5577, karena akan mengakhiri trend naik jangka pendeknya. Tapi sebaliknya, jika kenaikan IHSG dapat berlanjut dan mampu melewati resisten 5875, maka IHSG akan melanjutkan untuk mencetak rekor baru dan berpotensi menuju target selanjutnya di level 5945.

Untuk pekan ini, seperti biasa memasuki awal bulan, investor akan mencermati rilis data manufaktur dan data inflasi bulan mei. Pada hari rabu akan dirilis data manufaktur yang diperkirakan akan mengalami penurunan ke level 50,8 dari bulan sebelumnya di level 51,2. Pada hari kamis market akan close memperingati hari lahir Pancasila. Sedangkan pada hari jum’at akan dirilis data inflasi bulan mei yang diperkirakan akan berada di kisaran angka 0,2% – 0,25%. Sementara dari luar, beberapa agenda dan data ekonomi penting yang diperkirakan akan menjadi perhatian dari para pelaku pasar adalah:

  • Hari Senin 29 Mei 2017: Pernyataan Ketua ECB Mario Draghi
  • Hari Selasa 30 Mei 2017: Rilis data keyakinan bisnis zona eropa, Rilis data keyakinan konsumen AS
  • Hari Rabu 31 Mei 2017: Rilis data manufaktur China, Rilis data tenaga kerja dan inflasi zona eropa
  • Hari Kamis 1 Juni 2017: Rilis data manufaktur Inggris, Rilis data klaim pengangguran, data manufaktur dan persediaan minyak AS
  • Hari Jum’at 2 Juni 2017: Rilis data keyakinan konsumen Jepang, Rilis data konstruksi Inggris, Rilis data pekerjaan dan neraca perdagangan AS

Untuk pertengahan  pekan ini dimana memasuki awal bulan Juni, cukup banyak data dan agenda ekonomi penting yang akan mewarnai pergerakan market. Data yang paling ditunggu oleh pelaku pasar adalah rilis pekerjaan AS yang akan keluar pada hari Jum’at, dimana data ini akan mempengaruhi keputusan kenaikan Fed rate dalam FOMC tanggal 13-14 Juni mendatang.

Sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. Untuk awal pekan besok, IHSG diperkirakan bergerak bervariasi dalam range terbatas dikisaran 5695-5745. Bagi trader, tetap disarankan untuk safe trading dan selalu kontrol resiko terutama jika kondisi market menjadi tidak kondusif dan muncul ketidakpastian pada pasar. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi bisa dimanfaatkan untuk akumulasi, mengingat kondisi perekonomian dalam negeri yang masih cukup bagus dan kondusif. Jika terjadi koreksi sehat, lakukan buy on weakness secara bertahap pada saham-saham yang masih berkinerja bagus dan memiliki prospek kinerja cemerlang kedepan.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium.  Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading/investasi, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Join layanan messaging satu arah di Channel Telegram Messenger kami untuk mendapatkan update rekomendasi langsung melalui smartphone Anda. Silahkan download Telegram Messenger di Playstore atau Appstore anda. Temukan kami dengan search: @steptrader

atau…

klik link berikut: https://telegram.me/steptrader

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *