IHSG Kembali Mencetak Rekor, Bagaimana Pergerakannya Di Sisa Perdagangan Jelang Akhir Tahun 2017?

Bursa Wall Street ditutup turun tipis jelang libur Natal, didorong sejumlah saham yang melemah, dengan dipimpin oleh saham Nike yang turun 2,5% usai perseroan memprediksi pertumbuhan stagnan pada kuartal IV 2017. Dow Jones turun 28,23 poin (-0,11%) ke level 24.754,06, S&P 500 melemah tipis 1,23 poin (-0,05%) ke posisi 2.683,34 dan Nasdaq tergelincir 5,4 poin (-0,08%) menjadi 6.959,96. Selama sepekan Bursa saham AS menguat di dukung pelaksanaan reformasi pajak AS. RUU pajak telah disetujui, termasuk anggaran pemerintah dalam jangka pendek yang mencegah penutupan operasional pemerintah, menjadi katalis positif pendorong menguatnya ketiga indeks saham utama AS. Dalam sepekan, indeks Dow Jones naik +0,42%, S&P 500 menguat +0,28% dan Nasdaq bertambah +0,34%.

Sementara dari dalam negeri, IHSG menguat 37,62 poin (+0,61%) ke level 6.221,01 dan kembali mencetak rekor tertinggi jelang libur panjang Natal. Investor asing mencatatkan pembelian bersih senilai Rp 27,7 miliar di pasar reguler.  Dalam sepekan, IHSG berhasil naik +1,66% walaupun investor asing membukukan net sell sebesar Rp. 46 miliar di pasar reguler.

Laju IHSG tak terbendung dan kembali mencetak rekor tertinggi dengan menembus keatas level psikologis 6.200 jelang libur Natal 2017. Penguatan IHSG tersebut didorong oleh Fitch Ratings yang kembali menaikkan peringkat utang Indonesia menjadi BBB  dengan outlook stabil dari BBB- dengan outlook positif. Fitch menaikkan peringkat Indonesia berdasarkan pengamatan terhadap menguatnya ketahanan ekonomi Indonesia dalam menghadapi sektor eksternal. Kondisi ini mencerminkan fundamental ekonomi Indonesia yang stabil.

Untuk pekan ini, IHSG diperkirakan masih bisa menguat. Namun dengan tinggal menyisakan tiga hari perdagangan di tahun ini, diperkirakan kenaikannya akan terbatas. Secara teknikal, kondisi IHSG terlihat masih dalam fase bullish, dengan bergerak naik di dalam uptrend channelnya setelah kembali mencetak rekor penutupan tertinggi. Indikator teknikal MACD masih bergerak naik diatas centreline, mengindikasikan bahwa IHSG masih bergerak dalam trend positif dan berpeluang melanjutkan fase uptrend jangka pendeknya.  Untuk pekan ini diperkirakan IHSG akan bergerak dalam rentang kisaran support 6118 dan resisten di 6270.

Dengan tinggal tiga hari perdagangan di tahun ini, serta tidak terlalu banyak data dan kejadian ekonomi penting baik dari dalam maupun luar negeri, maka IHSG kemungkinan akan cenderung bergerak sideways. Kemungkinan market akan berjalan relatif sepi dengan volume transaksi yang rendah mengingat banyak pelaku pasar yang sudah berlibur jelang akhir tahun. IHSG diperkirakan akan berkonsolidasi dalam rentang terbatas dan tidak banyak pergerakan.

Untuk pekan ini tidak ada data penting dari dalam negeri. Sementara dari luar negeri, agenda dan kejadian ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari para pelaku pasar, diantaranya adalah:

  • Hari Selasa 26 Desember 2017: Rilis data inflasi dan tingkat pengangguran Jepang, Kebijakan moneter dan pernyataan Gubernur BOJ Kuroda.
  • Hari Rabu 27 Desember 2017 : Rilis data keyakinan konsumen AS
  • Hari Kamis 28 Desember 2017: Rilis data klaim pengangguran dan persediaan minyak AS

Sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. Walaupun market cenderung sepi karena banyaknya pelaku pasar yang berlibur, namun bisa trading pada saham-saham tertentu. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap pada saham-saham tertentu yang masih memiliki kinerja cukup baik. Jika terjadi koreksi, bisa melakukan buy on weakness pada saham-saham yang masih berkinerja bagus.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium.  Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading/investasi, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Join layanan messaging satu arah di Channel Telegram Messenger kami untuk mendapatkan update rekomendasi langsung melalui smartphone Anda. Silahkan download Telegram Messenger di Playstore atau Appstore anda. Temukan kami dengan search: @steptrader

atau…

klik link berikut: https://telegram.me/steptrader

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *