INCO Selloff Overdone, Time To Rebound?

INCO terus tertekan sejak rilis kinerja keuangan full year 2017 pada akhir bulan Februari lalu. Meski pendapatan naik hingga US$ 629,33 juta di periode hingga 31 Desember 2017, dibandingkan US$ 584,14 juta di periode sama tahun 2016. Namun INCO menderita rugi bersih sebesar US$ 15,27 juta, usai meraih laba bersih US$ 1,90 juta hingga Desember tahun sebelumnya.  Turunnya kinerja INCO di tahun 2017, disebabkan oleh menurunnya produksi nickel perusahaan jika dibandingkan tahun sebelumnya. Tapi apabila kita perhatikan laba dari kwartal per kwartal, sejatinya kinerja INCO terus mengalami perbaikan (improve). Sejak Q3/2017 kinerja semakin membaik dengan mencatatkan laba bersih. Dan kinerja Q4/2017 laba bersih kembali meningkat jika dibandingkan dengan Q3/2017.

Membaiknya kinerja INCO di Q4/2017, tidak lepas dari membaiknya harga rata-rata komoditas nickel di periode tersebut. Jika kita perhatikan chart nickel diatas, terlihat bahwa komoditas ini sedang dalam trend naik. Setelah berhasil rebound dari support yang sebelumnya merupakan resistance dari up trend channelnya dikisaran US$ 12.790, nickel masih berpeluang melanjutkan kenaikannya menuju target dikisaran US$ 15.900.

Dengan membaiknya kinerja INCO dan harga nickel yang masih cenderung naik (akhir pekan kemaren rebound dengan naik +4,64% di angka US$ 13.820), maka koreksi saham ini diperkirakan sudah terbatas.  Technically, INCO masih bergerak di dalam up trend channelnya dan saat ini sedang menguji area support channel tersebut. Pola bullish reversal hammer candlestick pattern yang terbentuk di posisi support mengindikasikan adanya potensi pembalikan arah. Indikator teknikal Stochastic yang telah golden cross di oversold area, menunjukan peluang terjadinya reversal. Selama bergerak di dalam up trend channelnya, INCO masih cenderung bergerak naik. Target rebound terdekat dikisaran 3080-3110. Apabila berlanjut, maka INCO berpeluang menuju target selanjutnya dikisaran 3430-3450, dengan minor target di gap 3270-3300.

Rekomendasi: Buy. Stoploss jika gagal bertahan dan close di bawah 2940.

Ingin bergabung menjadi member premium kami dapat melihatnya infonya disini: http://step-trader.com/member-area/

Join our FREE Channel telegram at: https://telegram.me/steptrader

Disclaimer ON

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *