Read more

Terus Tertekan, Berapa Target Penurunan TINS?

Setelah gagal menembus keatas garis neckline, saham TINS kembali turun dan terus bergerak melemah. Pelemahan TINS ini telah mengkonfirmasi terbentuknya pola bearish reversal head & shoulder. Target pelemahan terdekat di 875 telah di lewati, dan saat ini TINS menuju target dari pola head & shoulder di level 700, dengan minor target di 760. Indikator teknikal […]

Read more

EXCL: Time To Move On

EXCL berhasil menembus keatas down trend resistance line dan berpeluang untuk bergerak menguat. Saat ini EXCL bergerak naik di dalam uptrend chanel jangka pendeknya. Indikator teknikal MACD bergerak naik diatas centreline, mengindikasikan bahwa saham ini masih bergerak positif. Jika EXCL dapat bertahan di dalam uptrend channelnya, maka saham ini berpeluang menguat menuju target terdekat di […]

Read more

BBTN: Still Under Downside Pressure

BBTN melemah dengan bergerak turun menjebol area support kuat dikisaran 2630. Pelemahan ini mengkonfirmasi berlanjutnya trend bearish saham ini, dan membuka potensi untuk turun menuju target pelemahan di 2390, dengan target selanjutnya di level 2240. Namun koreksi yang telah berlangsung dalam 6 hari berturut-turut membuka potensi untuk terjadinya rebound sesaat. Indikator teknikal MACD yang death […]

Read more

ESSA: Signs Of Moving Up

Saham ESSA merupakan salah satu saham yang masih mampu bertahan diatas garis MA 200 nya. Saat ini ESSA sedang mencoba kembali untuk bergerak menguat, dan mencoba menembus keatas down trend resistance linenya dikisaran 316-324. Apabila ESSA mampu melewati resistance tersebut, maka saham ini akan mulai bergerak naik dengan target menuju 404-416, dan minor target di […]

Read more

Pasca Libur Panjang Lebaran, IHSG Kembali Downtrend

Bursa Wall Street ditutup bervariasi pada penutupan perdagangan akhir pekan. Indeks Dow Jones mampu menguat dan mengakhiri penurunan 8 hari berturut-turut, didorong oleh kenaikan saham-saham di sektor energi. Harga minyak mentah AS ditutup naik 4,6% ke level USD 68,58/barel dan harga minyak Brent naik 3,4% menjadi USD 75,55/barel. Kenaikan ini terjadi setelah kesepakatan OPEC untuk […]

Read more

BMRI: Still Under Pressure?

Gagal menembus keatas resistance down trend line (garis warna merah), BMRI kembali berkonsolidasi dalam jangka pendek dikisaran area support 6500-6525 dan resistance dikisaran 7475-7500. Ketidakmampuan BMRI melewati resistance level 7500, menjadikan saham ini belum berhasil kembali bergerak dalam trend naik. Indikator teknikal MACD yang telah death cross mengindikasikan kecenderungan saham ini untuk bergerak negatif dalam […]

Read more

ADRO: Continue To Rebound?

ADRO masih mencoba untuk melanjutkan reboundnya. Apabila dapat menembus keatas 2070, maka ADRO akan mengakhiri trend penurunannya dan berpeluang menguat menuju target dikisaran 2290-2300, dengan minor target di 2210. Indiaktor teknikal MACD yang cross up keatas centreline mengindikasikan bahwa saham ini sedang bergerak positif dalam jangka pendek. Rekomendasi: Hold bagi yang membeli sesuai rekomendasi pada […]

Read more

Selloff Overdone, BBRI Ready To Move Forward?

BBRI berkonsolidasi pasca rebound dari level 2720 ke 3290 pada akhir bulan kemaren. Jika mampu menembus keatas garis neckline resistance di level 3290, maka BBRI berpotensi mengakhiri penurunannya dengan membentuk bullish reversal inverted head & shoulder pattern. Indikator teknikal MACD bergerak naik mendekati centreline, mengindikasikan bahwa saham ini sedang bergerak positif. Apabila dapat melewati resistance […]

Read more

TLKM: Time To Move On?

Rebound saham TLKM untuk sementara ini tertahan di area resistance penting, yang dulunya merupakan area support kuat sebelum di break down dikisaran 3880-3920. Untuk dapat mengakhiri trend penurunannya, maka TLKM harus mampu menembus resistance tersebut, serta wajib mampu bertahan di atasnya. Apabila saham ini dapat menerobos keatas resistance tersebut, maka TLKM berpotensi menuju target terdekat […]

Read more

Mampukah TINS Kembali Menguat?

TINS saat ini sedang berkonsolidasi dan mencoba bertahan di atas garis MA 200. Untuk dapat keluar dari area konsolidasinya, maka TINS harus dapat melewati area resistance dikisaran 995-1020. Nantinya apabila saham ini dapat menerobos keatas 1020, maka TINS berpeluang menuju target di area gap atas dikisaran 1090-1100, yang juga merupakan area down trend resistance linenya. […]