IHSG Rebound Dalam Tren Turun, Tetap Hati-Hati

Bursa Wall Street ditutup menguat pada perdagangan akhir pekan, didorong oleh kenaikan saham Nike Inc sebesar 11,1% menjadi USD 79,68/saham. Ini kenaikan harga saham terbesar dalam satu hari yang dipernah dialami Nike dalam hampir 4 tahun dan menjadi pendorong utama bagi penguatan Dow Jones dan S&P. Dow Jones naik 55,36 poin (+0,23%) menjadi 24.271,41, S&P 500 meningkat tipis 2,06 poin (+0,08%) menjadi 2,718.37 dan Nasdaq bertambah 6,62 poin (+0,09%) menjadi 7.510,30. Dalam sepekan, ketiga indeks saham AS mengalami koreksi yang cukup dalam, dengan Dow Jones turun -1,26%, S&P terkoreksi -1,33% dan Nasdaq anjlok -2,37%. Secara kuartalan bursa saham AS berhasil menguat, terdorong oleh sektor saham energi yang mencatatkan kenaikan terbesar seiring melonjaknya harga minyak sepanjang kuartal kedua 2018 dan diikuti oleh sektor saham teknologi dan konsumen karena mencatatkan keuntungan solid, lalu diikuti sektor saham properti dan utilitas. Sepanjang kuartal kedua 2018, Dow Jones naik +0,7%, S&P 500 menguat +2,94% dan Nasdaq melompat +6,33%.

Dari dalam negeri, IHSG bergerak menguat di akhir pekan, naik 131,91 poin (+2,33%) ke posisi 5.799,23, dengan investor asing membeli saham senilai Rp 263 miliar di pasar reguler. Kenaikkan suku bunga acuan atau 7 days reverse repo rate sebesar 50 bps oleh BI ke level 5,25%, menjadi obat kuat sementara yang menenangkan rupiah dan memberi sentimen positif ke IHSG. Walaupun rebound cukup tinggi di akhir pekan, namun IHSG masih mencatatkan penurunan tipis sepanjang pekan lalu, terkoreksi -0,39% dengan investor asing melakukan aksi jual di pasar reguler sekitar Rp. 1,8 triliun.

Sempat anjlok hingga ke level 5.661, akhirnya IHSG berhasil berbalik arah jelang akhir pekan. Banyaknya sentimen negatif baik dari dalam dan luar negeri yang terus medera pasar, membuat IHSG cenderung tertekan pada pekan lalu. Dimulai dari awal pekan, dimana neraca perdagangan kembali mengalami defisit yang cukup besar. Kondisi ini membuat nilai tukar rupiah mengalami tekanan. Di pertengahan pekan, memanasnya perang dagang antara AS dan China yang membuat China melemahkan mata uang Yuan dan memulai “currency war” membuat tekanan pada rupiah semakin berat. Bahkan rupiah sempat melemah menembus level 14.400/US$, sehingga kondisi ini memaksa BI menaikan suku bunga acuan repo 7 hari secara agresif sebesar 50 bps menjadi 5,25% pada akhir pekan. Kebijakan ini berhasil meredam sementara tekanan pada rupiah dan membuat IHSG berhasil rebound.

Walaupun rebound tajam, namun kondisi IHSG masih belum keluar dari trend penurunannya. Secara teknikal IHSG masih berada di fase downtrend, sehingga penguatan kemaren untuk sementara hanya dianggap sebagai rebound dalam trend turun. IHSG belum dapat keluar dari trend bearish yang terbentuk sejak akhir februari 2018. Technically, kondisi IHSG terpantau masih tidak terlalu kondusif. Indikator teknikal MACD masih bergerak negatif di bawah centreline, mengindikasikan bahwa IHSG masih berada di fase pelemahan dalam jangka pendek. Dari chart terlihat bahwa pola pergerakan IHSG diperkirakan akan bergerak di area support 5.661. Semenatara untuk resistancenya berada di kisaran area gap atas 5.947-5.987, yang juga merupakan kisaran down trend resistance linenya.

Untuk pekan ini, seperti biasa di awal bulan, pelaku pasar akan mencermati data manufaktur dan inflasi bulan Juni 2018. Diperkirakan inflasi bulan Juni 2018 sekitar 0,41% (mom) atau 2,94% (yoy). Sedangkan di akhir pekan, akan diumumkan data cadangan devisa bulan Juni. Sementara dari luar negeri, data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari para pelaku pasar pada pekan ini, diantaranya adalah:

  • Senin 2 Juli 2018 : Rilis data manufaktur China, Rilis data manufaktur Inggris, Rilis data tingkat pengangguran Zona Euro, Rilis data manufaktur AS
  • Selasa 3 Juli 2018 : Kebijakan suku bunga Australia, Rilis data konstruksi Inggris
  • Rabu 4 Juli 2018 : Rilis data perdagangan dan data penjualan ritel Australia, Rilis data sektor jasa Inggris
  • Kamis 5 Juli 2018: Pernyataan Gubernur BOE Carney, Rilis data pekerjaan ADP, sektor jasa dan persediaan cadangan minyak AS, Laporan Meeting The Fed
  • Jum’at 6 Juli 2018: Rilis data neraca perdagangan, dan data pekerjaan AS

Dari data diatas, yang menjadi perhatian utama pelaku pasar adalah laporan meeting The Fed dan data pekerjaan AS. Karena kedua data tersebut akan menjadi petunjuk berapa kali kenaikan fed rate hingga akhir tahun nanti. Untuk awal pekan besok, IHSG berpeluang melanjutkan reboundnya walaupun terbatas. Candle terakhir cukup lumayan membentuk Marubozu, dengan body naik dan shadow pendek sehingga mengindikasikan kekuatan naik. Namun mengingat IHSG masih belum kembali dalam trend bullish, maka kemungkinan kenaikan hanya sementara, dan IHSG akan bergerak secara kondolidasi setelah rebound tajam.

Untuk itu tetap disarankan waspada, mengingat IHSG masih dalam fase downtrend dan masih banyak sentimen negatif baik dari internal maupun ekternal. Terlebih lagi jika IHSG kembali tertekan dan turun di bawah 5.661, maka IHSG berpotensi menuju 5.500. Disarankan tetap safe trading dan selalu kontrol resiko sesuai dengan trading plans yang telah dibuat, terutama jika kondisi market kembali tidak kondusif serta ketidakpastian di pasar kembali meningkat. Sementara bagi investor, apabila terjadi koreksi massive bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap, karena dalam jangka panjang pasar saham akan selalu naik setelah mencapai keseimbangannya. Apabila terjadi koreksi tajam, bisa dimanfaatkan untuk melakukan buy on weakness, terutama pada saham-saham yang masih memiliki kinerja bagus dan prospek kedepan yang cerah.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium.  Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading/investasi, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Ingin bergabung menjadi member premium kami dapat melihatnya infonya disini: http://step-trader.com/member-area/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *