Keluar Dari Fase Downtrend, IHSG Berpeluang Menembus Keatas Level 6.000 Lagi

Bursa wall street berakhir melemah pada akhir pekan, terbebani oleh penurunan saham Intel -8,6% dan Twitter -20,5% yang disebabkan oleh kinerja tak sesuai harapan. Pelemahan ini terjadi di tengah ekonomi AS tumbuh kuat pada kuartal II 2018. Tercatat ekonomi AS tumbuh 4,1%, yang merupakan pertumbuhan tercepat sejak kuartal III 2014. Dow Jones turun 76,01 point (-0,3%) menjadi 25.451,06, S&P 500 terkoreksi 18.62 point (-0,66%) menjadi 2.818,82 dan Nasdaq anjlok 114.77 point (-1,46%) ke level 7.737,42. Dalam sepekan Bursa Saham AS berakhir bervariasi, dengan Dow Jones dan S&P 500 berhasil menguat masing-masing +1,57% dan +0,61%, karena didukung perkembangan menjanjikan dari hubungan dagang AS dengan Uni Eropa. Sedangkan Nasdaq melemah -1,06% karena saham-saham sektor teknologi yang berguguran.

Sementara dari dalam negeri, IHSG berhasil menguat 43 poin (+0,72%) ke posisi 5.989,13 pada akhir pekan. Investor asing mencatatkan net buy dengan membeli saham senilai Rp 233 miliar di pasar reguler. IHSG mampu menguat selama sepekan, dengan mencatatkan kenaikan sebesar +1,98%. Aksi beli investor asing menopang IHSG, dengan mencatatkan net buy senilai Rp. 1,64 triliun di pasar regular dalam sepekan.

Sepanjang perdagangan pekan lalu, IHSG terus membukukan penguatan didorong oleh kinerja laporan keuangan kuartal II 2018 yang positif dan aksi beli investor asing. Bahkan IHSG telah mencatatkan penguatan menjadi hari ke-6 berturut-turut. Sentimen eksternal turut mendorong penguatan IHSG diantaranya adalah meredanya tensi perang dagang. AS dengan Uni Eropa sepakat untuk menunda tarif lebih lanjut. Selain itu, AS juga mulai memberikan kelonggaran terkait tarif impor bagi barang-barang China. Disisi lain, nilai tukar rupiah juga mulai terlihat bertenaga dengan bergerak menguat perlahan, membuat investor pede untuk masuk ke pasar saham.

Penguatan IHSG yang memasuki hari ke-6 berturut-turut, membuatnya mendekati level 6.000 lagi.  Secara teknikal IHSG sudah mengakhiri fase down trend setelah berhasil lepas dari downtrend line. Tidak hanya itu, IHSG pada akhir pekan kemaren juga berhasil ditutup di atas resistance gap 5.987.

Keberhasilan IHSG ditutup diatas resistance gap 5.987, membuatnya terlihat makin kondusif. Indikator teknikal MACD masih bergerak naik dan berhasil cross up keatas centreline, mengindikasikan bahwa IHSG masih cenderung bergerak positif dalam jangka pendek. Untuk support IHSG saat ini berada di level 5.840. Diperkirakan IHSG akan menguji level psikologis 6.000 dan akan melewatinya. Jika telah berhasil melewati level psikologis 6.000, maka IHSG berpotensi menguji area resisance di 6.116 dan garis MA 200 nya yang saat ini berada di level 6.140. Penembusan ke atas garis MA 200, akan mengkonfirmasi bahwa IHSG telah kembali ke fase up trend.

Dengan menyisakan 2 hari sebelum batas akhir pelaporan normal di akhir bulan Juli, maka pelaku pasar akan mencermati laporan kinerja keuangan emiten kuartal II-2018 yang bakal banyak dirilis. Selain itu seperti biasa, memasuki awal bulan Agustus, investor juga tengah menunggu rilis data ekonomi seperti inflasi dan manufaktur bulan Juli pada hari rabu. BI memperkirakan inflasi Juli 2018 sebesar 0,25% dan 3,16% secara year on year. Sementara dari luar negeri, data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari para pelaku pasar pada pekan ini, diantaranya adalah:

  • Selasa 31 Juli 2018 : Rilis data tingkat pengangguran Jepang, Kebijakan Suku bunga dan Konferensi Pers BOJ, Rilis data tingkat pengangguran, data inflasi dan GDP kuartal kedua zona eropa, Rilis data keyakinan konsumen AS
  • Rabu 1 Agustus 2018 : Rilis data caixin manufaktur China, Rilis data manufaktur Inggris, Rilis data pekerjaan ADP, data manufaktur dan persediaan minyak AS
  • Kamis 2 Agustus 2018 : Kebijakan suku bunga AS dan pernyataan The Fed, Rilis data perdagangan Australia, Rilis data konstruksi Inggris, Kebjakan suku bunga Inggris, Pernyataan Gubernur BOE Carney
  • Jum’at 3 Agustus 2018 : Rilis data ritel Australia, Rilis data sektor jasa Inggris, Rilis data pekerjaan dan sektor jasa AS

Untuk sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. IHSG masih berpeluang naik di awal pekan dan diperkirakan akan melewati level psikologis 6.000, dengan didorong oleh rilis laporan keuangan kuartal II-2018 yang cenderung positif. Dorongan aksi beli investor asing dan sedikit meredanya kekhawatiran perang dagang, serta menguatnya rupiah, masih akan membawa angin segar bagi laju IHSG. Namun penguatan IHSG yang telah memasuki hari ke-6 berturutan akan membuka peluang terjadinya aksi profit taking. Selain itu pelaku pasar juga tengah mengamati hasil FOMC pada pertengahan pekan, terkait kebijakan suku bunga The Fed. Diperkirakan The Fed masih akan menahan suku bunga acuannya pada pertemuan ini dan baru akan menaikan pada pertemuan bulan September nanti.

Walaupun sentimen terlihat mulai positif, namun tetap disarankan safe trading. Selalu kontrol resiko sesuai dengan trading plans yang telah dibuat, karena kondisi market bisa berubah. Bayangan perang dagang belum sepenuhnya hilang dan sewaktu-waktu bisa muncul ketidakpastian di pasar. Terus cermati arah perkembangan pasar. Sementara bagi investor, apabila terjadi koreksi massive bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap, karena dalam jangka panjang pasar saham akan selalu naik setelah mencapai keseimbangannya. Apabila terjadi koreksi tajam, bisa dimanfaatkan untuk melakukan buy on weakness, terutama pada saham-saham yang masih memiliki kinerja bagus dan prospek kedepan yang cerah.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium.  Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading/investasi, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Ingin bergabung menjadi member premium kami dapat melihatnya infonya disini: http://step-trader.com/member-area/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *