Pasca Kenaikan BI Rate, IHSG Berpeluang Kembali Naik Ke Level 6.000

Bursa Wall Street berakhir mixed dan cenderung mendatar pada akhir pekan yang juga merupakan perdagangan terakhir bulan September. Kenaikan saham Intel dan perusahaan real estate mengimbangi penurunan saham Facebook, setelah jaringan media sosial tersebut menemukan ada masalah keamanan yang berimbas pada 50 juta penggunanya. Dow Jones ditutup naik tipis 18,38 poin (+0,07%) ke posisi 26.458,31 poin, S&P 500 turun tipis 0,02 poin (-0.0%) ke level 2,913.98, sedangkan Nasdaq bertambah 4,38 poin (+0,05%) menjadi 8.046,35. Seiring berakhirnya kuartal ketiga, investor akan mulai fokus pada laporan keuangan perusahaan yang akan keluar dalam beberapa minggu ke depan. Dalam sepekan, Bursa saham AS berakhir bervariasi, dengan Dow Jones turun -1,07%, dan S&P 500 melemah -0,54%, sedangkan Nasdaq menguat +0,74%.

Sementara dari dalam negeri, IHSG naik 47,33 poin (+0,80%) ke posisi 5.976,55 pada akhir pekan. Investor asing mencatatkan net buy dengan melakukan beli saham senilai Rp 714 miliar di pasar regular. Selama sepekan IHSG melanjutkan penguatannya menjadi 3 pekan berturut-turut dengan mencatatkan kenaikan +0,32%, didorong oleh aliran dana net buy asing sebesar Rp 1,08 triliun di pasar reguler dalam sepekan.

Sesuai analisa pekan sebelumnya, IHSG dibuka melemah di awal pekan dan berakhir menguat pada akhir pekan kemaren. Sepanjang pekan lalu, laju pergerakan IHSG dipengaruhi oleh keputusan kenaikan suku bunga The Fed dan diikuti oleh kenaikan BI rate, serta aksi window dressing sebagai akhir dari kuartal ketiga tahun ini. Stabilitas nilai tukar rupiah setelah BI menaikkan suku bunga cuan sebesar 25 bps, diyakini akan mengurangi dampak dari capital outflow akibat dari kenaikan Fed Rate. Pelaku pasar mengapresiasi kebijakan yang diambil oleh BI adalah upaya untuk menjaga volatilitas agar pelemahan rupiah bisa diredam, sehingga memberi sentimen positif pada penguatan IHSG di akhir pekan lalu.

Walaupun berhasil menguat sepanjang pekan lalu, namun secara teknikal kondisi IHSG masih sama dengan pekan sebelumnya. IHSG masih bergerak dalam fase sideways jangka menengah, namun tetap bergerak uptrend dalam jangka pendek setelah berhasil melewati resistance 5.975 di akhir pekan kemaren. Kondisi ini membuka ruang bagi IHSG untuk terus melanjutkan kenaikannya menuju area resistance konsolidasi jangka menengah dikisaran 6.085-6.117 kembali.

Indikator teknikal MACD cenderung bergerak naik dan berpotensi untuk cross up ke atas centreline, mengindikasikan kecenderungan IHSG untuk bergerak naik menuju resistance 6.085-6.117 semakin terbuka lebar. Jika nantinya IHSG dapat menerobos keatas resistance 6.117, maka IHSG akan mengakhiri trend sideways jangka menengahnya dan memulai fase uptrend (bullish) dengan potensi menuju target di level 6.350. Sementara untuk support terdekat IHSG pekan ini berada di level 5.850, dengan support selanjutnya di level 5.781.

Memasuki awal bulan, seperti biasa pergerakan IHSG akan dipengaruhi oleh data-data makroekonomi domestik, diantaranya data manufaktur dan inflasi bulan September yang akan dirilis pada awal pekan besok. BI memperkirakan pada September 2018 akan kembali terjadi deflasi sebesar 0,04%. Sedangkan pada hari Jum’at akhir pekan, pelaku pasar akan mencermati rilis data cadangan devisa akhir September 2018. Diharapkan data makroekonomi Indonesia yang akan dirilis masih terjaga dengan baik dan tetap stabil, sehingga dapat memberi sentimen positif bagi IHSG. Sementara dari luar negeri, data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari para pelaku pasar pada pekan ini, diantaranya adalah:

  • Senin 1 Oktober 2018 : Rilis data tingkat pengangguran zona eropa, Rilis data manufaktur Inggris, Rilis data manufaktur AS
  • Selasa 2 Oktober 2018 : Kebijakan suku bunga RBA Australia, Rilis data keyakinan konsumen Jepang, Pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell
  • Rabu 3 Oktober 2018 : Rilis data sektor jasa Inggris, Rilis data pekerjaan ADP dan sektor jasa AS, Pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell
  • Kamis 4 Oktober 2018: Rilis data perdagangan Australia
  • Jum’at 5 Oktober 2018 : Rilis data penjualan ritel Australia, Rilis data perdagangan dan pekerjaan AS

Sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. Meredanya kekhawatiran perang dagang dan sudah adanya kepastian dari kenaikan fed rate akan membuat market sedikit tenang. Pergerakan IHSG pekan ini akan ditentukan oleh rilis data makro ekonomi dan pergerakan nilai tukar rupiah. IHSG pada minggu ini ada kemungkinan masih berpotensi bergerak menguat, dan berpeluang besar mencoba menguji level psikologis 6.000. Jika tembus level 6.000, IHSG berpotensi menguji area resistance kuat konsolidasinya dikisaran 6.085-6.117. Apabila resistance tersebut dapat dilewati dengan mantap, maka IHSG akan masuk kembali ke fase bullish.

Namun demikian, tetap disarankan safe trading, karena bagaimanapun market bisa bergejolak sewaktu-waktu. Selalu kontrol resiko sesuai dengan trading plans yang telah dibuat dan terus cermati arah perkembangan pasar. Hati-hati apabila pasar kembali mengalami ketidakpastian dan kondisi market menjadi tidak kondusif. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi massive bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap dengan melakukan buy on weakness, terutama pada saham-saham yang masih memiliki kinerja bagus dan prospek kedepan yang cerah.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium.  Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading/investasi, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Ingin bergabung menjadi member premium kami dapat melihatnya infonya disini: http://step-trader.com/member-area/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *