Masih Berkonsolidasi, IHSG Menunggu Kinerja Keuangan Emiten Kuartal III 2018

Bursa Wall Street ditutup bervariasi pada akhir pekan. Dow Jones  menguat 64,89 poin (+0,26%) menjadi 25.444,34, S&P 500 melemah tipis  1 poin (-0,04%) ke level 2.767,78, dan Nasdaq turun 36,11 poin (-0,48%) ke posisi 7.449,03. Pasar saham AS masih tertekan oleh sentimen  kekhawatiran kenaikan suku bunga dan ketegangan perang dagang yang bakal menghambat pertumbuhan ekonomi. Beruntung laporan kinerja keuangan emiten yang cukup kuat mampu menahan pasar saham AS dari koreksi lanjutan yang lebih dalam. Procter & Gamble Co melaporkan pendapatan yang lebih tinggi dari perkiraan, sehingga sahamnya melonjak +8,8% dan berhasil mengangkat indeks Dow Jones bertahan di teritori positif. Selama sepekan bursa wall street ditutup variatif, dengan Dow Jones berhasil menguat +0,41%, S&P 500 naik tipis +0,02%, sedangkan Nasdaq turun -0,64%.

Sementara dari dalam negeri, IHSG berakhir melemah 7,9 poin (-0,14%) menjadi 5.837,29 di akhir pekan. Investor asing mencatatkan net sell dengan menjual saham senilai Rp 306 miliar di pasar regular.  Sepanjang pekan lalu, IHSG berhasil menguat +1,45% dan diikuti dengan net buy investor asing sebesar Rp 805 miliar di pasar regular dalam sepekan.

IHSG berhasil menguat di tengah pergerakan mayoritas bursa saham dunia yang cenderung tertekan dan bergerak variatif pada pekan lalu. Walaupun masih dibayangi oleh berbagai sentimen negatif ekternal, seperti hasil notulensi rapat The Fed yang cenderung “hawkish” mengenai kenaikan suku bunga acuan AS, penurunan pertumbuhan ekonomi China pada kuartal ketiga, polemik anggaran Italia yang dikhawatirkan dapat mengancam perekonomian Uni Eropa, serta renggangnya hubungan antara AS dengan Arab Saudi perihal pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi, tapi hal ini tidak mempengaruhi laju pergerakan IHSG. Penguatan IHSG ditopang oleh surplus neraca dagang USD 230 juta pada September, dimulainya rilis kinerja laporan keuangan emiten kuartal ketiga dan stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sepanjang pekan lalu. Pelaku pasar mengapresiasi stabilitas fundamental makroekonomi domestik sehingga membuat pergerakan IHSG relatif menguat.

IHSG masih akan kembali mencoba untuk menguat pada pekan ini. Ekspektasi perbaikan kinerja keuangan kuartal III 2018 dari sebagian emiten yang akan merilis laporan keuangannya di pekan ini, akan menopang laju pergerakan IHSG. Secara teknikal IHSG terlihat masih masuk di fase downtrend dalam jangka pendek. IHSG belum dapat menguat menembus down trend resistance line dikisaran 5.900 dan masih berada di bawah resistance level 5.975, sehingga terlihat masih cenderung bergerak dalam pola turun. Indikator teknikal Stochastic masih bergerak naik, sedangkan MACD telah golden cross tapi masih di bawah centreline, sehingga mengindikasikan IHSG masih masuk fase konsolidasi dalam jangka pendek. Diperkirakan IHSG di minggu ini akan bergerak dalam rentang kisaran area trading 5.680-5.975.

Perlu dicermati, bahwa selama IHSG belum dapat menembus down trend resistance line dikisaran level 5.900, dan masih berada di bawah resistance level 5.975, maka IHSG masih akan berkonsolidasi dan cenderung bergerak melemah dalam jangka pendek. Sedangkan untuk awal pekan besok, IHSG diperkirakan akan bergerak variatif cenderung melanjutkan konsolidasinya dikisaran area support 5.792 dan resistance di 5.870.

Pekan ini pelaku pasar akan mencermati pertemuan RDG BI pada hari selasa yang diperkirakan masih akan menahan suku bunga acuannya tetap di level 5,75%. Sementara dari luar negeri, data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari para pelaku pasar pada pekan ini, diantaranya adalah:

  • Selasa 23 Oktober 2018 : Rilis data keyakinan konsumen zona eropa, Pernyataan Gubernur Bank Sentral Inggris (BOE) Carney
  • Rabu 24 Oktober 2018 : Rilis data penjualan rumah baru dan persedian cadangan minyak AS
  • Kamis 25 Oktober 2018 : Kebijakan suku bunga dan konferensi pers ECB, Rilis data durable goods orders AS
  • Jum’at 26 Oktober 2018 : Rilis data GDP AS, Pernyataan Ketua ECB Mario Draghi

Sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. IHSG di minggu ini kemungkinan masih berpotensi melanjutkan konsolidasinya dengan mencoba melanjutkan penguatan, walau kemungkinan masih terbatas. Level resistance terdekat IHSG berada di kisaran 5.900-5.975. Jika berhasil diterobos dengan mantap, maka IHSG berpeluang untuk melanjutkan penguatan untuk mencoba level resistance kuat konsolidasinya dikisaran 6.086-6.117. Namun selama IHSG belum dapat melewati resistance 5.900-5.975, IHSG berpotensi mencoba lagi level support 5.680-5.621 apabila kembali bergerak turun.

Untuk itu, tetap disarankan safe trading, karena mengingat masih  banyaknya sentimen negatif dari ekternal. Selalu kontrol resiko sesuai dengan trading plans yang telah dibuat dan terus cermati arah perkembangan pasar. Hati-hati apabila pasar mengalami ketidakpastian dan kondisi market kembali tidak kondusif. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi massive bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap dengan melakukan buy on weakness, terutama pada saham-saham yang masih memiliki kinerja bagus dan prospek kedepan yang cerah.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium.  Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading/investasi, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Ingin bergabung menjadi member premium kami dapat melihatnya infonya disini: http://step-trader.com/member-area/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *