Masih Bergerak Kondusif, IHSG Akan Mencoba Menguat Di Awal Tahun

Diwarnai oleh perdagangan yang bergerak volatile dan cenderung bergejolak, Bursa Wall Street pada akhir pekan lalu akhirnya ditutup bervariasi. Jelang akhir tahun, pelaku pasar akan mencermati dan fokus pada rilis data ekonomi AS pekan depan, khususnya data manufaktur dan tenaga kerja. Dow Jones ditutup turun 76,42 poin (-0,33%) ke level 23.062,40, S&P 500 kehilangan 3,09 poin (-0,12%) ke posisi 2.485,74, sedangkan Nasdaq berhasil naik tipis 5,03 poin (+0,08%) menjadi 6.584,52. Dalam sepekan, Bursa saham AS berhasil rebound setelah terus tertekan selama 3 pekan sebelumnya, dengan Dow Jones  berhasil naik +2,75%, S&P 500 menambahkan +2,86%, dan Nasdaq menguat +3,97%.

Dari dalam negeri, IHSG menguat tipis 3,85 poin (+0,06%) ke level 6.194,499 pada akhir pekan, yang sekaligus merupakan penutupan perdagangan saham tahun 2018. Investor asing melakukan aksi beli dengan mencatatkan net buy sebesar Rp 379 miliar di pasar regular. Selama sepekan terakhir di Desember 2018 IHSG berhasil naik +0,50%, dengan disertai oleh net buy asing sebesar Rp. 596 miliar di pasar reguler. Sementara untuk sepanjang bulan Desember, IHSG berhasil menguat sebesar 2,28% meskipun investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 5,65 triliun.

Meski sepanjang tahun 2018 IHSG terkoreksi -2,54%, tapi hingga akhir pekan lalu kinerja IHSG berada di peringkat ke-8 terbaik di dunia dan nomor 2 di Asia dibawah India. Sementara itu aksi jual investor asing mencapai Rp 45,65 triliun di pasar reguler pada 2018. Berikut kinerja indeks acuan pasar saham dunia hingga akhir pekan lalu 28 Desember 2018:

Pada minggu lalu yang merupakan perdagangan terpendek pada bulan desember, IHSG bergerak relatif datar, namun berhasil ditutup menguat tipis. IHSG dibuka dengan pelemahan setelah libur Natal, tapi berhasil menguat di sisa 2 hari perdagangan terakhir, seiring dengan mulai reboundnya bursa saham global jelang penutupan perdagangan akhir tahun.

Secara teknikal IHSG terlihat relatif masih kondusif dengan bergerak di fase uptrend dalam jangka pendek. Setelah berhasil melewati keatas garis MA 200-nya, IHSG terlihat masih bergerak naik di dalam uptrend channelnya. Indikator teknikal MACD terlihat bergerak mendatar diatas centreline dan kembali golden cross, mengindikasikan bahwa indeks masih berkonsolidasi cenderung bergerak positif. Selama masih mampu bertahan diatas level 6.117, maka IHSG masih cenderung melanjutkan penguatannya dengan target terdekat menuju area kisaran gap atas di 6.220-6.225. Apabila kenaikan berlanjut dan mampu melewati gap tersebut, maka terbuka peluang bagi IHSG untuk terus melanjutkan penguatannya menuju target di level 6.360. Namun apabila IHSG kembali bergerak turun dan gagal bertahan di 6.117, maka terbuka peluang bagi IHSG untuk bergerak melemah menuju kisaran MA 200-nya di level 5.975-6.000.

Kemungkinannya IHSG di minggu pertama tahun 2019 akan cenderung bergerak agak berkonsolidasi dan masih berusaha untuk melanjutkan penguatannya. Diperkirakan perdagangan masih akan cenderung sepi setelah libur akhir tahun dan juga karena perdagangan pada pekan ini relatif pendek. Perhatikan level 6.117, selama mampu bertahan maka IHSG masih cenderung bergerak uptrend.

Untuk pekan ini seperti biasa di awal bulan, pelaku pasar akan mencermati data inflasi dan manufaktur. Untuk inflasi bulan Desember 2018, BI memperkirakan angka inflasi akan sebesar 0,56% mom dan hingga akhir tahun akan berada dikisaran 3,07% yoy. Jika benar perkiraan tersebut terealisasi, maka angka inflasi akan lebih rendah dari perkiraan sebelumnya di 3,2% dan target APBN 2018 di 3,5%. Besaran inflasi tersebut menunjukan bahwa sepanjang tahun 2018 pemerintah berhasil mengendalikan inflasi ditengah kenaikan suku bunga. Hal ini akan menjadi sentimen positif bagi IHSG di awal perdagangan tahun ini.

Sementara dari luar negeri, data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian para pelaku pasar pada pekan ini, diantaranya adalah:

  • Rabu 2 Januari 2019: Rilis data Caixin Manufaktur China
  • Kamis 3 Januari 2019 : Rilis data manufaktur AS
  • Jumat 4 Januari 2019 : Rilis data tingkat pengangguran dan pekerjaan AS, Pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell

Sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. Walaupun IHSG masih cenderung bergerak uptrend, tapi sentimen negatif dari global masih membayangi laju kenaikan IHSG sehingga diperkirakan tidak akan berjalan mulus. Masih adanya ketidakpastian global dari perlambatan pertumbuhan ekonomi dan adanya resiko ancaman resesi dari perekonomian AS, dapat membuat fluktuasi pergerakan market tidak menentu seperti yang ditunjukan oleh bursa saham AS.

Untuk itu disarankan tetap berhati-hati, karena kondisi pasar saham dunia masih tidak terlalu kondusif, khususnya situasi pasar saham AS yang bergejolak. Tetap safe trading  dan selalu kontrol resiko sesuai dengan trading plans yang telah dibuat. Cermati terus arah perkembangan pasar. Hati-hati apabila pasar kembali mengalami ketidakpastian dan kondisi market menjadi tidak kondusif. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi massive bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap dengan melakukan buy on weakness, terutama pada saham-saham yang masih memiliki kinerja bagus dan prospek kedepan yang cerah.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium.  Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading/investasi, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Ingin bergabung menjadi member premium kami dapat melihatnya infonya disini: http://step-trader.com/member-area/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *