Stay Bullish, IHSG Moving On Up

Bursa Wall Street ditutup menguat tajam ke level tertinggi dalam 2 minggu, setelah rilis laporan data tenaga kerja yang menggembirakan dan respon positif pelaku pasar atas pernyataan dovish dari pimpinan The Fed Jerome Powell. Katalis utama lonjakan pasar pada akhir pekan adalah laporan gaji bulanan AS yang di luar perkiraan para ekonom sebelumnya. Selain itu jumlah pekerjaan dilaporkan ada penambahan 312.000 pekerjaan pada bulan Desember, ini merupakan terbesar yang diciptakan dalam 10 bulan, serta adanya jaminan bahwa The Fed akan lebih fleksibel terkait kenaikan tingkat suku bunga AS. Dow Jones melonjak 746,94 poin (+3,29%) ke level 23.433,16, S&P 500 naik 84,05 poin (+3,43%) menjadi 2.531,94 dan Nasdaq melejit 275,35 poin (+4,26%) ke 6.738,86. Dengan penguatan tajam di akhir pekan, maka Bursa saham AS berhasil melanjutkan rebound menjadi 2 pekan berturut-turut. Dalam sepekan, Wall Street menguat dengan dengan Dow Jones  berhasil naik +1,61%, S&P 500 menambahkan +1,86%, dan Nasdaq menguat +2,34%.

Sementara dari dalam negeri, IHSG naik 53,53 poin (+0,86%) ke posisi 6.274,54 pada akhir pekan. Investor asing mencatatkan net buy dengan membeli saham senilai Rp 329 miliar di pasar reguler. Sepanjang pekan pertama tahun 2019 ini, IHSG berhasil menguat +1,29% dengan diikuti oleh aksi beli investor asing sebesar Rp 607 miliar dipasar reguler.

Sesuai perkiraan kami di awal tahun pada ulasan pekan sebelumnya, IHSG mampu menguat di pekan pertama Januari 2019. Meskipun ditengah tingginya resiko perekonomian global seiring perlambatan ekonomi dunia yang semakin nampak nyata, terlihat dari berbagai rilis data ekonomi di AS, Eropa dan Asia yang menunjukkan tanda-tanda pelemahan, namun IHSG masih mampu bergerak menguat. Penguatan IHSG ditopang oleh kenaikan sektor saham barang konsumsi dan properti yang terdorong oleh hasil positif dari rilis data ekonomi nasional, yaitu data inflasi, manufaktur dan pendapatan negara. Data inflasi sepanjang 2018 tercatat 3,13% year on year. Angka ini di bawah target pemerintah 3,5%, namun dianggap positif oleh investor, karena ditengah pelemahan nilai tukar rupiah dan tren kenaikan suku bunga sepanjang tahun 2018 inflasi masih terjaga. Sementara data manufaktur bulan Desember mengalami kenaikan ke level 51,2 dari bulan sebelumnya di angka 50,4.

IHSG mengawali pekan pertama tahun 2019 dengan baik dan berhasil menembus keatas level psikologis 6.200. Investor terlihat masih optimistis dengan perekonomian domestik dan kinerja keuangan emiten di kuartal keempat 2018. Secara teknikal IHSG kembali melanjutkan penguatannya dan masih berada di fase uptrend dalam jangka pendek. Pasca melewati garis MA 200 dan menembus resistance level 6.117, IHSG terlihat nyaman dan masih bergerak naik di dalam uptrend channelnya. Indikator teknikal MACD masih bergerak diatas centreline dan kembali golden cross, mengindikasikan bahwa indeks masih berada di fase uptrend dan cenderung bergerak positif.

IHSG telah berhasil menutup gap di 6.220-6.225 sesuai ulasan kami pada pekan lalu. Apabila mampu bertahan di atas gap tersebut, maka terbuka peluang bagi IHSG untuk terus melanjutkan penguatannya menuju target di level 6.360, dan target berikutnya dikisaran 6.450-6.500. Sementara jika terjadi aksi profit taking, yang kemungkinannya hanya koreksi wajar, maka IHSG akan mencoba bertahan di kisaran support gap di level 6.144-6.157.

Minggu ini pelaku pasar mencermati rilis data cadangan devisa dan penjualan ritel pada hari senin awal pekan besok. Sementara dari luar negeri, cukup banyak data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian para pelaku pasar pada pekan ini, diantaranya adalah:

  • Senin 7 Januari 2019 : Rilis data sektor jasa AS
  • Selasa 8 Januari 2019 : Rilis data perdagangan Australia, Rilis data keyakinan konsumen Jepang, Rilis data perdagangan AS
  • Rabu 9 Januari 2019 : Pernyataan Gubernur BOE Carney, Laporan meeting The Fed
  • Kamis 10 Januari 2019 : Rilis data inflasi China, Pertemuan Kebijakan Moneter ECB, Pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell
  • Jum’at 11 Januari 2019 : Rilis data penjualan ritel Australia, Rilis data GDP, manufkatur dan perdagangan Inggris, Rilis data inflasi AS

Untuk sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. Kemungkinan besar IHSG akan dibuka menguat di perdagangan awal pekan besok dan masih berpotensi melanjutkan penguatannya, didorong oleh kenaikan tajam bursa saham AS akhir pekan lalu. IHSG diperkirakan akan bergerak direntang kisaran area 6.225-6.360 pada awal pekan. Sementara dipertengahan pekan, pergerakan IHSG akan dipengaruhi oleh dampak pembicaraan lanjutan antara AS dan China terkait pembahasan perang dagang.

Walaupun IHSG masih uptrend, namun tetap disarankan untuk safe trading dan berhati-hati, terutama jika pasar kembali mengalami ketidakpastian dan kondisi market menjadi tidak kondusif.  Terus cermati arah perkembangan pasar dan selalu kontrol resiko sesuai dengan trading plans yang telah dibuat. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi massive bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap dengan melakukan buy on weakness, terutama pada saham-saham yang masih memiliki kinerja bagus dan prospek kedepan yang cerah.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium. Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading/investasi, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Ingin bergabung menjadi member premium kami dapat melihatnya infonya disini: http://step-trader.com/member-area/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *