IHSG Belum Dapat Move On Dari Fase Konsolidasi Jangka Pendek

Bursa  Wall Street mampu menguat pada hari terakhir perdagangan kuartal I 2019, didorong oleh optimisme terhadap negosiasi perdagangan AS dan China. Kedua negara membuat kemajuan pembicaraan dalam negosiasi perdagangan yang diadakan di Beijing pada Jumat pekan kemaren. Pemimpin delegasi China yang dipimpin oleh Wakil PM Liu He akan ke Washington, AS pada pekan depan untuk membicarakan ronde berikutnya dalam negosiasi perdagangan, guna menyelesaikan perang dagang antara 2 negara dengan ekonomi terbesar di dunia. Prospek perang dagang akan segera berakhir dalam waktu dekat memberikan dorongan kepada investor kepercayaan diri, membuat Dow Jones menguat 211,22 poin (+0,82%) ke posisi 25.928,68, S&P 500 mendaki 18,96 poin (+0,67%) ke level 2.834,4 dan Nasdaq bertambah 60,16 poin (+0,78%) menjadi 7.729,32. Ketiga indeks saham utama AS membukukan kenaikan mingguan, dengan Dow Jones menguat +1,67%, S&P 500 naik +1,2% dan Nasdaq meningkat +1,13%. Sementara selama kuartal I 2019, Dow Jones menanjak +11,2%, dan membukukan penguatan terbesar sejak 2013, Nasdaq menguat +16,5%, dan bukukan penguatan terbaik secara kuartalan sejak 2012, sedangkan S&P 500 mencatatkan kenaikan +13,1% yang merupakan penguatan terbesar sejak kuartal III 2009.

Dari dalam negeri, IHSG melemah 12,03 poin (-0,19%) ke posisi 6.468,75 pada akhir pekan. Investor asing mencatatkan net buy dengan membeli saham senilai Rp 830 miliar di pasar regular. Untuk sepanjang pekan, IHSG tergerus -0,87%, namun investor asing malah mencatatkan net buy sebesar Rp. 1,22 triliun di pasar reguler. Dan untuk sepanjang tahun berjalan IHSG berhasil menguat sebesar +4,48%, dengan diikuti aliran dana asing yang masuk di pasar regular sebesar Rp 7,23 triliun.

Gerak laju IHSG melemah selama sepekan terakhir, setelah pada 2 pekan berturut-turut perdagangan sebelumnya membukukan penguatan. Kekhawatiran pasar terhadap perlambatan ekonomi global dan ancaman risiko resesi di AS yang dipicu oleh merosotnya imbal hasil surat berharga AS bertenor 10 tahun yang menyebabkan terjadinya inversi yield, menjadi penyebab tertekannya IHSG. Selain itu rilis laporan kinerja emiten tahun 2018 yang banyak keluar pada akhir bulan Maret turut mewarnai gerak IHSG.

Secara teknikal, IHSG masih belum dapat move on dari fase konsolidasi dalam channel turun jangka pendeknya. Sempat dibuka anjlok di awal pekan perdagangan, IHSG berhasil mengurangi pelemahannya di tengah pekan, namun belum berhasil mendobrak ke atas channel turun jangka pendeknya. Kondisi IHSG masih sama dengan pekan sebelumnya, sebagaimana yang terlihat pada weekly chart IHSG di bawah ini. IHSG masih mencoba mengakhiri konsolidasi pola bullish flag patternnya dengan bergerak naik. Indikator teknikal MACD cenderung bergerak mendatar dan masih di area positif karena masih bergerak diatas centreline. Kondisi teknikal ini, mengindikasaikan bahwa IHSG masih berada dalam fase konsolidasi jangka pendeknya dan berusaha lepas dari konsolidasinya.

Weekly chart IHSG masih berpeluang membentuk pola bullish flag pattern

Konfirmasi IHSG bakal mengakhiri konsolidasi pola bullish flag pattern dari weekly chart diatas, yaitu apabila indeks mampu bergerak naik ke atas level 6.581. Jika kondisi tersebut terlaksana, maka IHSG berpotensi menuju level tertinggi sepanjang sejarah yang pernah di capainya pada bulan februari tahun lalu di level 6.693.

Untuk pekan ini seperti biasa di awal bulan, pelaku pasar akan mencermati data ekonomi manufaktur dan inflasi bulan maret. BI memproyeksi sepanjang bulan Maret 2019 terjadi inflasi sebesar 0,14%. Sedangkan secara tahunan, BI memperkirakan inflasi sebesar 2,51% (yoy). Sementara dari luar negeri, data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian para investor pada pekan ini, diantaranya adalah:

  • Senin 1 April 2019 : Rilis data Caixin manufaktur China, Rilis data penjualan ritel dan manufaktur AS
  • Selasa 2 April 2019 : Kebijakan suku bunga RBA Australia, Rilis data durable goods AS
  • Rabu 3 April 2019 : Rilis data perdagangan dan penjualan ritel Australia
  • Kamis 4 April 2019: Pertemuan kebijakan moneter ECB
  • Jum’at 5 April 2019 : Rilis data pekerjaan dan tingkat pengangguran AS

Sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. Sentimen positif dari menguatnya bursa saham dunia pada akhir pekan lalu diharapkan dapat mendorong IHSG di awal pekan besok. IHSG masih mencoba untuk keluar dari fase konsolidasi dalam chanel turun jangka pendeknya. Potensi tersebut terbuka jika IHSG mampu melewati resistance terdekatnya di level 6.525. Namun apabila belum dapat melewati resistance tersebut, maka IHSG diperkirakan masih akan melanjutkan konsolidasinya dengan bergerak dikisaran 6.390-6.525 pada pekan ini.

Disarankan tetap safe trading dan selalu waspada serta berhati-hati,  apabila kondisi pasar kembali mengalami ketidakpastian dan market global menjadi tidak kondusif lagi. Terus cermati arah perkembangan pasar dan selalu kontrol resiko sesuai dengan trading plans yang telah dibuat. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi massive bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap dengan melakukan buy on weakness, terutama pada saham-saham yang masih memiliki kinerja bagus dan prospek kedepan yang cerah.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium. Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading/investasi, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Ingin bergabung menjadi member premium kami dapat melihatnya infonya disini: http://step-trader.com/member-area/

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*