Perang Dagang AS-China Membara, Waspadai Koreksi Lanjutan IHSG

Bursa Wall Street ambruk pada perdagangan akhir pekan, setelah perang dagang antara AS dengan China semakin memburuk dan meningkatkan kekhawatiran akan terjadinya resesi global. Presiden AS Donald Trump memerintahkan perusahaan-perusahaan AS untuk keluar dan berhenti berbisnis di Cina, setelah Beijing mengumumkan akan memberlakukan tarif baru atas barang-barang AS senilai US$ 75 miliar. Sebagai respons dari keputusan China tersebut, Trump juga akan menaikkan bea yang ada atas US$ 250 miliar produk China menjadi 30% dari 25% pada 1 Oktober, dan tarif untuk US$ 300 miliar barang China lainnya, sekarang akan menjadi 15%, bukan 10% mulai berlaku pada 1 September mendatang. Dow Jones anjlok 623,34 poin (-2,37%) menjadi 25.628,9, S&P 500 merosot 75,84 poin (-2,59%) menjadi 2.847,11 dan Nasdaq rontok 239,62 poin (-3%) menjadi 7.751,77. Dalam sepekan, ketiga indeks utama AS mengalami pelemahan dengan Dow Jones turun -0,99%, S&P 500 melemah -1,44%, dan Nasdaq melorot -1,83%.

Sementara dari dalam negeri, IHSG berhasil ditutup menguat 16,352 poin (+0,26%) ke level 6.255,597 pada perdagangan akhir pekan. Investor asing mencatatkan net sell dengan menjual saham senilai Rp 124 miliar di pasar regular. Dalam sepekan terakhir, IHSG turun -0,49% dengan diikuti oleh keluarnya dana asing sebesar Rp 1,28 triliun di pasar reguler.

Pergerakan IHSG pekan lalu didominasi oleh sentimen global, seperti inverted yield curve AS yang mengindikasikan terbuka kemungkinan terjadinya resesi. Meskipun terjadi pelonggaran moneter berupa pemangkasan suku bunga acuan BI 7DRRR sebesar 25 bps menjadi 5,5%, namun gagal mengangkat IHSG. Diperkirakan IHSG akan kembali melanjutkan pelemahannya akibat situasi perang dagang AS-China memanas lagi.

Secara teknikal, IHSG terlihat masih bergerak dalam fase downtrend dalam jangka pendek. Rebound IHSG masih tertahan oleh downtrend resistance dikisaran 6.320. Untuk pekan ini, IHSG berpeluang turun kembali menguji ke area support level 6.161. Indikator teknikal MACD terlihat bergerak mendatar di bawah centreline, mengindikasikan bahwa IHSG masih terkonsolidasi pada fase downtrend dalam jangka pendek. Apabila IHSG terus bergerak turun dan gagal bertahan di support 6.161, maka IHSG berpotensi membentuk pola bearish reversal double top dengan target pelemahan menuju kisaran 6.000-6.022.

Minggu ini tidak ada data dan kejadian ekonomi penting dari dalam negeri. Sementara dari luar negeri, data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari para pelaku pasar pada pekan ini, diantaranya adalah:

  • Senin 26 Agustus 2019 : Meeting negara G7, Rilis data durable goods orders AS
  • Selasa 27 Agustus 2019 : Rilis data GDP Jerman, Rilis keyakinan konsumen AS.
  • Rabu 28 Agustus 2019 : Rilis data cadangan minyak AS
  • Kamis 29 Agustus 2019 : Rilis data modal swasta Australia, Rilis data GDP AS
  • Jumat 30 Agustus 2019 : Rilis data ijin bangunan Australia, Rilis data pendapatan dan pengeluaran personal AS

Untuk sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. IHSG pekan ini ada potensi kembali tertekan. Meningkatnya eskalasi perang dagang AS-China yang kembali memanas, berpeluang menjadi sentimen negatif bagi IHSG di awal pekan besok. Disarankan tetap safe trading dan hati-hati, serta selalu waspada karena pasar saham dunia kurang kondusif. Terus cermati arah perkembangan pasar dan selalu kontrol resiko sesuai dengan trading plans yang telah dibuat, terutama saat kondisi pasar tidak kondusif dan mengalami ketidakpastian. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi massive, bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap dengan melakukan buy on weakness, terutama pada saham-saham yang masih memiliki kinerja bagus dan prospek yang cerah.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium. Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading/investasi, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Ingin bergabung menjadi member premium kami dapat melihatnya infonya disini: http://step-trader.com/member-area/

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*