Still Downtrend, IHSG Temporary Rebound?

Bursa Wall Street ditutup menguat pada perdagangan akhir pekan, setelah rilis data pertumbuhan pekerjaan AS yang moderat pada bulan September 2019. Data lapangan kerja di AS periode September naik 136 ribu meski masih di bawah estimasi para analis sebesar 145 ribu. Namun tingkat pengangguran AS yang turun ke level 3,5% adalah terendah dalam 50 tahun terakhir, membawa angin segar bagi pasar saham AS setelah serentetan data ekonomi yang suram. Rilis data lapangan kerja tersebut dinilai cukup solid meredam kekhawatiran resesi ekonomi di AS, tetapi cukup untuk menjaga The Fed di jalur kebijakan pelonggaran moneter pada akhir bulan ini. Dow Jones naik 372,68 poin (+1,42%) ke level 26.573,72, S&P 500 menguat 41,38 poin (+1,42%) menjadi 2.952,01 dan Nasdaq melonjak 110,21 poin (+1,4%) ke posisi 7.982,47. Dalam sepekan bursa saham AS berakhir bervaritaif, dengan Dow Jones dan S&P 500 berada di zona pelemahan pekan ketiganya secara beruntun, masing-masing turun -0,92% dan -0,33%. Sedangkan Nasdaq tercatat naik +0,54% secara mingguan.

Sementara dari dalam negeri, jelang akhir pekan IHSG bangkit dari keterpurukan setelah melemah 5 hari beruntun. Pada perdagangan terakhir pekan kemaren, IHSG mampu ditutup di area positif setelah melaju +22,723 poin (+0,38%) ke level 6.061,252. Investor asing mencatatkan pembelian bersih atau net buy sebesar Rp 420 miliar di pasar reguler. Dalam sepekan terakhir, IHSG jeblok -2,19% dengan diikuti oleh keluarnya dana asing sebesar Rp. 915 miliar di pasar reguler.

Berbagai sentimen negatif yang beredar sepanjang pekan lalu mewarnai pergerakan IHSG. Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa, pelajar dan berbagai elemen massa di sekitar gedung DPR jelang berakhirnya masa bakti DPR 2014-2019 dan kemudian disusul oleh pelantikan DPR periode 2019-2024, berujung pada kericuhan dan perusakan fasilitas publik. Kemudian rilis data inflasi September, dimana secara bulanan terjadi deflasi 0,27% atau lebih dalam ketimbang konsensus pasar yaitu 0,15%. Terjadinya deflasi ini makin mengkonfirmasi lemahnya daya beli masyarakat Indonesia, sehingga dikhawatrikan akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi yang saat ini memang sudah melambat. Sementara sentimen negatif eksternal datang dari kekhawatiran pelaku pasar terhadap ancaman resesi global setelah rilis data-data ekonomi yang lebih buruk dari perkiraan. Meningkatnya ketidakpastian geopolitik global oleh ancaman perang dagang AS vs Eropa, juga turut menjadi katalis negatif bagi pasar saham dunia.

Untuk pekan ini, perhatian para pelaku pasar akan tertuju pada pertemuan delegasi pejabat tinggi AS-China yang akan berlangsung di Washington pada 10 hingga 11 Oktober 2019, guna mencari penyelesaian perang dagang kedua negara. Sementara dari dalam negeri, investor menunggu susunan kabinet yang baru dan rencananya akan diumumkan oleh Presiden Jokowi. Staf tenaga ahli Presiden mengatakan bahwa Presiden Jokowi akan mengumumkan nomenklatur Kementerian baru pada pekan ini. Namun pengumuman nama para menteri baru akan dilakukan setelah Jokowi dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober 2019.

Secara teknikal, IHSG terlihat masih bergerak turun. Namun level psikologis 6.000 ternyata cukup kuat dalam menahan kejatuhan IHSG lebih dalam. Terbukti setelah terus bergerak melemah dalam 5 hari berturut-turut dan mencapai level terendah di 5.997, IHSG akhirnya mampu mengalami teknikal rebound. Diperkirakan rebound IHSG masih akan berlanjut di awal pekan ini. IHSG akan menguji downtrend resistance line terdekat di level 6.095. Apabila dapat dilewati maka IHSG akan menguji resistance selanjutnya dikisaran level 6.156 hingga 6.205 pada pekan ini. Sementara untuk level support psikologis 6.000 diproyeksikan masih akan menjadi tahanan cukup kuat bagi IHSG pada minggu ini. Indikator teknikal MACD yang masih bergerak turun di bawah centreline, mengindikasikan bahwa IHSG masih cenderung bergerak negatif. 

Minggu ini pelaku pasar akan mencermati rilis data cadangan devisa akhir bulan September pada hari senin. Sementara dari luar negeri, data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian para investor diantaranya adalah:

  • Selasa 8 Oktober 2019 : Pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell, Pernyataan Gubernur BOE Carney
  • Rabu 9 Oktober 2019 : Pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell, Rilis data persediaan minyak AS
  • Kamis 10 Oktober 2019 : Meeting The Fed, Rilis data GDP, manufaktur dan perdagangan Inggris, Pernyataan Gubernur BOE Carney, Pertemuan Kebijakan Moneter ECB, Rilis data inflasi AS

Untuk sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. Setelah turun tajam pada pekan lalu, IHSG pada pekan ini diperkirakan akan bergerak stagnan dengan berkonsolidasi di rentang kisaran area 6.000-6.200. Selama IHSG masih belum dapat melewati keatas gap 6.282-6.318, maka penguatan IHSG hanya teknikal rebound sesaat atau kenaikan ditengah downtrend saja.

Melihat kondisi IHSG yang masih downtrend dengan kecenderungan berkonsolidasi, maka disarankan untuk tetap safe trading. Selalu waspada dan tetap berhati-hati apabila kondisi pasar kembali menjadi tidak kondusif dan mengalami ketidakpastian lagi. Terus cermati arah perkembangan pasar dan selalu kontrol resiko sesuai dengan trading plans yang telah dibuat. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi massive, bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap dengan melakukan buy on weakness, terutama pada saham-saham yang masih memiliki kinerja bagus dan prospek yang cerah.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium. Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading/investasi, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Ingin bergabung menjadi member premium kami dapat melihatnya infonya disini: http://step-trader.com/member-area/

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*