IHSG Menunggu Rilis Kinerja Emiten Dan Putusan Penurunan Fed Rate

Pasar saham Wall Street berakhir menguat pada perdagangan akhir pekan, merespon positif kemajuan yang terlihat dalam negosiasi damai perang dagang AS-China. Negosiastor AS menyatakan bahwa AS hampir menyelesaikan bagian dari kesepakatan perdagangan fase satu dengan China. Selain itu, hasil kinerja kuartal III yang kuat dari Intel Corp ikut menopang bursa saham AS. Harga saham Intel Corp melonjak +8,1% setelah memperlihatkan kinerja yang melampaui perkiraan para analis, sehinga berhasil mendorong indeks S&P 500 ke posisi tertinggi dalam 3 bulan. Dow Jones ditutup naik 152,53 poin (+0,57%) ke level 26.958,06, S&P 500 bertambah 12,26 poin (+0,41%) ke posisi 3.022,55 dan Nasdaq menguat 57,32 poin (+0,7%) menjadi 8.243,12. Dalam sepekan ketiga indeks bursa saham utama AS berakhir menguat,  dengan Dow Jones naik +0,7%, S&P 500 meningkat +1,22% dan Nasdaq melonjak +1,9%.

Sementara dari dalam negeri, IHSG melorot -87,302 poin (-1,38%) ke level 6.252,345 pada perdagangan akhir pekan. Investor asing membukukan jual bersih (net sell) di pasar reguler senilai Rp 9 miliar. Meski melemah cukup dalam di akhir pekan, namun secara mingguan IHSG masih berhasil mencatatkan apresiasi kenaikan sebesar +0,98. Sepanjang minggu lalu, investor asing tercatat melakukan pembelian (net buy) sebesar Rp 1,15 triliun di pasar reguler.

Reli kenaikan IHSG selama 10 hari berturut-turut sejak dari tanggal 10 hingga 24 Oktober 2019, yang didorong oleh pelantikan Jokowi dan pengumuman kabinet baru yang diberi nama Kabinet Indoensia Maju serta pemangkasan BI Rate, berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar +5,25%. Selain dari faktor domestik, IHSG juga mendapat dorongan dari sentimen ekternal, utamanya dari kesepakatan negosiasi perang dagang tahap pertama antara AS-China yang kemungkinan akan diteken pada November mendatang. Namun pada penutupan perdagangan akhir pekan kemarin, IHSG seolah kehabisan tenaga dan harus rela finish di zona merah, setelah terkena aksi profit taking. Pelaku pasar merealisasikan keuntungan sementara, setelah IHSG menguat 10 hari beruntun.

Secara teknikal, IHSG berada di fase uptrend dalam jangka pendek setelah mencatatkan reli kenaikan dan berhasil menutup gap dikisaran 6.282-6.318, serta melewati keatas garis MA 200 nya. Namun koreksi di akhir pekan, membuat IHSG berpeluang mengalami pembalikan arah sementara. IHSG diperkirakan akan berkonsolidasi mencari keseimbangan baru pasca reli kenaikan 10 hari beruntun, sebelum melanjutkan reli kenaikannya lagi. Indikator teknikal MACD yang bergerak naik dan telah cross up keatas centreline, mengindikasikan bahwa IHSG mulai bergerak positif.

Terbentuknya pola bearish engulfing dengan tertutupnya gap dikisaran 6.257-6.270 pada perdagangan akhir pekan kemaren, mengindikasikan peluang terjadinya koreksi lanjutan pada IHSG di awal pekan ini. IHSG diperkirakan akan menguji area support terdekat dikisaran level 6.230-6.211. Apabila tekanan akibat profit taking berlanjut, maka IHSG berpeluang melanjutkan koreksinya menuju area suport berikutnya dikisaran 6.169 hingga 6.126, sebagai area thrownback wajar dari reli kenaikan 3 pekan terakhir. Sementara untuk area resistance IHSG pekan ini, diperkirakan akan berada dikisaran 6.348 hingga 6.375. Jika kenaikan berlanjut, maka IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya menuju area resistance berikutnya dikisaran 6.412 hingga 6.468. Penguatan diatas 6.468, akan mengkonfirmasi trend bullish bagi IHSG hingga akhir tahun ini.

Fokus para investor minggu ini adalah rilis kinerja laporan keuangan emiten kuartal III/2019 yang akan banyak keluar jelang akhir bulan Oktober, dan meeting the Fed yang mana hampir dipastikan akan menurunkan suku bunga acuannya untuk ketiga kalinya di tahun ini. Berikut data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari para pelaku pasar pada pekan ini, diantaranya adalah:

  • Selasa 29 Oktober 2019 : Pernyataan Gubernur RBA Lowe
  • Rabu 30 Oktober 2019 : Rilis data inflasi Australia, Rilis data pekerjaan ADP dan GDP AS, Kebijakan Suku bunga The Fed
  • Kamis 31 Oktober 2019 : Rilis data manufaktur China, Kebijakan moneter dan konferensi pers bank sentral Jepang (BOJ), Rilis data GDP zona euro, Rilis data pendapatan dan pengeluaran perorangan AS
  • Jum’at 1 November 2019 : Rilis data manufaktur dan inflasi Indonesia, Rilis data caixin manufaktur China, Rilis data pekerjaan, tingkat pengangguran dan manufaktur AS

Untuk sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. IHSG diperkirakan akan berkonsolidasi dengan kecenderungan melemah di awal pekan, dan baru akan melanjutkan kenaikannya di tengah hingga akhir pekan, apabila The Fed jadi menurunkan suku bunga acuannya dan rilis kinerja keuangan emiten pada kuartal III 2019 diatas ekspektasi. Namun demikian disarankan untuk tetap safe trading. Selalu waspada dan berhati-hati apabila kondisi pasar kembali mengalami ketidakpastian dan tidak kondusif lagi. Terus cermati arah perkembangan pasar dan selalu kontrol resiko sesuai dengan trading plans yang telah dibuat. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi massive bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap dengan melakukan buy on weakness, terutama pada saham-saham yang masih memiliki kinerja bagus dan prospek kedepan yang cerah.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium. Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading/investasi, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Ingin bergabung menjadi member premium kami dapat melihatnya infonya disini: http://step-trader.com/member-area/

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*