IHSG Menunggu Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III-2019

Bursa Wall Street ditutup menguat pada perdagangan akhir pekan, dipicu oleh rilis data tenaga kerja AS yang lebih baik dari perkiraan, serta data manufaktur China yang secara tak terduga menguat, sehingga meredakan kekhawatiran akan perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Lapangan kerja di AS periode Oktober naik 128.000, diatas perkiraan para analis sebanyak 75.000. Dow Jones ditutup naik 301,13 poin (+1,11%) ke angka 27.347,36, S&P 500 menguat 29,35 poin (+0,97%) ke level 3.066,91 dan Nasdaq meningkat 94,04 poin (+1,13%) menjadi 8.386,40. Selama sepekan, ketiga indeks saham utama AS berhasil menguat dengan Dow Jones mengalami kenaikan sebesar +1,44%, S&P 500 bertambah +1,47% dan Nasdaq melonjak +1,74%.

Sementara dari dalam negeri, IHSG melemah 21,126 poin (-0,34%) ke level 6.207,191 di akhir pekan. Investor asing membukukan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp 363 miliar di pasar reguler. Dalam sepekan kinerja IHSG tertekan turun -0,72%, dengan disertai keluarnya dana asing senilai Rp 1,42 triliun di pasar reguler.

Pada pekan kemaren IHSG akhirnya bergerak melemah secara mingguan, mengakhiri tren naik selama 3 pekan berturut-turut sebelumnya. Pergerakan IHSG minggu lalu berlawanan dengan gerak pasar saham dunia yang cenderung menguat, karena didorong oleh keputusan The Fed yang memangkas suku bunga acuan sebesar 25 bps sesuai dengan konsensus pasar. Koreksi yang dialami oleh IHSG pekan lalu akibat aksi profit taking yang dilakukan oleh pelaku pasar, setelah melihat rilis hasil pertumbuhan pendapatan dan laba emiten di kuartal III 2019 yang rata-rata kurang baik dan dibawah ekspektasi pasar. Investor mengambil keuntungan terhadap saham-saham yang sudah naik banyak pasca IHSG mengalami reli kenaikan sejak pelantikan Jokowi terpilih lagi sebagai presiden dan pengumuman kabinet Indonesia Maju, serta turunnya BI rate.

Secara teknikal IHSG terlihat masih dalam pola konsolidasi di dalam tren turun jangka menengah, seperti yang terlihat dalam weekly chart di bawah ini. Indikator teknikal Stochastic masih bergerak naik, sedangkan MACD masih bergerak mendatar cenderung turun di bawah centreline. Dari kondisi teknikal tersebut mengindikasikan bawha IHSG masih berada pada fase konsolidasi dalam jangka pendek. IHSG baru akan mengakhiri tren turun jangka menengahnya apabila dapat naik dan bertahan diatas level 6.348.

Weekly Chart IHSG

Untuk minggu ini, pergerakan IHSG diperkirakan akan berada di rentang kisaran area support 6.149 dan resistace di level 6.348. Pergerakan IHSG pekan ini akan ditentukan oleh rilis  angka pertumbuhan ekonomi kuartal III-2019 yang dijadwalkan akan dirilis pada hari Selasa tanggal 5 November 2019 oleh BPS. Seperti diketahui, pada kuartal II-2019 perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,05% secara tahunan (YoY). Dan untuk periode semester I-2019, perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,06% YoY. Perkiraan konsensus analis memprediksikan bahwa perekonomian Indonesia pada kuartal III-2019 hanya akan tumbuh sebesar 5,01% secara tahunan. Apabila angkanya yang dirilis nanti di bawah 5%, maka IHSG akan melanjutkan tren turunnya. Namun jika ekonomi kuartal III dapat tumbuh diatas 5,05%, atau melebihi kuartal II sebelumnya, maka besar kemungkinan IHSG akan mengalami rebound dan bergerak naik di pekan ini. Sedangkan pada hari kamis, investor akan menanti rilis data cadangan devisa bulan Oktober dan pada hari jum’at akan mencermati rilis data neraca transaksi berjalan (current account) kuartal III-2019.

Sementara dari luar negeri, data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari pelaku pasar pekan ini diantaranya adalah:

  • Senin 4 November 2019 : Rilis data penjualan ritel Australia, Rilis data manufaktur zona euro, Pernyataan Presiden ECB Lagarde
  • Selasa 5 November 2019 : Kebijakan suku bunga bank sentral Australia (RBA), Rilis data perdagangan dan data non-manufaktur AS
  • Kamis 7 November 2019 : Rilis data perdagangan Australia, Rilis data inflasi dan Kebijakan suku bunga bank sentral Inggris (BOE), Pernyataan Gubernur BOE Carney
  • Jum’at 8 November 2019 : Kebijakan moneter RBA, Rilis data perdagangan China, Rilis data perdagangan Jerman

Untuk sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. Pergerakan IHSG pekan ini akan dipengaruhi oleh rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal III-2019. Ada kekhawatiran dari pelaku pasar bahwa ekonomi kuartal III akan tumbuh di bawah level 5%, setelah melihat rendahnya inflasi dan lemahnya daya beli masyarakat Indonesia akibat pertumbuhan penjualan barang-barang ritel yang lesu, serta terkontraksinya aktivitas sektor manufaktur Indonesia di bawah level 50 selama periode bulan Juli hingga September. Bisa dikatakan aksi profit taking yang dialami oleh IHSG pekan lalu adalah untuk mengantisipasi keluarnya data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2019 nanti. Apabila nanti angkanya keluar diatas ekspektasi, maka besar kemungkinan IHSG akan rebound dan bergerak menguat lagi, mengikuti bursa saham dunia yang pada minggu lalu bergerak naik karena didorong oleh indeks S&P 500 yang berhasil mencetak rekor level tertinggi sepanjang masa.

Disarankan tetap safe trading dan selalu waspada serta berhati-hati, apabila kondisi pasar kembali menjadi tidak kondusif dan mengalami ketidakpastian lagi. Terus cermati arah perkembangan pasar dan selalu kontrol resiko sesuai dengan trading plans yang telah dibuat. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi massive, bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap dengan melakukan buy on weakness, terutama pada saham-saham yang masih memiliki kinerja bagus dan prospek yang cerah.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium. Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading/investasi, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Ingin bergabung menjadi member premium kami dapat melihatnya infonya disini: http://step-trader.com/member-area/

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*