Santa Claus Rally Berhasil Membuat IHSG Melanjutkan Penguatannya

Bursa Wall Street kembali mencapai rekor penutupan tertinggi pada perdagangan akhir pekan, didukung oleh data meningkatnya belanja konsumen AS dan investor yang terus optimis tentang perkembangan perdagangan AS-China, ditengah berita pemakzulan Presiden AS Donald Trump. Belanja konsumen yang menjadi kunci pertumbuhan ekonomi AS dan fokus utama bagi investor, naik 0,4% pada bulan November, sehingga menambah serangkaian optimisme pelaku pasar dan membantu meredam kekhawatiran terjadinya resesi yang sempat melanda pasar di awal tahun ini. Dow Jones ditutup naik 78,13 poin (+0,28%) menjadi 28.455,09, S&P 500 menguat 15,86 poin (+0,49%) menjadi 3.221,23 dan Nasdaq bertambah 37,74 poin (+0,42%) menjadi 8.924,96. Secara mingguan ketiga indeks saham utama AS melanjutkan penguatannya, dengan Dow Jones mengalami kenaikan +1,14%, S&P 500 menguat +1,65% dan menjadi kenaikan mingguan terbesar sejak awal September, serta Nasdaq meningkat +2,18%.

Sementara dari dalam nergeri, IHSG pada perdagangan akhir pekan ditutup menguat +34,44 poin (+0,55%) ke level 6.284,37. Setelah bergerak bervariasi sepanjang perdagangan IHSG berhasil ditutup di zona hijau, berkat penguatan di akhir perdagangan karena adanya rebalancing indeks FTSE Indonesia. Selain itu menguatnya nilai tukar rupiah, naiknya harga CPO dan aksi beli (net buy) investor asing sebesar Rp 671 milyar di pasar reguler, turut menjadi dorongan positif bagi IHSG. Selama sepekan IHSG berhasil melanjutkan penguatannya menjadi 3 minggu berturut-turut, setelah mengalami kenaikan sebesar +1,4% secara mingguan. Dalam sepekan, investor asing mencatatkan pembelian bersih senilai Rp 2,41 triliun di pasar reguler.

IHSG kembali menguat dan memperpanjang reboundnya menjadi 3 pekan berturut-turut. Sentimen positif yang mendorong IHSG masih datang dari kesepakatan perdagangan fase pertama AS-China dan aksi window dressing jelang akhir tahun. Pasar mendapat dukungan dari pernyataan Menkeu AS Steven Mnuchin bahwa AS-China akan menandatangani pakta perdagangan fase satu pada awal Januari, serta mengabaikan kabar impeachment Presiden Donald AS Trump karena Senat yang dikontrol Republik diperkirakan akan tetap mendukung dan mempertahankan Trump. IHSG diperkirakan akan terus terdorong menguat hingga akhir tahun, mencerminkan sesi yang positif dari santa claus rally, tetapi dengan risiko pelemahan jangka pendek akan terjadi di awal tahun.

Memasuki libur natal, minggu ini hanya ada 3 hari perdagangan. Secara teknikal IHSG telah keluar dari tren turunnya setelah berhasil menembus keatas downtrend resistlinenya. Indikator teknikal MACD yang terus bergerak naik diatas centreline, mengindikasikan bahwa momentum kenaikan sedang menguat sehingga potensi kenaikan IHSG masih terbuka. Untuk minggu ini support terdekat IHSG diperkirakan akan berada di level 6.210, dengan support selanjutnya di level 6.139. Sedangkan untuk resistance terdekat di level 6.336 dan resistance selanjutnya berada dikiasaran 6.465. 

Minggu ini tidak banyak data dan kejadian ekonomi penting karena pasar tengah memasuki libur natal. Berikut ini data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari pelaku pasar pada pekan ini

  • Senin 23 Desember 2019 : Rilis data durable goods dan penjualan rumah baru AS
  • Jum’at 27 Desember 2019 : Rilis data pekerjaan dan penjualan ritel Jepang

Untuk sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. IHSG kembali melanjutkan penguatannya, didorong oleh net buy investor asing dan aksi window dressing. Namun pekan ini diperkirakan pasar akan cenderung sepi karena sebagian besar pelaku pasar sudah berlibur. IHSG kemungkinan akan bergerak dalam pola sideways cenderung menguat terbatas. Terus cermati arah perkembangan pasar dan selalu kontrol resiko, sesuai dengan trading plans yang telah dibuat. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi, bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap dengan melakukan buy on weakness, terutama pada saham-saham yang masih memiliki kinerja bagus dan prospek kedepan yang cerah.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium. Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading/investasi, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Ingin bergabung menjadi member premium kami dapat melihatnya infonya disini: http://step-trader.com/member-area/

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*