IHSG Rebond Kencang Mendekati Level Psikologis 7.000 Lagi, Bagaimana Selanjutnya?

Bursa Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan akhir pekan, setelah melewati sesi perdagangan yang bergejolak. Kekhawatiran tentang lonjakan inflasi dan kenaikan suku bunga The Fed telah memukul pasar saham AS pada tahun ini. Sinyal bahaya dari Walmart Inc dan peritel lain pada minggu ini menambah kekhawatiran tentang kondisi ekonomi AS. Inflasi yang terus meningkat dan telah diperburuk oleh lonjakan harga energi sejak dimulainya perang Ukraina-Rusia, menjadi bukti bahwa kenaikan harga mulai melukai daya beli konsumen AS. Dow Jones dan S&P 500 berakhir cenderung flat setelah ditutup naik tipis. Dow Jones menguat 8,77 poin (+0,03%) menjadi 31.261,9 dan S&P 500 bertambah 0,57 poin (+0,01%) ke level 3.901,36. Sementara Nasdaq turun 33,88 poin (-0,30%) ke posisi 11.354,62. Dalam seminggu terakhir, ketiga indeks bursa saham AS melanjutkan pelemahannya dengan indeks S&P 500 dan Nasdaq mencatat kerugian 7 minggu berturut-turut dan menjadi penurunan beruntun terpanjang sejak berakhirnya gelembung dotcom pada tahun 2001. Sementara Dow Jones mengalami penurunan mingguan ke-8 berturut-turut alias yang terpanjang sejak 1932 selama Depresi Hebat. Sepanjang pekan lalu, Dow Jones melemah -2,9%, S&P500 merosot -3,05% dan Nasdaq anjlok -3,82%.

Dari dalam negeri, IHSG melanjutkan penguatannya dengan ditutup naik 94,809 poin (+1,39%) ke level 6.918,144 pada perdagangan akhir pekan. Investor asing membukukan net buy di pasar reguler senilai  Rp 372 miliar. Sepanjang pekan lalu, IHSG berhasil rebound dan menguat hingga +4,85% meski investor asing masih melakukan aksi net sell senilai Rp 1,25 triliun di pasar reguler.

Pasar saham Indonesia berhasil rebound setelah menguat selama 4 hari berturut-turut atau selama seminggu terakhir. Rebound IHSG ditopang oleh sejumlah sentimen positif dari dalam negeri, diantaranya pelonggaran kebijakan PPKM oleh pemerintah yang akan mendorong pemulihan ekonomi nasional secara signifikan, serta rilis data neraca dagang Indonesia yang kembali surplus dan berhasil mencetak rekor baru. Tingginya harga komoditas membuat neraca perdagangan Indonesia mampu mencetak surplus hingga 24 bulan beruntun, dan membantu transaksi berjalan mencatat surplus US$ 0,2 miliar atau 0,1% dari PDB sehingga membuat current account mengalami surplus 3 kuartal beruntun. Surplus transaksi berjalan menjadi fundamental penting bagi Indonesia, dan memberikan sentimen positif ke rupiah dan IHSG agar tidak terpuruk akibat kuatnya tekanan eksternal.

Setelah terjun bebas -8,73% pada pekan sebelumnya, pasar saham Indonesia akhirnya bangkit dan berhasil rebound tajam di pekan lalu, meski belum mampu balik ke level psikologis 7.000. Secara teknikal, IHSG berhasil rebound dan bertahan diatas garis psikologis MA 200 yang saat ini berada di level 6.608. Rebound kencang IHSG bahkan telah berhasil menembus resistance yang merupakan level high sebelumnya di 6.902 dan juga merupakan area fibo 50%-nya. Selama mampu bertahan diatas 6.902, ada potensi bagi IHSG untuk bergerak naik lagi menuju target terdekat dikisaran 6.696 (area fibo 61,8%). Indikator teknikal MACD mulai balik arah dan potensi terjadi golden cross, sedangkan volume transaksi yang tipis di bawah rata-rata 20 hariannya, mengindikasikan bahwa IHSG masih rebound dan ada potensi bergerak dalam fase konsolidasi setelah turun tajam.

Bullish scenario apabila kenaikan berlanjut dan melewati level psikologis 7.000, maka ada peluang bagi IHSG untuk menuju area kisaran gap 7.156-7.204 sebagai targetnya. Sedangkan apabila gagal melewati resistace 6.696 dan bergerak turun di bawah 6.902, maka ada peluang IHSG menjalankan bearish scenario dengan potensi kembali melemah menguji area support psikologis MA 200 hariannya lagi.

Untuk minggu ini pelaku pasar akan mencermati hasil RDG BI pada hari selasa yang diperkirakan akan tetap dipertahankan suku bunga acuan di level 3,5%. Sementara dari luar negeri, data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari investor di minggu ini antara lain adalah :

  • Senin 23 Mei 2022 : Pernyataan Gubernur BOE Bailey
  • Selasa 24 Mei 2022 : Rilis data manufaktur Jerman dan Inggris, Pernyataan Ketua The Fed Powell
  • Rabu 25 Mei 2022 : Laporan meeting The Fed
  • Kamis 26 Mei 2022 : Rilis data GDP AS
  • Jum’at 27 Mei 2022 : Rilis data pendapatan dan pengeluaran pribadi serta price index AS

Sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. Pasar saham Indonesia masih berada dalam pola technical rebound setelah terkoreksi dalam pasca kembali dari libur panjang lebaran. Meski terlihat sudah mulai mana, karena IHSG mampu melewati level tertinggi sebelumnya di 6.902, namun tetap disarankan lebih berhati-hati dalam menyikapi perkembangan pasar selanjutnya. Kemungkinan IHSG berpotensi bergerak dalam fase konsolidasi dengan volatilitas tinggi setelah rebound tajam pada pekan lalu. Cermati area support terdekat di 6.902, apabila mampu bertahan maka IHSG ada peluang melanjutkan kenaikannya. Namun jika gagal, ada potensi IHSG bergerak melemah kembali ke area psikologis MA 200 hariaannya lagi.

Untuk itu  tetap disarankan safe trading dan selalu kontrol resiko sesuai dengan trading plans yang telah dibuat. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi massive bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap dengan melakukan buy on weakness, terutama pada saham-saham yang masih memiliki fundamental bagus dan dan kinerja keuangan yang kuat, serta prospek yang cerah kedepan. Atur strategi pembelian dan money manajemennya dengan baik.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium. Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading/investasi, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Ingin bergabung menjadi member premium kami dapat melihatnya infonya disini: http://step-trader.com/member-area/