Read more

SRIL: Still On The Right Track

Setelah turun dari level 414, koreksi saham SRIL mulai mendekati support uptrend linenya yang saat ini berada dikisaran 356. Koreksi lanjutan saham ini tampaknya mulai terbatas, dan berpeluang untuk terjadi rebound, khususnya jika SRIL mampu menguat dan menembus resisten terdekat dikisaran 376-378. Volume transaksi yang sempat hilang pada saat terjadi koreksi mulai muncul kembali, menunjukan […]

Read more

BNGA: Continue To Rebound

Melanjutkan ulasan sebelumnya pada tanggal 17 Oktober 2017 dalam rekomendasi: “A POSSIBLE TURNING POINT FOR BNGA?” Setelah bertahan diatas garis MA 200, saham BNGA berhasil rebound dari support uptrend jangka panjangnya. Saat ini BNGA berpotensi melanjutkan kenaikannya setelah mampu melewati resisten konsolidasinya dikisaran 1255. Penembusan resisten tersebut juga disertai dengan meningkatnya volume secara signifikan, sehingga […]

Read more

Masih Mampukah INCO Kembali Menguat?

INCO baru saja merilis kinerja 9 bulan yang berakhir pada 30 September 2017. Pendapatan emiten sebesar US$ 448,70 juta atau naik jika dibandingkan dengan pendapatan di periode sama tahun sebelumnya US $405,45 juta. Sementara rugi periode berjalan mencapai US$ 19,62 juta, naik dari rugi periode berjalan kuartal ketiga tahun 2016 lalu yang sebesar US$ 7,02 […]

Read more

BBTN: Temporary Rebound?

BBTN terus tertekan dan mengalami koreksi selama 7 hari berturut-turut. Penurunan curam yang dialami oleh BBTN telah membuat saham ini keluar dari lower bolinger band, sehingga membuka peluang untuk terjadinya teknikal rebound sementara. Saat ini BBTN tengah menguji area support level 2710 dan juga support uptrend line jangka panjangnya. Jika mampu bertahan di support tersebut, […]

Read more

Menunggu Konsolidasi ASRI Berakhir

Melanjutkan rekomendasi sebelumnya pada tanggal 18 Oktober 2017 dalam ulasan: “ASRI STILL ON CONSOLIDATION, WHAT NEXT?” ASRI masih berkonsolidasi dikisaran 374-408. Apabila level resisten 408 dapat diterombol dan dilewati, maka ASRI akan membentuk pola bullish flag dan berpotensi melanjutkan trend naiknya menuju target terdekat di 426. Jika nantinya kenaikan saham ini terus berlanjut, maka ASRI […]

Read more

Setelah IHSG Berhasil Menembus Level 6000, What Next?

Bursa  Wall Street menguat pada penutupan perdagangan akhir pekan kemarin, ditopang oleh saham-saham teknologi setelah keluarnya laporan kinerja kuartalan perusahaan yang di atas perkiraan. Investor memburu saham-saham raksasa teknologi seperti Amazon, Alphabet dan Microsoft pada akhir pekan dan mendorong Nasdaq naik ke lompatan terbesarnya di tahun ini. Sementara itu, PDB AS juga turut menggairahkan pasar. […]

Read more

A Solid Fundamental Makes PTBA Look Interesting!

PTBA mencatatkan kinerja yang luar biasa hingga kuartal ketiga tahun ini. Pendapatan emiten selama 9 bulan yang berakhir pada 30 September 2017 sebesar Rp 13,22 Triliun, atau naik 31,7% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2016 sebesar Rp 10,04 Triliun. Sementara laba bersih PTBA pada kuartal III 2017 melonjak 250% menjadi Rp 2,63 Triliun, atau […]

Read more

ELSA: Continue To Lift Higher

Setelah melemah sejenak dan berkonsolidasi dengan bertahan di area support 316, ELSA bersiap untuk kembali bergerak naik. Indikator teknikal terlihat bergerak mixed, dimana Stochastic kembali golden cross, namun MACD masih death cross walaupun cenderung bergerak sideways. Dari kondisi ini menunjukan bahwa ELSA masih berkonsolidasi dan berpeluang bergerak keatas lagi. Jika support level 316 dapat dipertahankan, […]

Read more

PPRO: Signs Of Rebound!

Setelah terus bergerak melemah dan mulai tertahan diarea level 200, PPRO mulai rebound dengan bergerak naik menembus keatas down trend resistennya di level 214. Penembusan resisten tersebut diikuti oleh volume transaksi yang meningkat tajam, sehingga menunjukan besarnya dorongan buyer untuk mengangkat harga saham PPRO. Indikator teknikal MACD membentuk pola divergence positif dan mencoba cross up […]

Read more

SRIL: Taking A Step Back Momentarily

SRIL saat ini sedang berkonsolidasi dalam trend naik. Setelah menguat mencapai level 414, SRIL mulai bergerak mundur dan mencoba bertahan di support 376-378 yang dulunya merupakan resisten sebelum di break out. Koreksi saham SRIL masih tergolong wajar, karena volume transaksi saat terjadi penurunan sangat tipis. Indikator teknikal MACD mulai bergerak mendatar diatas centreline, mengindikasikan bahwa […]