Ketidakpastian Fed Rate Kembali Menghantui Market, What Next?

Bursa saham Wall Street berakhir turun di akhir pekan, setelah rilis data tenaga kerja AS yang bervariasi. Data Non Farm Payroll bertambah 173.000 tenaga kerja baru pada bulan lalu, dibawah ekspektasi 220.000. Sedangkan angka pengangguran turun menjadi 5,1%, yang merupakan tingkat pengangguran terendah dalam 7 tahun terakhir. Hal ini makin menimbulkan ketidakpastian akan kenaikan suku bunga The Fed pada bulan ini, sehingga membuat Dow Jones anjlok 272,38 poin (-1,66%) menjadi 16.102,38, S&P 500 turun 29,91 poin (-1,53%) menjadi 1.921,23 dan Nasdaq melemah 49,58 poin (-1,05%) menjadi 4.683,92. Ketidakpastian kenaikan suku bunga The Fed, di tengah gejolak pasar global akibat kekhawatiran soal perekonomian China, membuat bursa utama AS tertekan sepanjang pekan lalu. Dalam sepekan, Dow Jones anjlok -3,25%, S&P 500 merosot -3,4%, dan Nasdaq melemah -2,99%.

Sementara dari dalam negeri, IHSG ditutup turun 17,768 poin (-0,40%) ke level 4.415,343, mengikuti pelemahan pasar saham Asia akibat kekhawatiran melambatnya ekonomi dunia. Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih sebesar Rp. 109 milyar dipasar reguler. Sepanjang pekan kemaren, IHSG mengalami penurunan sebesar -0,69%, dengan investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp. 962 milyar di pasar reguler.

Terus keluarnya dana asing dan melemahnya nilai tukar Rupiah jelang pertemuan bank sentral AS, menjadi faktor tertekannya IHSG. Fokus pasar terhadap FOMC meeting yang akan digelar pada 16-17 September 2015 untuk mempertimbangkan kenaikan suku bunga acuan AS pertama kalinya sejak 2006, menjadi sorotan utama saat ini disamping sentimen negatif dari gejolak ekonomi di China. Setelah libur dua hari pada akhir pekan lalu, pasar saham China akan kembali buka pada besok senin. Pelaku saham akan kembali mencermati data ekonomi China, yaitu data perdagangan export-import dan neraca perdagangan yang akan rilis hari Selasa, serta data inflasi pada hari Kamis.

Kombinasi dari ketidakpastian Fed Rate jelang FOMC meeting dan ketidakstabilan market di China masih akan membebani sentimen market global, termasuk IHSG pada pekan depan. Sementara dari dalam negeri, pelaku pasar tengah menantikan terobosan yang akan dilakukan pemerintah. Rencananya pemerintah akan segera menerbitkan stimulus berupa paket kebijakan ekonomi lanjutan untuk memperkuat kepercayaan pasar terhadap perekonomian Indonesia. Dengan mempertimbangkan sentimen2 tersebut, maka IHSG berpeluang untuk bergerak mixed cenderung sideways melanjutkan konsolidasinya dikisaran range trading 4300-4510.

Secara teknikal IHSG sekarang dalam fase konsolidasi mencari arah pergerakan selanjutnya. Support IHSG untuk pekan depan berada di level 4300, jika dijebol IHSG berpotensi menutup gap 4295-4237. Sementara resisten IHSG di 4510, jika ditembus maka ada potensi IHSG menutup gap 4572-4619. Indikator teknikal Stochastic cenderung bergerak mendatar, sedangkan MACD bergerak naik diarea negatif dengan histogram bar naik diatas centerline. Sementara MA5 gagal untuk golden cross keatas MA20, dan posisi close IHSG masih di bawah MA5. Dari kondisi ini menunjukan bahwa IHSG masih berkonsolidasi, karena meskipun signal jangka pendek masih condong menguat, namun terlihat kurang solid.

06September15-IHSG

Di tengah ketidakpastian kenaikan Fed rate dan ekonomi China serta penantian akan paket kebijakan ekonomi pemerintah, terlihat pelaku pasar hanya melakukan trading pendek dan cepat. Sehari setelah saham2 konstruksi naik cukup signifikan, tekanan jual dan aksi profit taking langsung muncul kembali. Hal ini menandakan, secara overall signal pelemahan masih lebih dominan. Meskipun trading jangka pendek masih disarankan, namun pelaku pasar sebaiknya tetap berhati2 dalam menerapkan strategi tradingnya. Jika terjadi penguatan yang signifikan bisa dimanfaatkan untuk Sell On Strength dulu. Tetap Safe Trading..!!

Untuk sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek, akan diulas khusus di area member premium. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook dan ide trading, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*