Kenaikan Mulai Tertahan, IHSG Berpotensi Untuk Konsolidasi

Bursa saham AS ditutup menguat pada akhir pekan, seiring dengan penguatan saham sektor perbankan dan energy pasca minyak sentuh level US$ 42/barel. Dow Jones ditutup naik 120,81 poin (+0,69%) ke level 17.602,3, S&P 500 bertambah 8,99 poin(+0,44%) menjadi 2.049,58 dan Nasdaq menguat 20,66 poin (+0,43%) ke 4.795,65. Wall Street memperpanjang kenaikan mingguan beruntun terpanjang sejak November, seiring sikap dovish dan kebijakan The Fed dalam mempertahankan suku bunga. Bursa utama AS naik dalam lima pekan berturut-turut. Dalam sepekan, Dow Jones mengalami kenaikan +2,26%, S&P 500 menguat +1,35% dan Nasdaq bertambah +0,99%.

Dari dalam negeri, IHSG berakhir cenderung flat di akhir pekan. IHSG ditutup hanya menguat tipis 0,02 poin (+0,00%) ke level 4.885,708, dengan volume transaksi sangat tinggi mencapai Rp 7,95 triliun. Dana asing yang mengalir masuk cukup besar tercatat sekitar Rp. 807 miliar dipasar reguler. Pemangkasan suku bunga BI sebesar 25 bps menjadi 6,75% dan reaksi hasil keputusan The Fed membuat IHSG menguat sepanjang pekan sebesar +1,49%, dengan diikuti oleh net buy asing sekitar Rp. 1,67 triliun dalam sepekan. Dengan penguatan ini, maka  kinerja IHSG masih menjadi salah satu yang memberikan imbal hasil terbaik di dunia sepanjang tahun ini dengan mencatatkan kenaikan sebesar 6,37% (year to date).

Laju positif IHSG sepanjang tahun ini mendapatkan sokongan  dari pemangkasan BI rate ketiga kali berturut-turut dalam 3 kali pertemuan RDG BI terakhir. Selain itu menguatnya nilai tukar rupiah yang didorong oleh capital inflow  seiring dengan aksi beli pemodal asing turut menopang penguatan IHSG. Pemangkasan suku bunga acuan dan menguatnya nilai tukar rupiah, akan kondusif bagi saham yang interest rate sensitive, mempunyai cost dan  menggunakan bahan baku import, serta berbasis aset rupiah. Sektor-sektor yang diuntungkan antara lain sektor perbankan, properti, konstruksi, infrastruktur dan konsumer. Disamping itu penguatan harga minyak mentah yang telah menembus keatas  level $40/ barel, turut mendorong reboundnya saham berbasis komoditas.

Walaupun kondisi saat ini sangat kondusif dan tidak terlihat adanya tanda-tanda yang mengkhawatirkan, namun rally yang terjadi pada market sejak pertengahan Februari berpotensi untuk mengalami konsolidasi sejenak. Kenaikan yang terjadi pada Dow Jones telah memasuki area resistennya seperti yang pernah kami perkirakan pada dua pekan lalu ketika Dow Jones mulai rebound. Saat ini Dow Jones tengah berada di kisaran target pola double bottomsnya disekitar level 17.600. Penguatan yang terjadi dalam 5 pekan berturut-turut, membuka potensi untuk terjadinya aksi profit taking dalam jangka pendek.

20Maret16-DJIA

Demikian juga dengan harga minyak dunia, yang telah menyentuh level $42/barel. Saat ini minyak hampir mencapai target pola double bottomsnya di kisaran $43/barel, sehingga terbuka potensi untuk bergerak konsolidasi atau rawan profit taking jangka pendek, setelah rally penguatan sejak bulan lalu.

20Maret16-OIL

Lalu bagaimana dengan IHSG? Technically, IHSG saat ini masih berada dalam pola uptrend, yaitu Pola Rising Wedge. Indikator teknikal MACD bergerak sideways dengan histogram bar merah muncul diarea positif. Moving average jangka pendek berada diatas moving average jangka panjang (MA5 > MA 20> MA50 > MA100). Dari kondisi ini, mengindikasikan bahwa IHSG masih bergerak dalam pola uptrendnya. Namun posisi dua candle terakhir yang menyerupai doji, menunjukkan bahwa penguatan IHSG mulai tertahan. IHSG berpotensi untuk mengalami top reversal. Apalagi kenaikan IHSG pada pekan lalu meninggalkan gap bawah di level 4813-4835, sehingga jika terjadi pembalikan arah, maka gap tersebut berpotensi untuk di tutup terlebih dulu. Untuk pekan ini gap tersebut akan menjadi support IHSG, disamping support level psikologis 4800. Sementera untuk resisten IHSG pekan ini diperkirakan berada dikisaran 4920-4950.

20Maret16-IHSG

Pekan ini tidak ada data ekonomi penting yang akan dirilis dari dalam negeri. Tapi mendekati akhir Maret, akan banyak laporan keuangan emiten FY 2015 yang akan dirilis karena batas waktu pelaporan adalah akhir bulan ini. Sedangkan dari luar negeri juga tidak banyak data penting yang akan dirilis. Beberapa data ekonomi penting yang akan menjadi perhatian pelaku pasar adalah hari rabu rilis data persediaan minyak dan data perumahan AS. Sedangkan hari kamis akan rilis data klaim pengangguran dan durable goods orders AS. Lalu pada hari Jum’at akan rilis data GDP AS.

Sepinya data ekonomi pada pekan ini diperkirakan akan membuat market mengalami cooling down. Terlebih lagi pada jum’at akhir pekan nanti ada libur nasional yaitu Hari Raya Jum’at Agung (Good Friday), yang juga akan diperingati oleh mayoritas bursa global (Eropa & Amerika). Kondisi ini membuat pasar cenderung mengalami konsolidasi dengan potensi rawan minor profit taking.

Tapi apabila terjadi profit taking dan setelah IHSG menutup gap bawahnya serta masih mampu bertahan, maka IHSG berpeluang untuk menguat lagi, karena mengingat IHSG masih dalam pola uptrend. Jadi jika terjadi koreksi dan IHSG masih dapat bertahan dilevel psikologis 4800, maka gunakan kesempatan tersebut untuk kembali melakukan akumulasi. Bagi trader untuk sementara lebih baik trading jangka pendek dulu pada saham-saham tertentu, melihat kondisi yang telah overbought. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi dapat melakukan akumulasi pada saham-saham yang  berkinerja bagus dan memiliki prospek yang cerah kedepannya.

Untuk sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas khusus di area member premium. Jangan lupa untuk selalu kontrol resiko dan disiplin dengan trading plans yang telah dibuat. Dan bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, ide trading, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*