A Solid Earnings Will Drive JPFA To Lift Higher

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan after market close pada akhir pekan kemaren, JPFA berhasil meraup laba bersih di semester I 2016 sebesar Rp. 1,03 triliun, setelah pada periode yang sama tahun lalu mencatatkan kerugian Rp. -251,5 miliar. Pencapaian laba di Kuartal II 2016 ini memang mengejutkan, jika melihat laba kuartal I 2016 yang hanya sebesar Rp. 277,2 miliar (naik hampir 3x lipat QoQ). Hal ini membuktikan bahwa kinerja perusahaan yang bergerak pada industri pakan ternak ini terus membaik.

LK-JPFA

Secara fundamental, dengan EPS sebesar 90/lembar pada semester I, maka jika kinerja dianggap sama hingga akhir tahun diperkirakan EPS akan menjadi 180/lembar (annualized). Jika mengacu pada PER industri sejenis, dimana PER MAIN 12,12x dan PER CPIN 18,13x, maka jika di ambil rata-rata PER 15x akan didapatkan target price JPFA di 15 x 180 = 2700. Atau jika kita berikan kondisi PER terendah sekalipun di 10x, maka target price JPFA di 1800. Kondisi ini masih tergolong murah jika dibandingkan dengan harga closing akhir pekan kemaren di 1475. Masih ada potensial upside sekitar 22% (TP 1800) hingga 83% (TP 2700) dari harga close price market kemaren.

14Agusutus16-JPFA

Secara Teknikal, saat ini JPFA masih berkonsolidasi dalam trend naik, didalam uptrend channelnya. Dari indikator teknikal Stochastic dan MACD yang terlihat bergerak mendatar, mengindikasikan kecenderungan saham ini sedang berkonsolidasi condong menguat lagi. Selama bertahan di Support 1425, JPFA berpotensi melanjutkan penguatannya. Target terdekat di 1565 dan jika berlanjut akan menuju target berikutnya dikisaran 1670-1705.

Rekomendasi: Buy. Stoploss jika gagal bertahan di 1425.

Disclaimer ON

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*