Menunggu Aksi The Fed, IHSG Masih Melanjutkan Konsilidasinya

Bursa AS ditutup datar, setelah Ketua The Fed Janet Yellen memberi sinyal akan menaikkan tingkat suku bunga bulan ini, apabila data tenaga kerja dan data ekonomi lainnya menguat. Para analis memperkirakan, Yellen bakal mengumumkan kenaikan suku bunga pada rapat bank sentral 14-15 Maret nanti. Dalam pidatonya saat pertemuan bisnis di Chicago, Yellen mengatakan suku bunga The Fed akan naik lebih cepat tahun ini, seiring kondisi ekonomi AS yang nampak baik dalam menghadapi tantangan dari dalam maupun luar negeri, selama masa jabatannya sebagai Gubernur Bank Sentral. Dow Jones ditutup naik 2,74 poin (+0,01%) ke posisi 21.005,71, S&P 500 menguat 1,2 poin (+0,05%) ke level 2.383,12 dan Nasdaq bertambah 9,53 poin (+0,16%) menjadi 5.870,75. Dalam sepekan Wall Street memperpanjang penguatannya, dengan Dow Jones naik +0,88%, S&P 500 bertambah +0,67% dan Nasdaq meningkat +0,44%.

Sementara dari dalam negeri, IHSG menutup perdagangan akhir pekan berkurang 17,039 poin (-0,32%) ke level 5.391,215, akibat aksi ambil untung.  Walaupun turun, tapi investor asing masih membukukan net foreign buy sebesar Rp. 89 miliar di pasar reguler. Dalam sepekan IHSG berhasil menguat tipis +0,1%, dengan didukung oleh aliran dana asing masuk ke bursa sekitar Rp. 96 miliar di pasar regular.

IHSG melanjutkan konsolidasinya, tidak banyak berubah jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya. Seperti  yang telah diprediksikan pada pekan lalu, walaupun naik tapi penguatan IHSG terbatas dan pasar seperti jalan di tempat. Banyaknya sentimen positif baik dari dalam dan luar negeri, tidak mampu mendorong kenaikan signifikan pada IHSG, karena pelaku pasar sepertinya condong untuk  wait & see menunggu kepastian naiknya fed rate pada pertengahan bulan ini.

Diperkirakan sentimen global masih akan mendominasi pergerakan IHSG pada pekan depan, khususnya dari rencana kenaikan Fed Rate pada FOMC tanggal 14-15 Maret 2017. Pasca pidato Yellen pada akhir pekan kemaren, menurut FedWatch CME Grup ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga The Fed naik menjadi 79,7% dari 77,5% sehari sebelum pidato Yellen. Tapi jika dibandingkan pekan sebelumnya, ekspektasi ini meningkat tajam dari sekitar 27%, setelah sentimen hawkish dari beberapa pidato para pejabat Federal Reserve. Kondisi ini mengisyaratkan bahwa kenaikan suku bunga The Fed peluangnya sangat besar terjadi pada pertengahan bulan ini.

Secara teknikal, kondisi IHSG tidak banyak mengalami perubahan. IHSG masih berkonsolidasi dengan kecenderungan menguat terbatas membentuk pola rising wedge. Terlihat dari chart di bawah ini bahwa IHSG masih berusaha untuk menembus resisten gap di 5380-5443. Dari indikator teknikal Stochastic dan MACD masih bergerak mendatar, mengindikasikan bahwa IHSG sedang berkonsolidasi dengan kecenderungan bergerak sideways.

Untuk pekan ini IHSG diperkirakan akan bergerak di support 5350, sedangkan resistennya berada di gap 5443. Perhatikan level support dan resistennya, apabila jebol ke bawah atau ke atas, kemungkinan akan terjadi pergerakan yang cukup signifikan. Penembusan keatas resisten 5443, berpeluang membuat IHSG melanjutkan penguatannya menguji area resisten kuat dikisaran 5490. Sementara apabila level support yang dijebol, maka IHSG berpeluang untuk kembali melemah menuju kisaran 5250 lagi.

Adapun sentimen dari dalam negeri yang akan menjadi perhatian dari para pelaku pasar pada pekan ini adalah data cadangan devisa yang perkiraan naik ke level US$117,2 miliar dari US$ 116,9 miliar pada hari selasa, tingkat keyakinan konsumen yang diperkirakan naik ke level 116,3 dari 115,3 pada hari rabu dan penjualan ritel dengan proyeksi turun ke level 10,38% dari 10,5% pada hari kamis. Sementara dari luar negeri, beberapa agenda dan data ekonomi penting yang diperkirakan akan menjadi perhatian para investor adalah:

  • Hari Selasa: Pernyataan dan keputusan tingkat suku bunga RBA, Rilis data GDP zona eropa, Rilis data perdagangan AS
  • Hari Rabu: Rilis data GDP Jepang, Rilis data perdagangan China, Rilis data persediaan minyak AS
  • Hari Kamis: Rilis data inflasi China, Pernyataan dan keputusan suku bunga ECB, Rilis data klaim pengangguran AS
  • Hari Jum’at: Rilis data manufaktur dan perdagangan Inggris, Rilis data pekerjaan dan tingkat pengangguran AS

Melihat data-data diatas, maka pergerakan IHSG pekan ini akan lebih dipengaruhi oleh sentimen indeks global yang diperkirakan akan bergerak cenderung fluktuatif menunggu beberapa kebijakan moneter yang akan dikeluarkan oleh Bank Sentral sejumlah negara seperti Australia dan Bank Sentral Eropa. Sementara dari AS, data ekonomi yang paling ditunggu adalah data pekerjaan AS pada akhir pekan yang akan menjadi acuan The Fed untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan mendatang tanggal 14-15 Maret nanti. Sedangkan dari dalam negeri, rilis laporan keuangan emiten masih akan mewarnai pergerakan IHSG. Untuk senin awal pekan besok, IHSG diperkirakan kemungkinan masih akan bergerak bervariasi dengan melanjutkan konsolidasinya dalam kisaran sempit, dalam rentang  support di 5367 dan resisten di 5412.

Sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. Cermati area level support dikisaran 5330-5350, yang apabila ditembus kebawah akan mengakhiri trend naik jangka pendek IHSG. Disarankan untuk lebih hati-hati dalam trading apabila support tersebut gagal dipertahankan. Tetap lakukan safe trading dan selalu kontrol resiko dengan menerapkan strategi trading sesuai dengan trading plans yang telah dibuat. Sementara bagi investor jika terjadi pelemahan, masih bisa dimanfaatkan untuk melakukan buy on weakness secara bertahap. Fokus tetap pada saham-saham yang telah merilis laporan kinerja bagus, atau emiten-emiten yang bakal merilis laporan keuangan dengan perkiraan prospek kinerja cemerlang.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Join layanan messaging satu arah di Channel Telegram Messenger kami untuk mendapatkan update rekomendasi langsung melalui smartphone Anda. Silahkan download Telegram Messenger di Playstore atau Appstore anda. Temukan kami dengan search: @steptrader

atau…

klik link berikut: https://telegram.me/steptrader

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*