Menunggu Arah Kebijakan The Fed dan BI, IHSG Terkonsolidasi Pasca Rebound Tajam

Consolidate Word Combining Companies Consolidation Organization

Bursa Wall Street ditutup melemah pada akhir pekan karena investor berhati-hati jelang pertemuan bank sentral AS pada pekan depan. Selain itu, peringatan dari Broadcom mengenai melemahnya permintaan global membebani produsen chip dan menambah kekhawatiran perang dagang AS-China. Saham Broadcom Inc anjlok lebih dari 5% setelah memangkas proyeksi pendapatan setahun penuh sebesar USD 2 miliar. Hal itu didorong perang dagang antara AS-China serta pembatasan ekspor pada Huawei Technologies Co Ltd. Dow Jones melemah 17,16 poin (-0,07%) ke level 26.089,61, S&P 500 susut 4,66 poin (-0,16%) menjadi 2.886,98 dan Nasdaq tergelincir 40,47 poin (-0,52%) ke posisi 7.796,66. Selama sepekan indeks bursa saham utama AS ditutup menguat, dengan Dow Jones naik +0,41%, S&P 500 menguat +0,47% dan Nasdaq bertambah +0,7%.

Sementara dari dalam negeri, IHSG ditutup melemah 22,81 poin (-0,36%) ke level 6.250,26 di akhir pekan. Investor asing membukukan net sell dengan mencatatkan penjualan bersih senilai Rp 159 miliar di pasar reguler. Dalam sepekan, IHSG berhasil menguat +0,66%, meski investor asing membukukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 182 miliar. 

Laju IHSG mampu mempertahankan penguatannya selama sepekan usai libur panjang Lebaran, sehingga mencatatkan kenaikan menjadi 3 minggu berturut-turut. IHSG menguat didorong saham kapitalisasi besar yang dipicu oleh sentimen ekspektasi turunnya suku bunga. Namun kenaikan IHSG menjadi terbatas karena masih dibayangi oleh perang dagang antara AS-China. Selain itu naiknya data inflasi bulan Mei diatas ekspektasi menjadi 0,68% (MoM) dan 3,32% secara YoY, serta turunnya cadangan devisa pada akhir Mei sebesar USD 4 miliar menjadi USD 120 miliar, turut menghambat laju IHSG pada pekan kemaren.

Penguatan IHSG pekan lalu masih sesuai dengan ekspekatasi kami di awal pekan. Namun setelah mengalami rebound tajam, IHSG mulai terlihat berkonsolidasi. Untuk pekan ini pergerakan IHSG akan diwarnai oleh arah kebijakan sejumlah bank sentral di berbagai negara yang akan mengadakan pertemuan dan berencana untuk menurunkan suku bunga acuan guna mengantisipasi perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Namun fokus perhatian dari pelaku pasar akan tertuju pada arah kebijakan The Fed dan BI yang akan mengadakan pertemuannya, yaitu FOMC pada tanggal 18-19 Juni dan RDG BI pada tanggal 19-20 Juni. Penetapan suku bunga The Fed dan BI akan sangat dinantikan oleh para pelaku pasar. Kebijakan pelonggaran moneter akan sangat diapresiasi oleh investor, karena dapat memberikan katalis positif bagi penguatan IHSG.

Pasca rebound dari koreksi tajam dengan menembus keatas downtrend resistance line dan gap di 6.107-6.135 pada akhir bulan lalu, maka secara teknikal IHSG terlihat mulai bergerak positif. Namun rebound kenaikan IHSG saat ini mulai tertahan di area resistance level 6.335. IHSG terlihat agak melambat setelah rebound tajam dan cenderung mulai terkonsolidasi setelah mencapai target rebound sesuai ekspektasi kami di 6.335 pada pekan lalu.

Saat ini IHSG berpeluang mengalami pullback menguji area support gap di 6.209 dan garis MA 200 akan menjadi level support kuat indeks. Diperkirakan setelah tutup gap 6.209 dan bertahan diatas level MA 200, IHSG berpotensi melanjutkan rally menuju target tertingginya tahun ini kembali di level 6.636, dengan minor target di 6.450. Indikator teknikal MACD yang masih bergerak naik dan diharapkan dapat cross up keatas centreline, mengindikasikan bahwa IHSG masih cenderung bergerak positif.

Untuk pekan ini perhatian para pelaku pasar akan tetuju pada rilis data dan agenda ekonomi penting, diantaranya adalah:

  • Selasa 18 Juni 2019 : Pernyataan Presiden ECB Mario Draghi, Laporan Kebijakan Moneter RBA Australia
  • Rabu 19 Juni 2019 : Rilis data neraca perdagangan Jepang, Rilis data inflasi Inggris, Kebijakan suku bunga dan proyeksi ekonomi AS oleh The Fed
  • Kamis 20 Juni 2019 : Kebijakan suku bunga Jepang dan konferensi pres BOJ, Rilis data penjualan ritel Inggris dan Kebijakan suku bunga BOE, Kebijakan suku bunga BI 
  • Jum’at 21 Juni 2019 : Rilis data inflasi Jepang, Rilis data manufaktur Jerman

Sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. Kemungkinan IHSG masih akan melanjutkan pola konsolidasi sampai ada pengumuman terkait arah kebijakan suku bunga Fed dan BI. IHSG diperkirakan akan berkonsolidasi di rentang kisaran range area 6.209-6.335 pada pekan ini. Penembusan keatas 6.335 berpotensi bagus bagi IHSG untuk melanjutkan penguatannya.

Namun selama masih berkonsolidasi disarankan tetap safe trading. Selalu waspada dan tetap berhati-hati apabila kondisi pasar kembali menjadi tidak kondusif lagi. Terus cermati arah perkembangan pasar dan kondisi situasi global maupun domestik. Selalu kontrol resiko sesuai dengan trading plans yang telah dibuat terutama jika pasar kembali mengalami ketidakpastian. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi massive bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap dengan melakukan buy on weakness, terutama pada saham-saham yang masih memiliki kinerja bagus dan prospek kedepan yang cerah.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium. Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading/investasi, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Ingin bergabung menjadi member premium kami dapat melihatnya infonya disini: http://step-trader.com/member-area/

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*