IHSG Masih Dalam Fase Konsolidasi Jangka Pendek Membentuk Pola Bullish Flag Pattern

Consolidate Word Combining Companies Consolidation Organization

Bursa Wall Street ditutup menguat dan kembali mencetak rekor penutupan tertinggi baru pada akhir pekan, menyusul laporan pekerjaan AS yang kuat serta data positif dari eksperimen uji coba obat Pfizer melawan virus Covid-19. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan penambahan 531.000 pekerjaan di bulan Oktober 2021 dan tingkat pengangguran turun menjadi 4,6%. Data lapangan kerja AS tersebut lebih baik dari ekspektasi sehingga meningkatkan optimisme terhadap pemulihan ekonomi. Di sisi lain, Pfizer mengumumkan bahwa uji klinis pilnya untuk mengobati Covid-19 menunjukkan pengurangan 89% risiko rawat inap atau kematian pada pasien dewasa yang berisiko tinggi. Dow Jones ditutup naik 203,72 poin (+0,56%) menjadi 36.327,95, S&P 500 menguat 17,47 poin (+0,37%) menjadi 4.697,53 dan Nasdaq bertambah 31,28 poin (+0,2%) menjadi 15.971,59. Dalam sepekan, ketiga bursa saham utama AS berhasil ditutup menguat dengan Dow Jones bertambah +1,42%, S&P 500 naik 2% dan Nasdaq melonjak +3,05%.

Sementara dari dalam negeri, IHSG ditutup turun tipis 4,658 poin (-0,07%) ke level 6.581,785 pada perdagangan akhir pekan. Investor asing mencatatkan net buy di pasar reguler senilai Rp 55 milyar. Dan sepanjang pekan lalu IHSG tercatat melemah -0,15%, meski investor asing membukukan net buy sebesar Rp 607 miliar di pasar reguler.

Melemahnya IHSG pekan lalu semakin memperlebar jarak dengan rekor tertinggi sepanjang masanya di level 6.693,466 yang pernah dicapai pada 20 Februari 2018 silam. Mengawali bulan November, performa IHSG memang kurang meyakinkan, karena pelaku pasar cenderung melakukan aksi profit taking setelah indeks terus bergerak menguat dalam 5 bulan berturut-turut sejak bulan bulan Juni hingga Oktober. Selain itu secara musiman, statistik IHSG juga cenderung memberikan return bulanan negatif pada November dalam satu dekade terakhir. Sejak 2012, IHSG hanya menguat sebanyak 3 kali sedangkan sisanya 7 kali berakhir dengan pelemahan.

Pergerakan IHSG sepanjang pekan lalu cenderung bergerak melemah karena investor wait and see menunggu keputusan The Fed terkait rencana tapering off. Selain itu IHSG juga merespon negatif terhadap aktivitas manufaktur China yang kembali terkontraksi pada periode Oktober 2021. Meningkatnya permintaan (demmand) yang tidak dapat dibarengi dengan penambahan pasokan (supply), membuat inflasi dari harga produsen atau Producer Price Index (PPI) di China meningkat tinggi. Hal ini membuat pelaku pasar khawatir akan potensi terjadinya stagflasi di China, yang juga mulai berdampak pada beberapa negara lainnya. Disisi lain, rilis data pertumbuhan ekonomi RI pada kuartal III-2021 yang hanya tumbuh 3,51% secara tahunan (yoy), atau lebih rendah dari perkiraan konsensus menjadi sentimen negatif tambahan bagi IHSG di akhir pekan kemaren.

Secara teknikal IHSG masih belum mampu kembali bertahan di atas level psikologis 6.600. Meski melemah pada pekan lalu, namun IHSG terlihat masih bergerak dalam fase konsolidasi jangka pendek, ditengah tren naik dengan membentuk pola bullish flag pattern. Pelemahan yang dialami IHSG pekan lalu masih merupakan koreksi wajar dan belum terlihat ada tanda-tanda bakal mengalami penurunan tajam. Untuk pekan ini IHSG diperkirakan akan bergerak direntang area support 6.480 hingga 6.422. Sedangkan untuk area resistance IHSG pekan ini ada potensi akan bergerak dikisaran 6.600 hingga 6.680. Indikator teknikal MACD yang masih cenderung bergerak menurun diatas centreline, mengindikasikan bahwa IHSG masih bergerak dalam fase konsolidasi jangka pendek.

 Minggu ini pelaku pasar akan mencermati rilis data keyakinan konsomuen pada hari selasa. Sementara dari luar negeri, data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari investor di pekan ini antara lain adalah :

  • Senin 8 November 2021 : Pernyataan Ketua The Fed Powell, Pernyataan Gubernur BOE Bailey
  • Selasa 9 November 2021 : Rilis data PPI AS, Pernyataan Ketua The Fed Powell, Pernyataan Gubernur BOE Bailey
  • Rabu 10 November 2021 : Rilis data inflasi China, Rilis data inflasi AS
  • Kamis 11 November 2021 : Rilis data pekerjaan Australia, Rilis data perdagangan dan GDP Inggris, Proyeksi makroekonomi zona euro

Sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. IHSG masih berpotensi melanjutkan konsolidasi dengan membentuk pola bullish flag pattern. Sementara ini koreksi IHSG masih terlihat wajar dan belum terlihat bakal mengalami penurunan tajam. Namun ada potensi koreksi jangka pendek ini masih akan berlanjut, selama IHSG belum dapat melewati resistance 6.680 dan menembus level tertinggi sepanjang sejarahnya di 6.693.

Untuk itu tetap disarankan safe trading dan hati-hati, serta kontrol resiko sesuai dengan trading plans yang telah dibuat karena IHSG sudah naik cukup tinggi sehingga rawan terjadi koreksi dalam jangka pendek. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi massive bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap dengan melakukan buy on weakness, terutama pada saham-saham yang masih memiliki fundamental bagus dan dan kinerja keuangan yang kuat, serta prospek yang cerah pasca berakhirnya pandemi Covid-19 nanti. Atur strategi pembelian dan money manajemennya.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium. Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading/investasi, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Ingin bergabung menjadi member premium kami dapat melihatnya infonya disini: http://step-trader.com/member-area/