Menunggu Hasil RDG Bank Indonesia, Bagaimana Pergerakan IHSG Pekan Ini?

Consolidate Word Combining Companies Consolidation Organization

Bursa Wall Street reli pada akhir pekan dan berakhir positif, didorong oleh optimisme investor yang meningkat karena data ekonomi yang kuat dan meredanya kekhawatiran kenaikan suku bunga The Fed yang lebih besar dari perkiraan. Data ekonomi yang dirilis menunjukan bahwa penjualan ritel AS bulan Juni melampaui ekspektasi, dengan bertumbuh 1% secara bulanan atau melebihi ekspektasi analis yang memperkirakan pertumbuhan sebesar 0,9%. Pasar juga ditenangkan oleh pernyataan dari pejabat The Fed pada hari Kamis dan Jumat, yang mengindikasikan kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 75 basis poin. Gubernur The Fed Christopher Waller, Presiden Fed St. Louis James Bullard dan Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic menyatakan kemungkinan tidak akan mendukung potensi kenaikan suku bunga yang lebih tinggi, sehingga meredakan kegelisahan atas kenaikan 100 bps atau bahkan lebih besar.

Dow Jones ditutup menguat 658,09 poin (+2,15%) ke level 31.288,26, S&P 500 melonjak 72,78 poin  (+1,92%) menjadi 3.863,16 dan Nasdaq meningkat 201,24 poin (+1,79%) ke posisi 11.452,42. Meski berhasil menguat di akhir pekan, namun ketiga indeks bursa saham utama AS menutup kinerja mingguan dengan kerugian. Sepanjang pekan, Dow Jones tergelincir -0,16%, S&P melemah -0,93% dan Nasdaq merosot -1,57%.

Dari dalam negeri, IHSG ditutup turun 38,182 poin (-0,57%) ke posisi 6.651,905 pada akhir pekan. Investor asing mencatatkan net sell di pasar reguler senilai Rp. 757 milyar. Dalam sepekan terakhir, IHSG mengalami pelemahan sebesar -1,31%, dengan diikuti oleh foreign outflow sebesar Rp. 1,81 triliun di pasar reguler.

Pasar saham Indonesia kembali bergerak melemah dan melanjutkan penurunan minggu ketiga secara berturut-turut. IHSG masih terbebani oleh kondisi makroekonomi dunia yang belum menentu serta isu resesi global, sehingga terus membebani psikologis para pelaku pasar. Rilis data inflasi AS bulan Juni yang naik 9,1% secara YoY berpotensi mendorong ekspektasi untuk kenaikan suku bunga The Fed sebesar 100 basis poin pada pertemuan 26-27 Juli 2022 dan 75 basis poin lagi pada bulan September 2022, sehingga memunculkan kekhawatiran akan adanya resesi ekonomi di AS. Turunnya harga komoditas utama dunia turut menjadi faktor pemberat bagi IHSG pada pekan lalu. Sementara itu antispasi atas hasil RDG Bank Indonesia yang akan digelar tanggal 20-21 Juli 2022 membuat pelaku pasar cenderung mengambil sikap wait & see. Rilis data neraca dagang Indonesia yang kembali mencatatkan surplus sebesar US$ 5,09 miliar, belum mampu mengangkat IHSG dari tekanan jual.

Kondisi IHSG saat ini masih berfluktuasi dan cenderung mengalami tekanan seiring keluarnya investor asing dari bursa saham Indonesia. Secara teknikal, rebound IHSG saat ini masih tertahan oleh garis psikologis MA 200 day. Selama belum mampu breakout keatas garis MA 200 hariannya, maka IHSG masih berpeluang melemah menguji area support dikisaran 6.559-6.509. Namun apabila nantinya mampu melewati garis MA 200 day, maka terbuka ruang bagi IHSG melanjutkan rebound-nya menuju area resistance di level 6.859. Turunnya volume transaksi dan mulai melandainya indikator teknikal MACD mengindikasikan bahwa IHSG masih dalam tekanan dengan kecenderungan berkonsolidasi dalam jangka pendek.

Untuk minggu ini pelaku pasar akan mencermati hasil RDG Bank Indonesia pada hari kamis. Diperkirakan BI masih akan mempertahankan suku bunga acuannya tetap di level 3,5% untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, meski inflasi telah merangkak naik ke level 4,35% (YoY) dan nilai tukar rupiah yang cenderung tertekan mendekati level psikologis Rp 15.000/US$. Namun tidak menutup kemungkinan juga BI akan mulai menaikan suku bunga acuannya sebesar 25 bps apabila nilai tukar rupiah terus bergerak melemah, karena spread dengan suku bunga AS yang semakin menyempit. Sementara dari luar negeri, data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari investor di minggu ini antara lain adalah :

  • Selasa 19 Juli 2022 : Pertemuan Bank Sentral RBA Australia, Rilis data tenaga kerja Inggris, Rilis data perumahan AS
  • Rabu 20 Juli 2022 : Rilis data inflasi Inggris
  • Kamis 21 Juli 2022 : Rilis data perdagangan Jepang, Kebijakan moneter dan suku bunga BOJ Jepang, Kebijakan moneter suku bunga ECB
  • Jumat 22 Juli 2022 : Rilis data inflasi Jepang, Rilis data penjualan ritel Inggris, Rilis data manufaktur Jerman dan Inggris

Untuk sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. Pergerakan IHSG pekan ini diperkirakan masih akan bergerak volatile dalam fase downtrend jangka pendek dan cenderung berkonsolidasi menunggu hasil putusan BI terkait suku bunga acuannya. Isu resesi global, pelemahan nilai tukar rupiah dan keluarnya dana asing serta pergerakan harga komoditas masih akan mempengaruhi pergerakan pasar saham Indonesia. IHSG masih belum terlalu kondusif, selama belum mampu naik keatas garis MA 200 hariannya, karena masih ada potensi melanjutkan koreksi jika muncul sentimen negatif berikutnya.

Untuk itu disarankan tetap safe trading dan selalu kontrol resiko sesuai dengan trading plans yang telah dibuat. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi massive bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap dengan melakukan buy on weakness, terutama pada saham-saham yang masih memiliki fundamental bagus dan dan kinerja keuangan yang kuat, serta prospek yang cerah kedepan. Atur strategi pembelian dan money manajemennya dengan baik.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium. Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading/investasi, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Ingin bergabung menjadi member premium kami dapat melihatnya infonya disini: http://step-trader.com/member-area/