IHSG Masih Dipersimpangan, Breakout Menuju All Time High Ataukah Kembali Turun Lanjut Konsolidasi?

Bursa Wall Street ditutup menguat pada perdagangan akhir pekan,  didorong oleh aksi beli pelaku pasar yang seolah mengabaikan kekhawatiran tentang lemahnya prospek ekonomi kedepan. Kenaikan tersebut terjadi usai aksi jual tajam yang dimulai pada pertengahan Agustus yang dipicu oleh kekhawatiran tentang dampak kebijakan moneter yang lebih ketat dan tanda-tanda perlambatan ekonomi di Eropa dan China. Wall Street mencoba untuk menghentikan kemerosotan tiga minggu beruntun yang disebabkan oleh kekhawatiran kenaikan suku bunga agresif dari The Fed. Dow Jones ditutup naik 377,19 poin (+1,19%) menjadi 32.151, S&P 500 menguat 61,18 poin (+1,53%) menjadi 4.067,36 dan Nasdaq melonjak 250,18 poin (+2,11%) ke level 12.112,31. Ketiga indeks utama tersebut mencatatkan kenaikan mingguan pertama mereka dalam empat minggu terakhir. Pemulihan pasar minggu ini lebih terkait dengan overselling sebelumnya karena ketidakpastian tetap tinggi tentang inflasi dan agresivitas The Fed dalam kenaikan suku bunga. Dalam sepekan Dow Jones berhasil naik +2,66% , S&P 500 meningkat +3,65% dan Nasdaq melesat +4,14%.

Sementara dari dalam negeri, IHSG berhasil ditutup naik 10,639 poin (+0,15%) ke level 7.242,656 pada akhir pekan. Investor asing tercatat membukukan net buy sebesar Rp. 785 miliar di pasar reguler. Dan sepanjang minggu lalu, IHSG mampu mencatatkan penguatan +0,91% dengan diikuti oleh net buy asing di pasar reguler senilai Rp. 3,5 triliun.

Di tengah banyaknya sentiment negatif yang datang dari pasar domestik dan global, IHSG masih mampu ditutup menguat pada pekan lalu. Kenaikan harga BBM, krisis energi di Eropa, kenaikan tarif ojek online, volatilitas harga minyak, serta kenaikan suku bunga acuan bank sentral Eropa (ECB) sebesar 75 bps tidak mampu menghambat laju penguatan pasar saham Indonesia. Berkat kenaikan pada minggu lalu, IHSG berhasil membukukan kenaikan 2 pekan berturut-turut dan kian mendekati level psikologis 7.300 serta level all time high-nya. Penopang besar pergerakan IHSG sepanjang pekan lalu adalah lonjakan harga batu bara yang menembus level all time high, serta derasnya aliran dana investor asing yang melakukan aksi beli di saham-saham perbankan big cap dan TLKM.

Di tengah naiknya harga BBM yang berpotensi mengerek inflasi akhir tahun ke level di kisaran 7% dan menggerus daya beli, serta maraknya aksi demo besar-besaran menolak kenaikan BBM, IHSG tetap saja menguat, bahkan menembus level psikologis 7.200. Kinerja emiten di Semester I 2022, terutama emiten energi yang cukup bagus masih menjadi penopang kenaikan IHSG. Secara teknikal, IHSG berhasil melewati minor resistance di 7.230 dan saat ini berpeluang menguji area resistance level all time high dikisaran 7.287-7.355 (kotak biru). IHSG terlihat tengah berupaya mencoba melanjutkan reli kenaikannya dengan membuat higher high namun masih tertahan. Apabila mampu break all time high, maka IHSG akan mengkonfirmasi berlanjutnya bullish rally. Namun sebaliknya jika kembali turun di bawah 7.230, maka IHSG berpeluang menguji area minor support di 7.150. Penembusan ke bawah minor support tersebut, akan membuka peluang kembali menguji area support konsolidasinya dikisaran 7.015-7.064 (kotak merah). Indikator teknikal MACD yang bergerak mendatar mengindikasikan bahwa IHSG masih berada dalam fase konsolidasi dalam jangka pendek.

Minggu ini pelaku pasar akan mencermati rilis data perdagangan dan ekspor-impor bulan Agustus pada hari kamis. Sementara dari luar negeri, data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari investor di minggu ini antara lain adalah :

  • Senin 12 September 2022 : Rilis data GDP Inggris
  • Selasa 13 September 2022: Rilis data pekerjaan dan tingkat pengangguran Inggris, Rilis data inflasi AS
  • Rabu 14 September 2022 : Rilis data inflasi Inggris, Rilis data indeks harga produsen AS
  • Kamis 15 September 2022 : Rilis data perdagangan Jepang, Rilis data pekerjaan Australia, Rilis data penjualan ritel AS
  • Jum’at 16 September 2022 : Rilis data produksi industri China, Rilis data penjualan ritel AS, Rilis data sentimen konsumen AS

Sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. Pasar saham Indonesia terlihat masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan bergerak menguat mencoba mendekati area resistance level all time high, bahkan setelah kenaikan harga BBM. IHSG sementara masih bisa dibilang mampu bertahan ditengah koreksi yang terjadi pada pasar saham dunia. Saat ini bursa global terlihat mulai rebound, karena pasar mulai mengantisipasi rilis data inflasi AS bulan Agustus pada hari selasa. Konsensus dan perkiraan pasar, inflasi AS akan turun ke level 8,1% dari bulan sebelumnya di 8,5%, sehingga diharapkan dapat membuat The Fed sedikit melunak dalam menaikan suku bunga acuannya.. Apakah IHSG mampu break resistance all time high dan melanjutkan bullish rally dengan kembali mencetak rekor? Ataukah IHSG masih gagal menembus resistance dan kembali terkoreksi untuk masuk dalam fase konsolidasi lanjutan?

Untuk itu disarankan tetap safe trading dan selalu kontrol resiko sesuai dengan trading plans yang telah dibuat. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi massive bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap dengan melakukan buy on weakness, terutama pada saham-saham yang masih memiliki fundamental bagus dan dan kinerja keuangan yang kuat, serta prospek yang cerah kedepan. Atur strategi pembelian dan money manajemennya dengan baik.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium. Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading/investasi, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Ingin bergabung menjadi member premium kami dapat melihatnya infonya disini: http://step-trader.com/member-area/