Pasar Saham Global Menguat Menyambut Kesepakatan Plafon Utang AS, IHSG Berpotensi Rebound

Bursa Wall Street berakhir menguat di perdagangan akhir pekan, setelah rilis data pasar tenaga kerja menunjukkan pertumbuhan upah yang moderat di periode Mei. Hal ini mengindikasikan The Fed kemungkinan bisa mengambil jeda kenaikan suku bunga pada pertemuan Juni. Data Departemen Tenaga Kerja menunjukkan pertumbuhan pekerjaan AS pada Mei, sementara tingkat pengangguran juga naik ke level tertinggi dalam tujuh bulan menjadi 3,7%, melonjak dari level terendah 3,4% pada April. Penghasilan per jam rata-rata naik 0,3% setelah naik 0,4% pada bulan April. Ini menurunkan kenaikan upah secara tahunan menjadi 4,3% setelah naik 4,4% pada bulan April. Kumpulan tenaga kerja yang lebih besar mengurangi tekanan pada bisnis untuk menaikkan upah dan membantu memperlambat inflasi. Rilis data ini membuat lega investor yang sebagian besar mengharapkan Fed menghentikan kenaikan suku bunga pada pertemuan kebijakannya pada 13-14 Juni.

Sementara itu investor juga menyambut baik kesepakatan Washington yang menghindari bencana gagal bayar utang. Senat AS telah mengesahkan undang-undang pada Kamis malam untuk mengangkat pagu utang pemerintah sebesar US$ 31,4 triliun guna menghindari gagal bayar utang untuk pertama kalinya. Dow Jones ditutup naik 701,19 poin (+2,12%) ke level 33.762,76, S&P 500 melonjak 61,35 poin (+1,45%) ke level 4.282,37 dan Nasdaq bertambah 139,78 poin (+1,07%) ke level 13.240,77. Dalam sepekan, ketiga indeks bursa saham utama AS berhasil menguat, dimana Dow Jones berhasil naik +2,02%, S&P 500 meningkat +1,82% dan Nasdaq bertambah +2,04%.

Sementara dari dalam negeri, IHSG ditutup turun tipis 3,162 poin (-0,05%) ke level 6.633,261 pada perdagangan hari rabu sebelum libur nasional dan cuti bersama. Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 1,34 triliun di pasar regular, dan nilai tukar rupiah ditutup dikisaran level Rp. 15.003/USD pada hari rabu lalu. Dalam perdagangan di pekan yang hanya berlangsung selama tiga hari tersebut, IHSG mengakhirinya dengan pelemahan sebesar -0,81%, meski investor asing membukukan net buy senilai Rp. 1,394 triliun di pasar regular selama seminggu.

Pasar saham Indonesia memperpanjang pelemahannya menjadi minggu ke lima secara berturut-turut, di perdagangan pekan yang pendek, yang hanya berlangsung selama tiga hari. Pelemahan IHSG disebabkan oleh berlanjutnya penurunan harga komoditas, di tengah belum pastinya kesepakatan plafon utang AS karena menunggu persetujuan Kongres AS. Proyeksi pemulihan ekonomi di China dari pandemi Covid yang terhambat dan tidak stabil, yang ditunjukan dari pelemahan data-data makroekonominya, serta penurunan permintaan dari negara-negara tujuan utama ekspor Indonesia memberi dampak pada penurunan saham sektor energi dan basic materials, sehingga berdampak pada turunnya IHSG. 

Secara teknikal, IHSG terlihat kembali melanjutkan koreksinya setelah membentuk lower low di bawah last low di level 6.656. Penembusan ke bawah level tersebut telah mengkonfirmasi bahwa downtrend masih berlanjut, sehingga membuka peluang IHSG untuk bergerak turun menuju target dari pola head & shoulder patternnya dikisaran 6.557 hingga 6.500. Namun demikian apabila IHSG mampu rebound dan berbalik arah maka indeks berpeluang menguji area resistance 6.735 (yang sebelumnya merupakan support neckline dari pola head & shoulder) dan last high di 6.772. Indikator teknikal MACD yang terlihat masih bergerak menurun di bawah centreline, mengindikasikan bahwa IHSG masih cenderung bergerak melemah dalam momentum negatif.

Untuk minggu ini seperti biasa di awal bulan, pelaku pasar akan mencermati rilis data ekonomi PMI manufaktur dan inflasi bulan Mei di hari senin, serta data cadangan devisa akhir mei pada hari rabu. Sementara dari luar negeri, data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari investor di pekan ini antara lain adalah :

  • Senin 5 Juni 20223 : Rilis data sektor jasa AS
  • Selasa 6 Juni 2023 : Kebijakan suku bunga Bank Sentral RBA Australia
  • Rabu 7 Juni 2023 : Rilis data GDP Australia, Rilis data perdagangan China, Rilis data perdagangan AS
  • Kamis 8 Juni 2023 : Rilis data GDP Jepang, Rilis data perdagangan Australia
  • Jum’at 9 Juni 2023 : Rilis data inflasi China

Sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. IHSG berpeluang untuk mengalami teknikal rebound, setelah koreksi akhir pekan lalu tertahan di atas area support 6.557 dan ditutup membentuk pola candle doji. Kepastian kesepakatan plafon utang AS, setelah anggota parlemen AS mengesahkan undang-undang untuk menaikkan batas utang AS tersebut dapat menjadi katalis positif bagi IHSG di awal pekan. Namun potensi koreksi harga saham GOTO dengan aturan ARB 15% yang mulai diberlakukan, karena kenaikan harga saham yang signifikan yang disebabkan oleh adanya rebalancing indeks MSCI pada saat closing akhir pekan lalu, dapat menjadi beban bagi rebound IHSG. 

Tetap disarankan untuk safe trading dan selalu kontrol resiko sesuai dengan trading plans yang telah dibuat. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi massive bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap dengan melakukan buy on weakness, terutama pada saham-saham yang masih memiliki fundamental bagus dan dan kinerja keuangan yang kuat, serta prospek yang cerah kedepan. Atur strategi pembelian dan money manajemennya dengan baik.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium. Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading/investasi, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Ingin bergabung menjadi member premium kami dapat melihatnya infonya disini: http://step-trader.com/member-area/