Gagal Bertahan Di 7.300, Support Uptrend Channel IHSG Patah. Bagaimana Arah Pergerakan Selanjutnya?

Bursa Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan akhir pekan di hari Kamis sebelum libur Good Friday, setelah investor mencerna serangkaian data ekonomi terbaru sambil menantikan pembacaan inflasi berikutnya. Masing-masing dari tiga indeks utama Wall Street membukukan kenaikan kuartalan yang solid, dipimpin S&P 500 yang melambung 10,16% dan mencatat kuartal pertama terkuat dalam lima tahun pada perdagangan kuartal I-2024, dibantu oleh optimisme terhadap saham-saham terkait kecerdasan buatan (AI) dan ekspektasi Federal Reserve akan mulai menurunkan suku bunganya tahun ini. Data yang dirilis Kamis menunjukkan perekonomian AS tumbuh lebih cepat dari perkiraan sebelumnya pada kuartal keempat, sebagian disebabkan oleh kuatnya belanja konsumen, sementara laporan terpisah memperlihatkan klaim pengangguran awal mengindikasikan pasar tenaga kerja tetap pada pijakan yang solid.

Dow Jones ditutup menguat 47,29 poin (+0,12%) menjadi 39.807,37, S&P 500 naik 5,86 poin (+0,11%) menjadi 5.254,35 dan Nasdaq kehilangan 20,06 poin (-0,12%) menjadi 16.379,46. Dalam sepekan, Dow Jones naik +0,84%, S&P 500 menguat +0,39% dan Nasdaq tergelincir -0,3%. Sepanjang bulan Maret, Dow Jones naik +2,08%, S&P melesat +3,1% dan Nasdaq meningkat +1,79%. Sementara dalam kuartal I tahun ini, indeks Dow Jones naik +5,62%, S&P 500 melonjak +10,16% dan Nasdaq menguat +9,11%.

Dari dalam negeri, IHSG ditutup turun 21,278 poin (-0,29%) ke level 7.288,813 pada perdagangan hari kamis sebelum libur long weekend memperingati Jum’at Agung. Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 586 milyar di pasar regular, dan nilai tukar rupiah ditutup dikisaran level Rp. 15.870/USD pada akhir pekan. Sepanjang pekan lalu IHSG melemah sebesar -0,83%, dengan diikuti oleh net sell investor asing di pasar regular senilai Rp. 2,713 triliun selama seminggu. Sementara sepanjang kuartal pertama atau sejak awal tahun, IHSG masih menguat +0,22% dengan diikuti oleh net buy investor asing senilai Rp. 14,03 triliun  di pasar regular.

Pasar saham Indonesia gagal melanjutkan penguatan dan kembali ditutup melemah sepanjang pekan lalu, seiring dengan pelemahan nilai tukar rupiah dan rilis kinerja emiten akhir tahun 2023 yang di bawah ekpektasi, serta berlanjutnya sidang sengketa Pemilu 2024 menjadi sentimen negatif bagi pasar karena ketidakpastian kondisi politik Indonesia. Sementara dari eksternal, pernyataan beberapa pejabat  Federal Reserve yang cenderung mengarah ke dovish dinilai pasar masih belum cukup jelas, mengingat ketidakpastian masih ada di tengah inflasi AS yang cukup panas dan pasar tenaga kerja yang ketat.

Secara teknikal IHSG ditutup di bawah level psikologis 7.300, sehingga terlihat uptrend channel jangka pendeknya mulai patah. Gagal segera kembali dan bertahan diatas level 7.300, maka IHSG akan mengkonfirmasi terbentuknya pola inverted cup with handle sehingga berpeluang melemah menuju target di 7.133, dengan minor target di last low 7.238. Sementara apabila mampu kembali bergerak menguat dan bertahan di atas 7.300, maka terbuka potensi IHSG kembali bergerak naik menguji area resistance 7.396/7.400. Indikator teknikal MACD yang cenderung bergerak turun mengindikasikan IHSG bergerak dalam momentum negative.

Minggu ini seperti biasa di awal bulan, pelaku pasar akan mencermati rilis data inflasi dan manufaktur yang dijadwalkan pada hari Senin. Diproyeksikan inflasi akan mengalami peningkatan hingga mencapai angka 3,0% di maret 2024. Sedangkan pada hari jumat akan dirilis data cadangan devisa hingga akhir maret. Sementara dari luar negeri, data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari investor di minggu ini antara lain adalah :

  • Senin 1 April 2024 : Rilis data Caixin manufaktur China, Rilis data manufaktur AS
  • Selasa 2 April 2024 : Pertemuan Bank Sentral RBA Australia, Rilis data manufaktur Inggris, Rilis data inflasi Jerman
  • Rabu 3 April 2024 : Rilis data inflasi zona eropa, Rilis data sektor jasa AS
  • Kamis 4 April 2024 : Rilis data perdagangan AS
  • Jum’at 5 April 2024 : Rilis data perdagangan Australia, Rilis data pekerjaan dan tingkat pengangguran AS

Sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. IHSG terlihat mulai bergerak turun setelah gagal bertahan diatas level psikologis 7.300. Kemungkinan pasar saham akan cenderung bergerak melemah di pekan ini, karena minggu ini adalah perdagangan terakhir sebelum libur panjang hari raya idul fitri yang berlangsung tanggal 8 hingga 15 April 2024, sehingga pelaku pasar akan cenderung hati-hati dan wait & see. Melemahnya nilai tukar rupiah yang menembus ke atas Rp 15.800/USD, menimbulkan kekhawatiran bagi pelaku pasar karena makin mendekati level kritis 16.000/USD, sehingga dapat menjadi katalis negatif bagi IHSG.

Untuk itu disarankan tetap safe trading dan selalu kontrol resiko sesuai dengan trading plans yang telah dibuat. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi massive bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap dengan melakukan buy on weakness, terutama pada saham-saham yang masih memiliki fundamental bagus dan dan kinerja keuangan yang kuat, serta prospek yang cerah kedepan. Atur strategi pembelian dan money manajemennya dengan baik.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium. Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading/investasi, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Ingin bergabung menjadi member premium kami dapat melihatnya infonya disini: http://step-trader.com/member-area/

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*