IHSG Kembali Uptrend, Bagaimana Potensi Pergerakan Selanjutnya Di Pekan Pendek Jelang Libur Waisak 2024?

Bursa Wall Street ditutup beragam pada perdagangan akhir pekan, dengan ketiga indeks utama mencetak kenaikan mingguan. Dow Jones ditutup di atas angka 40.000 untuk pertama kalinya karena data yang mendukung ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve tahun ini. Kinerja perusahaan yang kuat dan inflasi serta data ekonomi lainnya telah meningkatkan harapan investor terhadap penurunan suku bunga Fed tahun ini. Para pelaku pasar melihat peluang 68% penurunan suku bunga pertama The Fed pada bulan September, menurut CME FedWatch Tool. Dow Jones tercatat naik 134,21 poin (+0,34%) menjadi 40.003,59, S&P 500 juga meningkat 6,17 poin (+0,12%) menjadi 5.303,27, sedangkan Nasdaq kehilangan 12,35 poin (-0,07%) menjadi 16.685,97. Untuk perdagangan sepekan, Wall Street berhasil mencetak kenaikan mingguan, dengan Dow Jones naik +1,24%, S&P 500 menguat +1,54%, dan Nasdaq melonjak +2,11%.

Sementara dari dalam negeri, IHSG ditutup naik 70,542 poin (+0,97%) ke level 7.317,238 pada perdagangan akhir pekan. Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 838 milyar di pasar regular dan nilai tukar rupiah ditutup dikisaran level Rp. 15.957/USD di akhir pekan. Sepanjang minggu lalu IHSG berhasil melesat +3,22%, meski investor asing masih membukukan net sell di pasar regular senilai Rp. 633 milyar selama seminggu.

Pasar saham Indonesia berhasil menguat signifikan dan kembali bertengger di atas level psikologis 7.300, setelah melesat selama tiga hari beruntun. Positifnya IHSG diikuti dengan mulai masuknya kembali investor asing ke pasar saham Indonesia dalam dua hari perdagangan terakhir, dan membuat nilai tukar rupiah menguat terhadap dollar AS, serta mulai stabil di bawah level 16.000/US$. Kondisi ini terjadi setelah inflasi AS melandai pada April 2024, sehingga memberikan optimisme pasar bahwa The Fed akan segera memangkas suku bunga acuannya. Jika suku bunga turun, ini akan membantu menurunkan pembayaran bulanan yang dihadapi oleh bisnis dan konsumen di seluruh ekonomi sehingga akan berdampak positif pada market.

Secara teknikal IHSG terlihat berhasil rebound dari garis MA 200 hariannya di 7.073 dan bergerak menguat menembus last high di 7.266. Tetap kuat bertahan diatas level tersebut ketika koreksi, maka IHSG akan mengkonfirmasi terbentuknya pola double bottom reversal dengan target kenaikan teoritis di level 7.520, dengan minor target di di 7.370 dan level all time high di 7.454. Sebaliknya jika kembali bergerak turun dan gagal bertahan diatas 7.266, maka IHSG berpeluang melemah menuju support 7.178, dengan support selanjutnya di garis MA 200 day. Indikator teknikal MACD terlihat bergerak naik dan mencoba cross up ke atas centreline, sehingga mengindikasikan IHSG bergerak menguat dalam momentum positif jangka pendek.

Untuk minggu ini pelaku pasar akan mencermati rilis data neraca transaksi berjalan kuartal pertama 2024 pada hari senin dan keputusan BI rate pada hari rabu. Diperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga acuan tetap di level 6,25% dalam pertemuan tersebut. Sementara dari luar negeri, data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari investor di minggu ini antara lain adalah :

  • Senin 20 Mei 2024 : Pernyataan ketua The Fed Jerome Powell
  • Selasa 21 Mei 2024 : Pertemuan Bank Sentral RBA Australia, Pernyataan Gubernur BOE Bailey
  • Rabu 22 Mei 2024 : Rilis data perdagangan Jepang, Rilis data inflasi Inggris, Laporan meeting The Fed
  • Kamis 23 Mei 2024 : Rilis data manufaktur zona eropa, Rilis data klaim pengangguran dan data manufaktur AS
  • Jum’at 24 Mei 2024 : Rilis data inflasi Jepang, Rilis data penjualan ritel Inggris, Rilis data durable goods orders AS

Sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. Pasar saham Indonesia memasuki fase uptrend dalam jangka pendek setelah menguat tiga hari beruntun dan mengkonfirmasi pola higher high setelah menembus last high di 7.266. Ekspektasi pelonggaran moneter berupa penurunan suku bunga AS kembali meningkat, setelah rilis data inflasi AS bulan April berada di bawah perkiraan. Di sisi lain, langkah-langkah stimulus Tiongkok yang mendorong naik harga komoditas logam, menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG pada akhir pekan. Selain itu rupiah juga menguat, kembali ke bawah level Rp 16.000 per dolar AS, dan investor asing juga tampak mulai melakukan akumulasi buy meskipun masih dalam jumlah sedikit, sehingga menjadi sentimen positif bagi IHSG. Untuk minggu ini mengingat cuma ada 3 hari transaksi bursa, karena hari kamis dan jum’at libur dan cuti bersama merayakan Waisak, maka IHSG diperkirakan akan bergerak dalam pola konsolidasi, setelah kenaikan tajam minggu lalu.

Untuk itu tetap disarankan safe trading dan selalu kontrol resiko sesuai dengan trading plans yang telah dibuat. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi massive bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap dengan melakukan buy on weakness, terutama pada saham-saham yang masih memiliki fundamental bagus dan dan kinerja keuangan yang kuat, serta prospek yang cerah kedepan. Atur strategi pembelian dan money manajemennya dengan baik.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium. Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading/investasi, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member premium dari Step-trader.com, dapat melihat info lengkapnya pada bagian MEMBER REGISTRATION diatas.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Ingin bergabung menjadi member premium kami dapat melihatnya infonya disini: http://step-trader.com/member-area/

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*